Gambar: Gedung dua lantai SMP Negeri Binaan Khusus (Binsus) Kota Dumai yang didominasi cat warna hijau dan kuning tampak berdiri megah dengan lingkungan taman sekolah yang asri dipenuhi tanaman hias dalam pot, serta terlihat papan nama identitas sekolah berakreditasi A di bagian depan halaman.
Dumai (Utusan Rakyat) – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Binaan Khusus (Binsus) Kota Dumai terus menunjukkan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan yang menghasilkan siswa berprestasi tingkat Kota hingga Provinsi. Sekolah ini menjadikan ruang pendidikan sebagai tempat pembentukan karakter, penemuan potensi, dan pemberian arahan bagi impian siswa.
Juju Juliana, S.Pd Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, memaknai kesiswaan sebagai denyut nadi kehidupan sekolah yang menjadi tempat berkembangnya nilai karakter, kedisiplinan, dan prestasi secara seimbang. “Kami mengedepankan keteladanan, dialog, dan pembinaan berkelanjutan karena setiap anak memiliki potensi yang layak dirawat, diarahkan, dan diberi ruang untuk berkembang,” ujarnya.
Prestasi Terbaru Tahun 2026
Pada tahun ini, sekolah meraih Juara I Olimpiade Bimbingan dan Konseling (BK) Kota Dumai yang diselenggarakan Musyawarah Guru BK (MGBK), sekaligus menang dalam Lomba Yel-Yel Anti Perundungan. Ajang yang diikuti 31 sekolah se-Kota Dumai dengan peserta lima orang per sekolah ini mengukuhkan kemampuan siswa dan komitmen sekolah dalam menumbuhkan budaya saling menghargai.
Selain itu, siswi kelas 8.2 berhasil meraih Juara 3 Taekwondo tingkat Provinsi Riau dalam kejuaraan yang diselenggarakan di Pekanbaru. Capaian ini menjadi bukti bahwa pendidikan karakter melalui disiplin dan ketekunan terus dilatih dalam pembinaan kesiswaan.
Prestasi Tahun 2025
Pada tahun sebelumnya, SMP Binsus Dumai memperoleh Apresiasi Nasional Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) yang diselenggarakan daring dari Jakarta. Siswa kelas 9.7, Justin Gastino Tan, juga meraih nilai tertinggi UKBI adaptif tingkat SMP/sederajat se-Provinsi Riau sebagai pengakuan resmi atas kompetensi berbahasa Indonesia.
Program Bina Talenta untuk Merawat Potensi
Untuk mengembangkan minat dan bakat siswa, sekolah menyediakan program Bina Talenta yang mencakup berbagai bidang:
– IPA Olimpiade: ±12 siswa
– Matematika Olimpiade: ±30 siswa
– Seni dan Ekspresi (ilustrasi)
– Puisi: 3 siswa
– Pantomim: 3 siswa
– Pidato: 2 siswa
Pembinaan dilakukan melalui kelas tambahan luar jam pelajaran dengan jadwal terstruktur: Matematika Olimpiade pada Senin dan Sabtu, Seni dan Ilustrasi pada Jumat, sedangkan bidang lain disesuaikan kebutuhan. Seleksi dilakukan untuk memastikan komitmen setiap siswa yang bergabung.
Juju Juliana menerapkan pendekatan humanis dan kolaboratif, membangun hubungan erat antara siswa, guru, dan orang tua agar kesiswaan menjadi ruang aman dan pembinaan. “Kami tidak hanya ingin menghasilkan lulusan dengan banyak piala, melainkan manusia yang berguna bagi bangsa dan negara – generasi yang berkarakter, berprestasi, dan berdaya saing,” tegasnya.
/Nav




















































Discussion about this post