Gambar: Jajaran pimpinan, dosen, dan perwakilan wisudawan Universitas IBA (UIBA) berfoto bersama dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-XXXIII dan Dies Natalis ke-37 di Gedung Rambang Semesta, Palembang, Rabu (17/9/2025).
PALEMBANG (Utusan Rakyat) – Universitas IBA (UIBA) menyelenggarakan Wisuda ke-33 dan Dies Natalis ke-37 yang bertempat di Gedung Rambang Semesta, Palembang, Rabu, 17 September 2025. Sebanyak 154 lulusan dikukuhkan, terdiri dari 34 wisudawan dari Fakultas Hukum, 56 dari Fakultas Ekonomi, 31 dari Fakultas Teknik, dan 33 dari Fakultas Pertanian.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan H. Cik Ujang, S.H., dan Kabag Umum LLDIKTI Wilayah II, Fansyuri Dwi Putra, S.E., M.Si. Rektor Universitas IBA, Dr. Lily Rahmawati Harahap, SE., MM., dalam sambutannya menyampaikan kebahagiaan dan kebanggaannya atas capaian para wisudawan. “Teruslah belajar agar semakin meningkatkan kompetensi,” pesannya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan visi kampus untuk “Mewujudkan Universitas IBA sebagai Perguruan Tinggi Swasta yang Unggul dalam Bidang Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat, untuk membangun generasi yang berilmu, berbudaya, dan berakhlak melalui pendidikan tinggi yang berintegritas dan berkelanjutan, dengan Orientasi Lokal, Nasional, dan Internasional.” Implementasi visi tersebut diharapkan menjadi bekal bagi alumni untuk memberi manfaat kepada masyarakat dengan menjaga nilai-nilai luhur almamater.
Rektor memaparkan, selama periode September 2024 hingga September 2025, UIBA telah melaksanakan berbagai kegiatan pendukung pemenuhan Indikator Kinerja Utama (IKU), antara lain:
- Perekrutan dosen baru berkualifikasi Magister dan Doktor, serta mendukung dosen internal untuk melanjutkan studi S3.
- Kerja sama strategis dengan berbagai pihak, termasuk dunia industri, universitas dalam dan luar negeri, serta pemerintah provinsi dan kota. Implementasinya mencakup penelitian, magang, publikasi, hingga Porseni IBA Cup ke-2 yang diikuti 1.400 peserta. Tiga mahasiswa UIBA juga terpilih mewakili Sumsel pada Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional 2025.
- Pendirian Bank Sampah yang bersinergi dengan Galeri Investasi UIBA sebagai pusat edukasi pasar modal.
- Pembentukan Lembaga Bantuan dan Konsultasi Hukum untuk memberikan advokasi gratis bagi masyarakat.
- Peningkatan klaster penelitian dan pengabdian masyarakat ke tingkat Madya, sejajar dengan 500 perguruan tinggi ternama di Indonesia. Tahun ini, UIBA memenangkan dana hibah Kemendikbudristek untuk delapan judul penelitian dan pengabdian.
Ketua Yayasan IBA, Fahman Irfan Bajumi, berharap para lulusan dapat mengaplikasikan ilmunya untuk berkontribusi pada pembangunan bangsa. “Wisuda ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tantangan baru di dunia profesional,” ujarnya seraya mengapresiasi dukungan pemerintah dan LLDIKTI.
Wakil mahasiswa, Dwi Anggraini, S.E., mengucapkan terima kasih kepada Yayasan IBA dan seluruh civitas akademika. Ia mengajak wisudawan untuk mengamalkan ilmu dan menjaga nama baik almamater.
Orasi ilmiah disampaikan oleh Dr. Kartika Sasi Wahyuningrum, S.H., M.H., yang mengangkat judul “Pertanggungjawaban Pidana terhadap Peretasan Data Pribadi Perbankan dalam Rangka Perlindungan Nasabah”. Dalam orasinya, ia menjelaskan bahwa konstruksi sanksi tidak hanya berupa penjara dan denda, tetapi juga memerlukan sanksi tindakan melalui double track system.
Dengan wisuda ke-33 ini, jumlah alumni Universitas IBA mencapai 5.186 orang. Saat diwawancarai, Rektor menambahkan dari 154 wisudawan, tujuh orang meraih predikat dengan pujian. “Untuk menghadapi tantangan masa depan yang bersifat digitalisasi, kita di kampus juga memberikan tambahan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan tantangan tersebut,” tutupnya. (Amir)





















































Discussion about this post