Gambar: Kepala Bappeda Litbang Kota Dumai, Budhi Hasnul (tengah), saat memimpin rapat pembahasan infrastruktur di Ruang Rapat Wan Dahlan Ibrahim. Pemko Dumai mengusulkan penyelesaian jalan lingkar Parit Kitang-Lubuk Gaung masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) 2026 untuk mendukung kawasan industri dan pertahanan.
Dumai (Utusan Rakyat) – Proyek jalan lingkar Parit Kitang – Lubuk Gaung Dumai sepanjang 21 kilometer yang dibangun mulai tahun 2010 dengan didanai APBD Riau dan Kota Dumai hingga saat ini terbengkalai. Saat ini Pemko Dumai kembali mengusulkan pembangunan jalan parit kitang – lubuk gaung menjadi Proyek Startegis Nasional (PSN) agar dapat tuntas pengerjaannya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan (Bappeda Litbang) Kota Dumai Drs. Budhi Hasnul, M.Si mengungkapkan Dari 12 kab kota yang ada di Provinsi Riau Kota Dumai yang paling siap mendapatkan PSN untuk 2026. “Setiap tahun hanya bisa di usulkan 1 dari setiap kabupaten Kota, dari Dumai sudah usulkan jalan parit kitang – lubuk gaung menjadi PSN,” ujarnya.
Jalan ini proyek mangkrak sebelumnya sudah ditangani MP3EI, DAK, Inpres Jalan Daerah namun masih belum siap pengerjaanya. “Tiap tahunnya kita Pemko Dumai usulkan untuk menyiapkan hingga tuntas. Dan ini kita usulkan untuk jadi PSN sudah masuk perpres 2025 tentang penanganan jalan barat lingkar kota dumai,” jelas budhi.
Dan juga di kecamatan sei 9 sudah ada fokus pertahanan nasional yakni Kopasus.
Di harapkan dengan disiapkannya jalan ini nantinya akan menjadi jalan industri serta dapat menjadi jalan Hankam (pertahanan dan keamanan). “Sebelumnya Dumai juga sudah mendapatkan PSN yakni Kawasan Industri Dumai (KID), yang merupakan hasil dari proyek strategis nasional,” tuturnya.
Dengan terus digesanya jalan lingkar parit kitang – lubuk gaung ini ribuan kendaraan yang melintas setiap hari di kawasan industri yang menggunakan jalan umum dapat mengurangi kemacetan dalam kota.
“Dorongan pemerintah daerah, provinsi dan pusat perlu memadang keseriusan terhadap penuntasan jalan nasional tersebut. Sebab ruas jalan yang dilalui saat ini, Jalan Lintas Purnama, sangat padat dan rusak,” paparnya.
Berdasarkan Peraturan Presiden RI No 12 thn 2025 tentang RPJMN 2025-2029, Pembangunan jalan lingkar parit kitang masuk dalam program prioritas yang akan disusun langsung oleh Pemerintah Pusat.
(Navolino)





















































Discussion about this post