Gambar: Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PDI Perjuangan, Mu’ad Khalim (berbaju batik merah), berfoto bersama tokoh masyarakat dan warga dalam kegiatan sapa warga untuk menyerap aspirasi terkait percepatan pembangunan dan pemekaran wilayah Bogor Timur.
Bogor (Utusan Rakyat) – Ketua Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Bogor, Mu’ad Khalim Istiqomah, secara konsisten memperjuangkan aspirasi masyarakat Bogor Timur untuk mendapatkan rasa keadilan dan pembangunan yang merata. Pada Jumat pagi, 21 November 2025, puluhan warga dari daerah pemilihan 2 Bogor Timur mendatangi sekretariat PDIP Kecamatan Cileungsi untuk menyampaikan dukungan dan aspirasi terkait rencana pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Bogor Timur yang telah resmi diajukan lengkap dengan dokumen pendukung.
Pengajuan DOB ini didukung oleh 3.500 tokoh masyarakat dari 75 desa, hasil kajian lembaga independen, serta rekomendasi dari Bupati dan DPRD Bogor maupun Gubernur dan DPRD Jawa Barat. Dokumen ini saat ini telah ada di meja Menteri Dalam Negeri sebagai calon DOB resmi, menandakan langkah strategis untuk pemekaran wilayah yang diharapkan membawa kesejahteraan lebih baik bagi masyarakat Bogor Timur.
Mu’ad Khalim menegaskan bahwa perjuangannya bukan hanya melalui administrasi, tapi juga melalui pengawasan anggaran. Pada rapat dengan Bupati Bogor, Rudi Susmanto, Mu’ad mengusulkan peningkatan anggaran pembangunan bagi tujuh kecamatan di Bogor Timur yang akhirnya disetujui naik menjadi Rp89 miliar per tahun mulai 2026. Anggaran ini naik signifikan dari tahun-tahun sebelumnya sebagai bukti nyata perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat.
Lebih jauh, Bupati Rudi Susmanto menyampaikan apresiasi terhadap peran Mu’ad Khalim dan para pejuang DOB di Bogor Timur. Penyerahan tanah wakaf dari PT Bukit Indah Jonggol kepada Badan Aset Pemda, yang dijadwalkan 26 November 2025, menjadi salah satu langkah konkret untuk menata pusat pemerintahan daerah pemekaran yang baru. Proyek penataan ini juga harus mempertimbangkan ruang untuk pusat ekonomi, wisata, perkantoran, hingga organisasi kepemudaan demi pembangunan berkelanjutan.
Pertemuan hangat antara Mu’ad Khalim dan masyarakat Bogor Timur diwarnai diskusi terbuka yang menunjukkan keseriusan wakil rakyat dalam mendengar dan menanggapi berbagai aspirasi. Masyarakat pun memberi apresiasi tersendiri atas pelayanan yang ramah dan responsif, mengukuhkan kepercayaan mereka pada wakilnya.
Dengan perjuangan gigih Mu’ad Khalim, diharapkan lahir pemerataan pembangunan dan kesejahteraan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Bogor Timur. Langkah konkret dalam penguatan anggaran, administrasi DOB, dan penataan wilayah menandai komitmen besar untuk masa depan daerah yang lebih adil dan maju.
(Mahpudin)





















































Discussion about this post