Gambar: Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan sambutan di hadapan para santri dan tokoh masyarakat di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Banyuasin. Dalam kunjungannya, Gibran tampak mengenakan peci hitam, kemeja lengan panjang, dan syal bermotif, sambil berbicara di atas panggung yang di belakangnya terdapat layar besar.
BANYUASIN (Utusan Rakyat) – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melaksanakan kunjungan kerja di Kecamatan Tanjung Lago, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Kamis (25/9/2025). Kunjungan ini dalam rangka menghadiri Panen Raya Jagung dan bersilaturahmi dengan Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Ulum.
Wakil Presiden Gibran tiba di lokasi Panen Raya Jagung di Desa Mulia Sari pada pukul 08.50 WIB. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara dan daerah, antara lain Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Kapolda Sumsel Irjen Pol. Andi Rian R Djajadi, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis, dan Bupati Banyuasin Dr. H. Askolani, S.H., M.H.
Dalam sambutannya, Gibran menyampaikan terima kasih kepada jajaran TNI dan Polri yang turut mendukung program swasembada pangan pemerintah. Ia juga menyampaikan salam dari Presiden Prabowo Subianto yang sedang berada di Amerika Serikat.
“Bapak dan ibu, saya akan tampung keluhan-keluhan bapak ibu sekalian seperti pupuk, pestisida, dan lain-lain, dan nanti akan kita upayakan supaya ada perbaikan,” ujar Gibran.
Panen jagung secara simbolis dilakukan oleh Wakil Presiden didampingi para pejabat, dilanjutkan dengan penyerahan bantuan dua unit ekskavator mini. Kegiatan yang dihadiri sekitar 500 orang ini berlangsung dengan tertib.
Usai panen jagung, Gibran melanjutkan kunjungan ke Ponpes Bahrul Ulum di Kompleks Transmigrasi (KTM) Mulia Sari dan tiba pada pukul 09.45 WIB. Di pesantren tersebut, Wapres disambut oleh sejumlah tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Sumatera Selatan, termasuk Pengasuh Ponpes Bahrul Ulum, KH. Muhammad Soleh Qosdi. Dalam sambutannya yang dipandu oleh Gubernur Herman Deru, Gibran menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan pondok pesantren.
“Saya berharap nantinya ke depan antara pemerintah dan pondok bisa saling berkolaborasi dalam mewujudkan program-program pemerintah,” kata Gibran.
Ia juga berpesan agar para santri dapat mengadopsi kurikulum berbasis Kecerdasan Artifisial (AI) untuk mempersiapkan diri di era digital. Sebagai bentuk dukungan, Wakil Presiden menyerahkan bantuan sejumlah laptop kepada pesantren. Acara yang dihadiri sekitar 700 orang ini pun berlangsung lancar.
Kapolsek Tanjung Lago melaporkan, situasi keamanan selama kunjungan berlangsung di wilayah hukumnya dalam keadaan aman dan kondusif hingga Wapres meninggalkan lokasi menuju Sentra Budi Perkasa Palembang pada pukul 10.57 WIB. Laporan tersebut menyebutkan, Wakil Presiden tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang pukul 07.30 WIB dan seluruh rangkaian kegiatan diawasi ketat oleh aparat gabungan TNI dan Polri.
(DN)





















































Discussion about this post