Gambar: Sebuah truk bermuatan berat dengan penutup terpal biru tampak terguling ke sisi kanan di area perkerasan beton Pelabuhan Gunungsitoli, dikelilingi oleh warga dan petugas yang mengamati situasi di depan bangunan pelabuhan yang didominasi warna biru dan putih.
Gunung Sitoli (Utusan Rakyat) – Insiden kecelakaan lalu lintas parah melanda Pelabuhan Gunung Sitoli, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara, pada Rabu pagi ini, 18/02/2026. Sebuah truk kontainer dengan muatan berat tiba-tiba terbalik akibat amblasnya ruas jalan tepat di dekat pintu gerbang keluar-masuk pelabuhan. Kejadian yang terjadi sekitar pukul 07.30 WIB ini sempat mengganggu aktivitas pembongkaran kapal Wira Nauli yang sedang berlangsung.
Menurut laporan awal dari saksi mata dan petugas pelabuhan, truk tersebut membawa muatan barang dalam jumlah besar dan berbobot sangat berat. Dugaan sementara penyebab amblasnya jalan adalah kombinasi antara beban muatan yang melebihi ketahanan struktur jalan serta kondisi ruas yang kurang kokoh. Akibatnya, sopir truk kehilangan kendali, sehingga kendaraan terguling ke samping dan menghalangi akses utama pelabuhan.
Syukurnya, insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa. Sopir dan kernet truk hanya mengalami luka ringan, dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk perawatan. Namun, kerugian material dari kerusakan barang muatan masih belum dapat dipastikan nilainya. Petugas terkait sedang melakukan inventarisasi untuk menghitung dampak finansial secara akurat.
Kejadian ini sempat menyebabkan kemacetan dan penundaan operasional pembongkaran kapal Wira Nauli, yang membawa berbagai barang kebutuhan pokok dan logistik untuk wilayah Nias. Aktivitas pelabuhan terhenti sementara hingga truk dievakuasi oleh tim bongkar muat dan alat berat. Hingga kini, lalu lintas di pintu gerbang sudah mulai normal, meski pengawasan ketat ditingkatkan untuk mencegah kejadian serupa.
Otoritas pelabuhan dan Dishub setempat kini melakukan investigasi mendalam terkait kondisi infrastruktur jalan di kawasan tersebut. Insiden ini menjadi pengingat penting akan urgensi perawatan dan peningkatan daya tahan jalan pelabuhan, terutama di tengah lalu lintas barang yang semakin padat. Masyarakat diimbau tetap berhati-hati saat melintas di area tersebut sambil menunggu perbaikan permanen.
/Zakius





















































Discussion about this post