Gambar: Kolase foto yang menampilkan Arief Martha Rahadyan dalam berbagai kegiatan, termasuk saat menerima dokumen, berfoto bersama relawan Prabowo, serta dalam suasana pertemuan yang akrab. Momen-momen ini mengilustrasikan dukungan yang diberikan oleh berbagai pihak kepadanya untuk dapat berkontribusi dalam pemerintahan.
Jakarta (Utusan Rakyat) – Dalam acara launching yang digelar di Jakarta bersama para relawan “I Love Prabowo,” Ketua Umum Pengusaha Bela Bangsa (PBB) Icha Trisya Suherman memberikan dukungan penuh kepada Arief Martha Rahadyan, B.Sc., M.Sc., untuk mendapatkan posisi dalam struktur Kabinet Merah Putih. Acara ini juga dihadiri oleh Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, keponakan Presiden Prabowo, yang menjadi keynote speaker.
Icha Trisya Suherman menyatakan bahwa Arief adalah pemuda terbaik yang mampu membawa gagasan inovatif demi kemajuan investasi di Indonesia. Salah satu bukti dedikasi dan kerja keras Arief adalah akselerasi pembangunan proyek-proyek strategis nasional di Bali. Dengan pengalaman dan visi tajamnya, Arief berhasil menghadirkan investor asing ke tanah air. Ketua Umum PBB yakin bahwa keilmuan dan keberanian Arief akan membawa perubahan positif dalam pembangunan ekonomi Indonesia.
Sekretaris Jenderal PBB, Nico Frantino Pattinasarany, memberikan rekomendasi agar Arief Martha Rahadyan diberikan kesempatan untuk menempati posisi strategis di pemerintahan guna mengoptimalisasi program Indonesia Emas 2045. Nico menilai Arief sebagai pemuda potensial yang memiliki jaringan luas dan kemauan kuat untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, seperti lembaga pemerintah, sektor swasta, dan organisasi internasional, untuk mempromosikan potensi sumber daya alam di Indonesia.
Dukungan serupa juga datang dari Ketua Umum Aliansi Relawan Nasional Prabowo 08 (ARENAS PRABOWO 08), Kray Intan Dewi Rumbinang, SE., SH., CPLA. Ia menilai Arief sebagai sosok pemuda serius dan berkomitmen yang aktif memfasilitasi kunjungan delegasi investor asing dalam beberapa bulan terakhir. Investor tersebut tertarik pada proyek infrastruktur, pariwisata, dan teknologi di Pulau Dewata. Kray berharap pemerintah dapat melihat potensi Arief dan memberikan ruang bagi dirinya untuk berkontribusi langsung dalam pemerintahan.
Dengan semangat kolaborasi dan dukungan dari berbagai kalangan, diharapkan pemerintah memberikan kesempatan kepada Arief Martha Rahadyan, seorang tokoh pemuda dan pendidikan dengan kemampuan berbahasa asing (Rusia, Yunani, Inggris, Jerman, Italia, Prancis, dan Jepang), untuk menjabat sebagai Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Posisi ini diharapkan dapat mengembangkan ekonomi nasional yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.
(Ali)






















































Discussion about this post