Gambar: Sebuah infografis resmi yang dirilis oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong tertanggal Minggu, 30 November 2025, menampilkan data terkini mengenai warga negara Indonesia yang terdampak insiden kebakaran di Wang Fuk Court, Tai Po. Gambar tersebut memuat lambang Garuda Pancasila di bagian atas dan rincian statistik korban dengan latar belakang putih, mencakup jumlah estimasi WNI terdampak sebanyak 140 orang, 9 korban meninggal, 1 dirawat, 88 terkonfirmasi selamat, dan 42 orang masih belum ditemukan, serta informasi kontak darurat KJRI Hong Kong.
Hong Kong (Utusan Rakyat) – KJRI Hong Kong kembali menyampaikan duka cita yang mendalam atas kebakaran di Wang Fuk court, Tai Po, pada Rabu (26/11). KJRI Hong Kong bekerja sama dengan otoritas setempat terus melakukan identifikasi dan verifikasi keberadaan dan kondisi warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak oleh kejadian tersebut.
Informasi terverifikasi terkait jumlah WNI terdampak kebakaran di Tai Po hingga Minggu (30/11) pukul 17.00 HKT adalah sebagai berikut:
– Estimasi WNI terdampak: 140
– Korban Meninggal: 9
– Korban Dirawat: 1
– Terkonfirmasi Selamat: 88
– Belum ditemukan: 42
Informasi terkait WNI terdampak kebakaran di Tai Po diterbitkan dengan mengikuti peraturan di Hong Kong maupun Indonesia terkait pelindungan data pribadi dan dengan mengikuti proses verifikasi menyeluruh dengan melibatkan pihak-pihak terkait untuk memastikan keabsahan data.
KJRI Hong Kong terus berkoordinasi dengan otoritas setempat, agen ketenagakerjaan, dan pihak-pihak lain yang terkait untuk mencari WNI yang belum ditemukan, serta memastikan pemenuhan hak-hak WNI/PMI yang terdampak sesuai dengan peraturan yang berlaku. KJRI Hong Kong juga telah berkomunikasi dengan keluarga korban meninggal untuk memfasilitasi proses repatriasi jenazah atau proses lainnya sesuai amanat keluarga inti.
KJRI Hong Kong berkomitmen penuh untuk mendukung berbagai langkah otoritas setempat dalam tindak lanjut penanganan insiden kebakaran tersebut, sesuai protokol keselamatan dan ketentuan setempat yang berlaku.
KJRI Hong Kong dapat terus dihubungi melalui hotline +852 5242 2240, panic button +852 6773 0466, posko kedaruratan di Tai Po Community Centre (2 Heung Sze Wui St.), maupun Ruang Pengaduan di Lantai Dasar KJRI Hong Kong.
(Tari)





















































Discussion about this post