Gambar: Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Made Indrawan, S.T., M.H., terlihat sedang memberikan penjelasan dalam sebuah sesi wawancara mengenai prioritas fraksinya dalam mengawal aspirasi masyarakat terkait sektor UMKM dan ketahanan pangan di Palembang.
Palembang (Utusan Rakyat) – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Made Indrawan, ST.,M.H yang berasal dari Daerah Pemilihan Ogan Ilir (OI) dan Ogan Komering Ilir (OKI), menegaskan komitmen Fraksi PDIP untuk menjadi corong aspirasi masyarakat dalam proses pembahasan dan penentuan kebijakan anggaran di DPRD Provinsi Sumatera Selatan.
Hal tersebut disampaikan Made Indrawan usai resmi ditugaskan oleh partai sebagai pimpinan Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Senin (9/2/2026).
“Ini adalah amanah yang besar dan berat. Tugas kami adalah mengoordinasikan seluruh anggota fraksi dari berbagai daerah pemilihan agar aspirasi masyarakat dapat ditampung dan dituangkan dalam pokok-pokok pikiran DPRD,” ujar Made Indrawan.
Ia menjelaskan, saat ini terdapat sembilan anggota Fraksi PDIP di DPRD Provinsi Sumatera Selatan yang berasal dari berbagai daerah pemilihan. Seluruh aspirasi masyarakat yang dihimpun oleh anggota fraksi akan disampaikan dalam pembahasan anggaran bersama Badan Anggaran DPRD dan organisasi perangkat daerah terkait.
Menurut Made, DPRD memiliki peran strategis dalam membahas dan menyetujui anggaran yang disusun oleh pemerintah daerah, sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sumatera Selatan.
“Yang memiliki visi dan misi adalah gubernur dan pemerintah yang menyusun anggaran. DPRD membahas dan menyetujuinya, sekaligus menyampaikan aspirasi masyarakat dalam proses tersebut,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Made menyoroti sejumlah sektor prioritas yang menjadi perhatian Fraksi PDIP, di antaranya infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan ekonomi masyarakat.
Ia menegaskan dukungan penuh terhadap upaya Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dalam memperbaiki infrastruktur yang dinilai masih membutuhkan banyak pembenahan.
Selain itu, sektor kesehatan menjadi prioritas utama karena menyangkut pelayanan dasar masyarakat. Fraksi PDIP berharap anggaran kesehatan benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.
Di bidang pendidikan, Made menilai masih banyak sekolah yang membutuhkan perbaikan sarana dan prasarana, serta peningkatan disiplin dan kualitas tenaga pendidik agar berdampak maksimal bagi peserta didik.
Sementara itu, sektor ekonomi masyarakat juga mendapat perhatian serius, khususnya yang berkaitan dengan pertanian, UMKM, dan ketahanan pangan.
“Pertanian, UMKM, dan pangan adalah sumber kehidupan masyarakat. Ini harus menjadi perhatian serius pemerintah,” tegasnya.
Menanggapi kondisi daya beli masyarakat yang melemah, Made menyebutkan bahwa di Sumatera Selatan terdapat lebih dari 500 ribu UMKM yang terdaftar di Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Selatan.
Menurutnya, UMKM membutuhkan dukungan nyata dari pemerintah, mulai dari kemudahan perizinan, akses permodalan, hingga bantuan pemasaran.
“Kita dorong pemerintah provinsi untuk menganggarkan secara maksimal pemberdayaan UMKM. Tanpa bantuan permodalan, pemasaran, dan peningkatan keterampilan, UMKM akan sulit berkembang,” pungkasnya.
/Amir





















































Discussion about this post