Gambar: Suasana di area Pergudangan Siak 2, Jalan Arengka 2, Pekanbaru, pada Kamis, 13 November 2025, menunjukkan massa Forum Serikat Pekerja Transport Indonesia Kota dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Provinsi Riau yang berkumpul sebelum akhirnya membubarkan diri setelah mendapat arahan dari Kapolsek Payung Sekaki, Iptu Awi Ruben, S.H., M.H. Terlihat petugas kepolisian bersama personel Polsek Payung Sekaki dan Polresta Pekanbaru melakukan pengamanan dan memberikan imbauan agar aktivitas di pergudangan tidak terganggu sehingga situasi tetap kondusif dan para peserta sepakat untuk kembali beraktivitas seperti biasa.
Pekanbaru (Utusan Rakyat) – Kamis, 13 November 2025 sekitar pukul 08.00 WIB, rencana aksi demonstrasi yang dilakukan oleh Forum Serikat Pekerja Transport Indonesia Kota (F. SPTI-K) dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Provinsi Riau di area Pergudangan Siak 2, Jalan Arengka 2, Pekanbaru, akhirnya batal dilaksanakan.
Aksi yang memperkirakan melibatkan sekitar 150 orang ini mendapat antisipasi serius dari Kepolisian Resort Payung Sekaki dan Polresta Pekanbaru. Kapolsek Payung Sekaki, Iptu Awi Ruben, SH., MH., langsung turun ke lokasi dan memberikan arahan supaya kegiatan berjalan tertib dan kondusif tanpa mengganggu aktivitas umum di pergudangan.
Untuk menjamin keamanan dan ketertiban, tim Polresta Pekanbaru bersama personel Polsek Payung Sekaki dikerahkan melakukan pengamanan dan pengawasan. Kapolsek Awi Ruben secara langsung berinteraksi dengan para peserta demo untuk memberikan pemahaman sehingga para peserta sepakat membubarkan diri dan kembali beraktivitas seperti biasa.
Melalui komunikasi singkat via WhatsApp, Kapolsek Payung Sekaki menyatakan, “Sebenarnya kegiatan demo batal, hanya ada pemberitahuan akan adanya aksi sehingga kami turun untuk mengimbau supaya pekerja di sana tidak terganggu.”
Dengan respons cepat dan sikap persuasif kepolisian setempat, situasi di Pergudangan Siak 2 tetap kondusif dan aktivitas berjalan normal hingga akhir acara.
(Alex)





















































Discussion about this post