Gambar: Ketua Umum Wushu Provinsi Riau Rahmad Illahi (ketiga dari kiri) berjabat tangan saat menyerahkan SK Kepengurusan periode 2026-2031 kepada Ketua Wushu Kota Pekanbaru Erton Tito Hutagaol (keempat dari kiri) yang memegang dokumen, disaksikan oleh jajaran pengurus lainnya dalam pertemuan terbatas di Pekanbaru.
Pekanbaru (Utusan Rakyat) – Cabang Olahraga (Cabor) Wushu Kota Pekanbaru memasuki era baru dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pengurus periode 2026-2031 oleh Pengurus Wushu Provinsi Riau. Penyerahan dilakukan dalam rapat terbatas pada Kamis, 5 Februari 2026, di Padussy Plus Coffee & Space, Pekanbaru, pukul 16.30-20.00 WIB.
Rapat dipimpin langsung Ketua Umum Wushu Provinsi Riau, Rahmad Illahi, SE, dihadiri Kingron Sidabutar (Bimpres) serta jajaran pengurus provinsi lainnya. Dari sisi Wushu Pekanbaru, hadir pengurus terpilih: Erton Tito Hutagaol, SE (Ketua), Kevin, SE (Bendahara), dan Siukun Kurniawan, SE (Ketua Bidang Usaha). Sekretaris Herwin MT Sagala, SH.MM absen karena mengikuti pendidikan Lemhannas.
Agenda rapat mencakup rencana kegiatan Wushu Provinsi Riau 2026 dan penyerahan SK. Sorotan utama adalah wujudkan event nasional di Bumi Lancang Kuning, yang diharapkan jadi momentum besar bagi pengembangan wushu di tingkat kota.
Rahmad Illahi, SE, menyerahkan SK secara simbolis kepada Erton Tito Hutagaol, SE, disaksikan para pengurus. “Harapan saya, seluruh pengurus kota bergandengan tangan mengembangkan Cabor Wushu, ciptakan anak muda berprestasi di olahraga, dan jauhkan mereka dari narkoba, khususnya di Pekanbaru,” ujarnya.
Erton Tito Hutagaol, SE, yang kembali terpilih sebagai ketua, menyambut amanah tersebut. “Kami siap menjalankan tugas dari Ketua Provinsi Riau dan bergandengan dengan semua pihak untuk lahirkan generasi pemuda Pekanbaru berprestasi di Wushu,” tegasnya.
Penyerahan SK ini memperkuat komitmen Wushu Pekanbaru dalam membina atlet muda, tingkatkan prestasi daerah, serta kontribusi positif bagi pembangunan karakter generasi muda di tengah isu narkoba. Pengurus baru optimis wujudkan target tersebut melalui program intensif latihan, event lokal, dan kolaborasi lintas cabang olahraga.






















































Discussion about this post