GAMBAR: Mario Balotelli gagal di FC Sion. (Foto by detikcom via AFP)
Jakarta (Utusan Rakyat) – Mario Balotelli tak lagi dibutuhkan klubnya saat ini, FC Sion. Super Mario kini dikabarkan jadi incaran klub-klub Arab Saudi.
Balotelli sudah berseragam Sion sejak musim panas 2022. Dia ditebus dari klub Turki, Adana Demirspor, seharga 2,6 juta euro dan dikontrak selama 2 tahun.
Performa Balotelli di Sion rupanya tidak bagus-bagus amat. Penyerang 33 tahun itu cuma bisa bikin 6 gol dari 19 penampilan di semua kompetisi 2022/2023.
Mario Balotelli juga tak kuasa mendongkrak performa klub. FC Sion finis di posisi buncit Liga Super Swiss dan degradasi ke kasta kedua.
Sikap nyeleneh Balotelli di luar lapangan juga masih belum berubah. Presiden FC Sion, Christian Constantin, bahkan mengkritik kelakuan eks penggawa Timnas Italia itu pada awal musim panas ini.
“Mario belum membayar kembali kepercayaan yang kami berikan padanya. Dia juga tidak memberi penghargaan kepada kami atas upaya finansial besar yang kami lakukan untuknya,” kata Constantin kepada majalah Swiss, L’llustre.
“Anak ini berpikir peraturan yang mengatur sebuah tim dibuat untuk orang lain, bukan untuk dirinya,” cibirnya.
FC Sion kabarnya siap menjual Balotelli sebelum penutupan bursa transfer musim panas. Eks Inter Milan dan Man City ini dibiarkan latihan sendiri terpisah dari rekan setimnya yang lain.
Beberapa klub Arab Saudi diklaim tertarik merekrut Balotelli. Hal itu diungkapkan direktor olahraga FC Sion, Barth Constantin.
“Ada minat terhadap Mario Balotelli dari klub Saudi, tapi tidak ada yang konkret. Jendela transfer Saudi akan ditutup lebih lama dibandingkan di Eropa, jadi kita lihat saja apa yang akan terjadi,” Constantin menuturkan.
“Untuk saat ini Mario berlatih di markas kami di Riddes, terpisah dari skuad tim utama. Dalam hidup, Anda harus selalu bisa menemukan solusi terhadap masalah, dan kami akan menemukannya dalam kasus ini, dengan satu atau lain cara,” pungkasnya soal Mario Balotelli. (detikcom/ADD-01)