Gambar: Foto tersebut menampilkan Prof. Dr. Grevho S. Gerungan, MSc, yang resmi ditetapkan sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Utara terpilih masa bakti 2026-2031. Penetapan ini dilakukan dalam Musda yang digelar di Gedung Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Jumat (10/4/2026).
MANADO (Utusan Rakyat) – Musyawarah Daerah (Musda) Gerakan Pramuka Sulawesi Utara digelar secara resmi di Gedung Mapalus Kantor Gubernur Sulut pada Jumat, 10 April 2026.
Acara pemilihan Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Sulawesi Utara dibuka secara resmi oleh Sekretaris Jenderal Kwartir Nasional. Musda ini diikuti oleh 15 Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Sulawesi Utara dan berlangsung selama sehari.
Proses pemilihan Ketua Kwarda kali ini berlangsung alot dengan dua calon kuat yang memiliki reputasi mumpuni, yaitu Prof. Dr. Grevho S. Gerungan, MSc (Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Sam Ratulangi dan Staf Khusus Gubernur Sulut Bidang Pendidikan) serta mantan anggota DPD RI, Marhani Pua.
Dalam perhitungan suara dari total 15 Kwarcab pemilik suara, Prof. Dr. Grevho S. Gerungan, MSc memperoleh 8 suara, sementara lawannya Marhani Pua hanya mendapatkan 7 suara. Sesuai ketentuan Tata Tertib (Tatib) bahwa pemenang adalah yang memperoleh suara 50% + 1, Presidium menetapkan Prof. Dr. Grevho S. Gerungan, MSc sebagai Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sulawesi Utara terpilih. Ia selanjutnya akan bersama Tim Formatur membentuk kepengurusan Kwarda Gerakan Pramuka Sulut masa bakti 2026-2031.
Sebelum menyampaikan sambutan, Kak Grevho Gerungan tak lupa menyampaikan apresiasi, rasa syukur, serta ucapan terima kasih atas kepercayaan peserta Musda yang memberikan amanah kepadanya sebagai Ketua Kwarda Sulut.
Pada kesempatan tersebut, Kak Grevho menyampaikan, “Program saya sejalan dengan visi Kwartir Nasional, yaitu Gerakan Pramuka sebagai wadah utama pembentuk kader pemimpin bangsa. Oleh karena itu, Kwarda Sulut harus mampu mengimplementasikannya dengan memperkuat sistem kaderisasi mulai dari Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega agar siap menjadi pemimpin di tahun emas 2045,” katanya.
Ia menambahkan, “Kwarda Sulut akan selalu berinteraksi dan berpartisipasi melalui program-program World Scout Organisation Movement (WOSM) dan program PBB, Scout for SDGs (Sustainable Development Goals),” kata Prof. Grevho.
Adapun soal kepengurusan Kwarda, ia menjelaskan, “Saya sejalan dengan visi Kwarda akan lebih banyak memberi kesempatan kepada kader-kader Pramuka generasi muda yang memiliki latar belakang Pramuka profesional dan niat memajukan Gerakan Pramuka, khususnya di wilayah Sulawesi Utara,” jelasnya.
Sebagai harapannya, ia menyampaikan, “Dalam 5 tahun ke depan, sinergitas Kwarda dan Kwartir Cabang harus terus ditingkatkan untuk mencapai tujuan kaderisasi agar siap menjadi pemimpin di tahun emas 2045. Selain itu, Kwarda akan mensinkronkan kegiatannya untuk mendukung ekosistem pendidikan Sulawesi Utara sebagai variabel pendidikan karakter,” tutup Kak Grevho.
Sementara itu, aktivis Pramuka Dolly H. Paputungan, SE menuturkan, “Sudah tepat Musda Kwarda memilih Kak Grevho sebagai Ketua karena beliau telah tergodok sejak dari tingkat Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega, DKC, serta DKD semasa kami berkiprah bersama. Disamping itu, saat ini Kak Grevho adalah seorang profesor muda yang dipercayakan oleh Ketua MABIDA Gubernur Sulut menjadi staf khusus bidang Pendidikan,” tutur Dolly.
/Dolly HP



















































Discussion about this post