Gambar: Presiden Prabowo Subianto (kiri) berjabat tangan dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) setibanya di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Sabtu (27/9/2025). Kedatangan Presiden ini menandai berakhirnya rangkaian kunjungan kerja ke empat negara, yaitu Jepang, Amerika Serikat, Kanada, dan Belanda.
JAKARTA (Utusan Rakyat) – Presiden Prabowo Subianto telah tiba kembali di Tanah Air setelah menyelesaikan rangkaian lawatan luar negerinya ke empat negara mitra strategis, yaitu Jepang, Amerika Serikat, Kanada, dan Belanda. Pesawat Garuda Indonesia-1 yang membawa Presiden beserta rombongan mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Sabtu, 27 September 2025, pukul 15.30 WIB.
Dalam keterangannya, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa lawatan luar negeri yang baru saja diselesaikan berlangsung sangat produktif dan membawa sejumlah capaian penting bagi Indonesia. “Rangkaian lawatan luar negeri yang baru saja kita tuntaskan berlangsung produktif dan membawa sejumlah capaian penting bagi Indonesia,” kata Presiden Prabowo.
Capaian Penting di Empat Negara:
– Jepang: Presiden Prabowo mengunjungi Paviliun Indonesia di Expo Osaka 2025 dan berhasil mencatat komitmen investasi sebesar USD23,8 miliar atau sekitar Rp380 triliun.
– Amerika Serikat:Presiden Prabowo mendapat kehormatan untuk menyampaikan pidato dalam Sidang Umum PBB dan menerima apresiasi dari para pemimpin dunia. Selain itu, Presiden Prabowo juga bertemu dengan Presiden FIFA Gianni Infantino dan mendapatkan dukungan untuk pengembangan akademi sepak bola muda Indonesia.
– Kanada: Presiden Prabowo diterima secara langsung oleh Gubernur Jenderal Mary Simon dan bertemu dengan PM Kanada Justin Trudeau. Indonesia dan Kanada juga resmi menandatangani Indonesia-Canada Comprehensive Economic Partnership Agreement (ICA CEPA).
– Belanda: Presiden Prabowo diterima oleh Raja Willem-Alexander dan Ratu Máxima di Istana Huis ten Bosch. Pertemuan resmi tersebut menandai penguatan hubungan bilateral kedua negara, termasuk kesepakatan Belanda mengembalikan sekitar 30 ribu benda dan artefak bersejarah, serta fosil dan dokumen milik Indonesia.
Kedatangan Presiden Prabowo di Indonesia disambut hangat oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, dan sejumlah pejabat tinggi lainnya.
Lawatan luar negeri Presiden Prabowo ke empat negara mitra strategis ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama Indonesia di bidang diplomasi, ekonomi, pertahanan, dan hubungan antarbangsa. Dengan capaian-capaian penting yang diperoleh, diharapkan lawatan ini dapat membawa manfaat besar bagi kemajuan Indonesia di masa depan.
Sumber: BPMI Setpres
(HMTS)






















































Discussion about this post