Gambar: Momen Dangrup 3 Kopassus Brigjen TNI Bram Pramudia saat berjabat tangan dan mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPD II IPK Dumai Patrik Tatang atas dukungan pembentukan Satuan Grup 3 Kopassus di Dumai, Jumat (12/12/2025). Pertemuan yang berlangsung di Kelenteng Hock Liong Kiong ini turut dihadiri jajaran pengurus IPK Dumai, tokoh masyarakat, dan unsur Forkopimda sebagai simbol sinergitas elemen masyarakat Dumai terhadap NKRI.
Dumai (Utusan Rakyat) – Setelah melalui beberapa persiapan, akhirnya seremoni pernyataan dukungan pembentukan Satgas Grup 3 Kopassus di Kota Dumai berhasil digelar Jumat (12/12/2025) malam di Kelenteng Hock Liong Kiong, Jl. Ratu Sima Kelakap Tujuh.
Acara dihadiri lengkap dari unsur panitia yaitu Lembaga Adat Melayu Riau – Kota Dumai (LAMR-Dumai) sebagai Koordinator/Inisiator acara, didampingi DPRD Dumai. Tampak pula kehadiran dari Forum Pembauran Kebangsaan – Lembaga Kerukunan Keluarga Masyarakat Dumai (FPK – LKKMD), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Dumai, Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) Kota Dumai, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Dumai, paguyuban 17 suku Kota Dumai, unsur ormas dan lembaga yang ada di Dumai.
Malam itu acara seremonial di awali dengan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Semua yang hadir berdiri dengan sikap hormat. Dalam sambutannya, Ketua Panitia Datuk Timo Kipda mengatakan, bahwa untuk mempersiapkan acara puncak malam hari itu, panitia hanya rapat sebanyak 2 kali.
Ketua FKUB Kota Dumai Chandra Abdul Ghani juga bernada sama. Menggunakan busana kebesaran Melayu lengkap dengan tanjak, beliau berdiri tegap dari atas panggung menyatakan dukungan terbentuknya Grup 3 Kopassus di Kota Dumai.
Sementara itu, Ketua LAMR-Dumai Datuk Seri Drs. Zamhur Eghab, MM., mengatakan bahwa acara pernyataan sikap dukungan pembentukan Grup 3 Kopassus oleh LAMR-Dumai dan ormas-ormas merupakan murni sebagai tanda kecintaan masyarakat Dumai terhadap NKRI.
Diantara Ormas yang hadir dan terlibat langsung dalam kepanitiaan adalah DPD II IPK Dumai. Acara ini mengambil tema “Silaturahmi Kebangsaan dan Pernyataan Sikap Masyarakat Dumai Mendukung Pembentukan Satuan Grup 3 Kopassus.”
Saat acara telah berakhir, kepada Jurnalis Brigjen Bram Pramudia secara khusus ucapkan terima kasih kepada Ketua DPD II IPK Dumai Patrik Tatang yang juga telah ikut menandatangani pernyataan dukungan.
“Terima kasih kepada DPD II IPK Dumai. Terima kasih atas dukungannya. Terima kasih kepada Ketua Patrik Tatang,” kata Brigjen Bram Pramudia sambil berjabat tangan dengan Patrik Tatang didampingi Sekretaris A.T Rooney, Pembina DPD II IPK Dumai Herwin MT Sagala, Ketua FKUB Chandra Abdul Ghani dan Sekretarisnya Zainal Arif dengan ekspresi tersenyum.
Patrik Tatang pun membalas dengan ramah, berkata “selamat datang di Dumai. Kami pun merasa terhormat kala mendapat kabar Kota Dumai ditunjuk sebagai Mako Grup 3 Kopassus. Satu hal yang DPD II IPK Dumai yakini, dengan ditunjuknya Dumai sebagai Mako Grup 3 Kopassus, maka Sumatera akan semakin aman dan kondusif”.
Turut terlibat sebagai panitia, maka Ketua DPD II IPK Dumai Patrik Tatang mengerahkan 12 Satgas Inti Maha Sakti Karya DPD II IPK Dumai dibawah komando Dansatgas Donny Hutagaol dibantu Wadansatgas Jefry Andika Lubis membantu pengamanan sejak awal hingga berakhirnya acara. Berikut nama-nama Satgas Inti Maha Sakti Karya DPD II IPK Dumai yang hadir:
1. Jhona
2. Juanda
3. Taufik
4. M. Nasution
5. Burton H
6. S. Mora
7. Ridwan T
8. Rudi Tambunan
9. Benny H
10. Tomi
11. Sudirman
12. Alimusthopa
Sementara Tim Official IPK Dumai selain Patrik Tatang, A.T Rooney dan Herwin MT Sagala, turut hadir diantaranya:
1. Waka Reinando Esquifel
2. Waka Donny Petrus Situmeang
3. Waka Kamartias (Tyas Ag)
5. OKK Anwar Sadat Sitepu
6. Pejabat Waka Pak Feri Windria
Untuk diketahui, rencananya Mako beserta sarana dan prasarana Grup 3 Kopassus akan berdiri di atas lahan seluas total 245,5 Ha di Kelurahan Basilam Baru Kecamatan Sungai Sembilan. Lahan tersebut merupakan hibah dari salah satu tokoh masyarakat Tionghoa Dumai, Bapak Ayu Junaidi. Rencana pembangunan Mako ini telah bergulir sejak pertengahan tahun 2025.
(Navolino)





















































Discussion about this post