Gambar: Kolase foto aktivitas di Dapur MBG 02 Cileungsi yang memperlihatkan para petugas berseragam biru sedang menyiapkan paket makanan bergizi. Tampak proses pengupasan ribuan butir telur rebus, pengemasan berbagai jenis makanan ringan, serta suasana kesibukan di dapur umum yang bersih dan terorganisir untuk persiapan distribusi.
Kaum, Desa Cileungsi (Utusan Rakyat) – Dapur MBG 02 di Kaum, Desa Cileungsi, hari ini Senin (22/12/2025) memulai distribusi paket snack bergizi gratis untuk tiga hari ke depan (Senin–Rabu). Program ini berulang setiap tiga hari selama masa liburan sekolah, menyasar langsung anak sekolah dari SD hingga SMA, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita terdaftar di posyandu Desa Cileungsi. Inisiatif ini bagian dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menargetkan 82,9 juta penerima manfaat nasional pada 2025 untuk cegah stunting dan tingkatkan kecerdasan generasi muda.
Distribusi paket snack mencapai total sekitar 26.000 item dengan rincian sebagai berikut:
– 6.000 butir telur ayam negeri (sumber protein tinggi).
– 2.000 buah pisang (karbohidrat alami dan kalium).
– 2.000 buah alpukat (lemak sehat dan vitamin E).
– 2.000 buah mangga (vitamin C dan serat).
– 2.000 bungkus kacang kecil (150 gram/bungkus, sumber protein nabati).
– 2.000 bungkus kacang besar (300 gram/bungkus, energi tahan lama).
– 6.000 roti aneka rasa (karbohidrat cepat saji dan variasi rasa untuk anak).
“Program ini sungguh dahsyat. Makan bergizi gratis benar-benar bisa dinikmati masyarakat bawah, khususnya untuk generasi mendatang agar putra-putri kita tumbuh cerdas berkat gizi seimbang,” tegas Parman, wartawan Utusan Rakyat yang meliput langsung di lokasi. Distribusi ini krusial di tengah inflasi pangan yang capai 5,6% tahun ini (BPS, 2025), di mana keluarga prasejahtera kesulitan akses protein dan buah segar.
Program MBG, diluncurkan pasca-Pelantikan Presiden Prabowo, telah menjangkau 15.000 dapur serupa di seluruh Indonesia hingga November 2025. Di Cileungsi, inisiatif ini tak hanya penuhi kebutuhan nutrisi, tapi juga dorong perekonomian lokal melalui rantai pasok petani dan UMKM setempat. Pihak penyelenggara berharap distribusi libur ini tingkatkan angka kunjungan posyandu hingga 30% dan kurangi prevalensi stunting di Bogor Selatan.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan komitmen pemerintah untuk capai target nol stunting 2029, dengan anggaran Rp400 triliun di APBN 2025. Fokus pada anak sekolah, balita, dan ibu rentan, MBG integrasikan distribusi makanan siap saji dan paket snack untuk efisiensi maksimal.
(Parman)





















































Discussion about this post