Gambar: Suasana arus lalu lintas di salah satu ruas jalan utama di Cileungsi, Kabupaten Bogor.
BOGOR (Utusan Rakyat) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah melaksanakan proyek perbaikan dan pemasangan gorong-gorong di ruas Jalan Alternatif Cileungsi-Jonggol, tepatnya di depan Rumah Sakit Hermina Mekarsari. Proyek yang merupakan bagian dari program kerja Bupati Bogor, Rudy Susmanto, S.Si., ini dimulai sejak beberapa hari lalu dan pengerjaannya masih berlangsung hingga Senin, 1 September 2025.
Langkah ini diambil sebagai respons atas masalah luapan air yang kerap terjadi di area tersebut setiap kali hujan deras mengguyur. Menurut laporan dari lokasi, gorong-gorong yang ada sebelumnya berukuran terlalu kecil sehingga tidak mampu menampung debit air yang tinggi dari hulu. Akibatnya, air sering meluap ke badan jalan dan bahkan menggenangi area parkir rumah sakit, mengganggu aktivitas warga dan pelayanan kesehatan.
“Karena debit air yang mengalir dari hulu ke hilir, pas di depan Rumah Sakit Hermina Mekarsari itu berlimpah ke jalan alternatif, yaitu Cileungsi-Jonggol,” ujar Parman dari media Utusan Rakyat Biro Bogor saat melaporkan langsung dari lokasi, Senin (1/9/2025).
Pengerjaan proyek infrastruktur ini berdampak pada kepadatan lalu lintas di salah satu jalur vital yang menghubungkan Cileungsi dan Jonggol tersebut. Untuk mengantisipasi kemacetan yang lebih parah, personel dari Dinas Perhubungan (Dishub) telah diturunkan ke lokasi untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas. Pihak Pemkab Bogor juga dilaporkan telah berkoordinasi dan memberikan pemberitahuan kepada pihak Kecamatan Cileungsi sebelum proyek dimulai.
Proyek ini diharapkan dapat menjadi solusi permanen untuk mengatasi masalah banjir yang telah lama dikeluhkan oleh pengguna jalan dan pihak rumah sakit. Pengerjaan masih terus dilakukan oleh para pekerja di lokasi.






















































Discussion about this post