Gambar: Barang bukti narkotika dan hasil operasi yang disita dalam Operasi Sikat II Musi 2025 yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sumsel di Mapolda Sumsel.
PALEMBANG (Utusan Rakyat) – Polda Sumatera Selatan menunjukkan ketegasan dalam memberantas kriminalitas melalui Operasi Sikat II Musi 2025 yang berlangsung dari akhir Oktober hingga November 2025. Aparat kepolisian berhasil menangkap 1.127 tersangka dari berbagai tindak kejahatan dalam operasi besar tersebut.
Hal ini ditegaskan langsung oleh Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, saat rilis resmi di Mapolda Sumsel, Senin (17/11/2025).
Operasi yang melibatkan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel bersama jajaran Polres dan Polrestabes ini berhasil mengungkap total 392 kasus 3C (pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor). Dari pengungkapan tersebut, sebanyak 396 tersangka diamankan tanpa kompromi.
Selain itu, pemberantasan aksi premanisme menjadi perhatian utama dalam operasi ini. Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Sumsel membongkar 140 kasus premanisme, sementara jajaran Polres dan Polrestabes mengungkap tambahan 435 kasus, sehingga total ada 575 kasus premanisme yang berhasil ditangani dengan penangkapan terhadap 626 pelaku.
Perang melawan narkotika juga terus digencarkan dengan pendekatan agresif. Operasi ini berhasil mengungkap 135 kasus narkotika dengan pengamanan 156 tersangka.
Rinciannya sebagai berikut:
– Ditresnarkoba Polda Sumsel mengungkap 13 kasus narkoba
– Polres dan Polrestabes jajaran mengungkap 122 kasus
Dalam operasi ini, Ditresnarkoba Polda Sumsel juga menyita barang bukti dalam jumlah besar, yakni:
– 18.650 butir pil ekstasi
– 13.871,24 gram sabu-sabu (setara lebih dari 13 kilogram)
Operasi Sikat II Musi 2025 ini menjadi salah satu operasi terluas yang dilakukan Polda Sumsel sepanjang tahun 2025. Penangkapan masif ini menunjukkan komitmen kuat kepolisian dalam menegakkan hukum dan tidak memberikan ruang sedikit pun bagi pelaku kriminalitas di wilayah Sumatera Selatan.
Kabid Humas menambahkan, keberhasilan operasi ini tidak lepas dari koordinasi yang solid antara pusat dengan jajaran kepolisian hingga tingkat daerah serta dukungan masyarakat yang aktif memberikan informasi.
Polda Sumsel memastikan akan terus mempertahankan intensitas pemberantasan kejahatan demi mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif bagi seluruh warga.
(Amir)






















































Discussion about this post