Gambar: Kolase foto suasana kegiatan Bazar UMKM dan layanan masyarakat gratis di Cileungsi, yang dihadiri oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi.
Cileungsi (Utusan Rakyat) – Dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi mengunjungi Kecamatan Cileungsi untuk membuka secara resmi Bazar UMKM dan rangkaian layanan masyarakat gratis. Acara yang digelar di Lapangan Desa Cileungsi ini diikuti seluruh desa se-Kecamatan Cileungsi dan disambut antusias ratusan warga.
Bazar UMKM menampilkan produk unggulan dari puluhan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal, mulai sembako, kerajinan tangan, hingga kuliner khas Bogor. Pengunjung memadati stan-stan penjualan, dengan sembako seperti beras, minyak, dan telur menjadi produk paling laris.
“Saya membeli kebutuhan bulanan dengan harga terjangkau sekaligus mendukung ekonomi tetangga sendiri,” ujar Siti (45), warga Cileungsi Kidul.
Selain bazar, Pemerintah Kabupaten Bogor menyediakan layanan kesehatan dan sosial gratis bagi masyarakat, antara lain:
- Pemeriksaan Mata (Katarak), menjaring puluhan warga lansia untuk penanganan lanjutan.
- Cek Kesehatan Gratis, meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, dan konsultasi umum.
- Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja informal.
- Donor Darah bersama PMI Kabupaten Bogor, diikuti 120 pendonor.
Bupati Rudy Susmanto dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah dan rakyat dalam memaknai kemerdekaan.
“Ini bukti nyata gotong royong untuk pemerataan ekonomi dan kesehatan. UMKM adalah tulang punggung perekonomian Bogor, sementara layanan gratis ini bentuk kehadiran negara bagi warga yang membutuhkan,” tegasnya.
Wakil Bupati Ade Ruhandi menambahkan, kegiatan ini akan dilanjutkan di kecamatan lain sebagai bagian dari Bulan Bakti Kemerdekaan.
“Kami berkomitmen meningkatkan kesejahteraan melalui program berkelanjutan, terutama pascapandemi,” ujarnya.
Wartawan Utusan Rakyat, Suparman, yang meliput langsung acara ini, melaporkan tingginya partisipasi warga menjadi indikator keberhasilan program.
“Antusiasme masyarakat membeli di bazar dan antre layanan kesehatan menunjukkan kebutuhan akan akses layanan dasar yang inklusif,” kata Suparman.
Acara ditutup dengan pembagian doorprize bagi pengunjung dan penyerahan bantuan stimulan UMKM dari Pemkab Bogor kepada 20 pelaku usaha binaan desa.
(SPM)






















































Discussion about this post