Gambar: Bupati Lebong H. Azhari, S.H., M.H. (berjaket hitam) dan Wakil Bupati Bambang Agus Suprabudi, S.Sos., M.Si. berfoto bersama para penari dari Ikatan Keluarga Batak yang mengenakan busana tradisional Ulos usai penampilan Tari Tortor dalam pergelaran Festival Seni Budaya Etnis Nusantara di panggung utama Kompleks Perkantoran Pemkab Lebong, Minggu (14/12/2025).
Lebong (Utusan Rakyat) – Hujan deras tak menyurutkan semangat ribuan warga, tokoh adat, dan peserta seni budaya untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kabupaten Lebong. Pergelaran bertajuk *Etnis Nusantara* yang digelar di Jalan Raya Tubei, Komplek Perkantoran Pemerintahan Daerah (Pemda) Lebong, Bengkulu, pada Minggu (14/12/2025), justru menjadi panggung kolaborasi antar-etnis yang penuh antusiasme.
Meski cuaca buruk, peserta tetap hadir dengan kreasi budaya terbaik. Sanggar Renas Kelawi menghidupkan tarian tradisional Rejang, sementara Ikatan Keluarga Batak, Keluarga Sriwijaya, Ikatan Keluarga Minang, serta Persatuan Keluarga Jawa Bengkulu siap memamerkan kekayaan budaya masing-masing. Sayangnya, Keluarga Sriwijaya terpaksa absen tampil akibat miskomunikasi, sehingga pulang lebih awal.
Pembukaan acara diramaikan pidato sambutan Bupati Lebong H. Azhari, S.H., M.H., dan Wakil Bupati Bambang Agus Suprabudi, S.Sos., M.Si., yang menjadi puncak rangkaian acara. Dalam pidatonya, Bupati Azhari mengajak seluruh elemen masyarakat bahu-membahu memajukan Lebong setara dengan kabupaten lain.
> “Walaupun kita heterogen dengan suku Batak, Minang, Rejang, Palembang, Jawa, Sunda, dan lainnya, tujuan kita sama. Mari berkolaborasi dengan kesamaan visi untuk kemajuan Lebong,” tegasnya.
Salah satu penampilan paling antusias datang dari penari ibu dan anak-anak Batak yang memukau dengan Tari Tortor penuh semangat. Penari-penari ini tak hanya menghibur, tapi juga menyiratkan harapan agar Lebong semakin jaya, maju, dan damai.
Acara ini menegaskan komitmen Pemkab Lebong dalam merayakan kebhinekaan sebagai kekuatan pembangunan daerah.
(Binsar Gultom)






















































Discussion about this post