Gambar: Tim ZF84 berfoto bersama usai menjuarai Trofeo Minisoccer yang digelar Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Sigli. Dalam foto tampak para pemain mengenakan seragam kuning bertuliskan “LPP SIGLI” bersama official tim dan pendukung berpose di lapangan futsal sintetis dengan latar belakang pagar hijau dan lampu sorot stadion pada malam hari. Para pemain berbaris dalam dua baris dengan sebagian berlutut di baris depan memegang bola, sementara baris belakang berdiri. Acara ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sekaligus sebagai ajang silaturahmi lintas komunitas di Kabupaten Pidie.
Sigli (Utusan Rakyat) – Tim ZF84 tampil sebagai kampiun setelah menunjukkan performa impresif pada trofeo Minisoccer yang digelar Lembaga Pemasyarakatan Perempuan (LPP) Kelas IIB Sigli. Dalam ajang yang berlangsung sengit itu, klub milik Anggota DPRK Pidie, Zulfazli SE MM, berhasil mengumpulkan total 9 poin dari lima laga.
Tim ZF84 yang diperkuat Akmal (GK), Harmadi, Omdin, Dahlan, Faltha, Safrizal, Isan, dan Khairil Aqmar, memulai turnamen dengan laga yang cukup ketat.
Pada pertandingan pembuka, mereka harus puas berbagi angka dengan tim tuan rumah LPP Sigli, Kasatria FC. Duel berlangsung alot dan kedua tim sama-sama tumpul di lini serang, sehingga skor kacamata 0-0 tak terhindarkan.
Kasatria FC sendiri menurunkan pemain terbaiknya seperti Imam (GK), Kinan J, Rizal, Dayat, Pdt, Rafsan, Fazil, Ylep, Ayi, dan Aryo. Namun, meski tampil agresif, kedua kubu tetap “mandul” tanpa gol hingga peluit akhir.
Memasuki laga kedua, ZF84 mulai menemukan ritme permainan. Mereka sukses menaklukkan juara bertahan CV Makmur Mila dengan skor tipis 1-0. Gol telat jelang menit akhir membuat Pon Cs harus mengakui keunggulan ZF84.
Dengan koleksi empat poin dari dua pertandingan, ambisi ZF84 makin membara. Mereka tampil meyakinkan pada laga ketiga melawan PKB Pidie. Tim berjuluk “Pink” itu menang meyakinkan 2-0, membuat Ketua PKB Pidie, Yusri Kasem, bersama rekan-rekannya harus mengakui ketangguhan lawan.
Namun di dua laga terakhir melawan Wacanda FC dan Disparpora Pidie, ZF84 gagal meraih poin penuh. Kedua laga berakhir imbang, membuat perjalanan mereka menuju tangga juara berlangsung dramatis. Dengan total 9 poin, ZF84 akhirnya memastikan gelar juara.
Di klasemen akhir, Disparpora Pidie menempel ketat di posisi kedua dengan 8 poin. Kasatria FC berada di posisi ketiga, disusul CV Makmur Mila di urutan keempat dan Wacanda FC di posisi kelima. PKB Pidie harus menerima kenyataan terdegradasi ke dasar klasemen dengan hanya mengumpulkan tiga poin.
Plh LPP Kelas IIB Sigli, Fitriani, menjelaskan bahwa trofeo Minisoccer tersebut digelar dalam rangka Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ke-1, sekaligus menjadi wadah mempererat silaturahmi lintas komunitas di Kabupaten Pidie.
“Selamat untuk para juara dan terimakasih untuk semua tim yang telah ikut berpartisipasi dalam turnamen ini,” kata Fitriani, Jumat malam 14 November 2025.
Ia menambahkan bahwa seluruh tim bermain menjunjung tinggi sportivitas dan menampilkan kemampuan terbaik. Meski demikian, keberuntungan kali ini berpihak kepada ZF84 FC.
Fitriani juga memberi apresiasi bagi skuat LPP Sigli yang sudah berjuang maksimal meskipun gagal memanfaatkan peluang dan masih terkendala penyelesaian akhir.
“Semua pemain kami sudah membuktikan di lapangan. Namun keberuntungan belum memihak kepada kami sehingga tim kami juara yang tertunda, mungkin ada di turnamen lain nantinya,” ujarnya.
Sementara itu, pemilik ZF84 FC, Zulfazli, mengapresiasi penampilan seluruh pemainnya yang bekerja keras sepanjang turnamen hingga berhasil membawa pulang gelar juara.
“Terimakasih kepada semua pemain ZF84. Atas kerja keras dan kerjasama yang baik akhirnya meraih juara malam ini,” kata Zulfazli.
(Ali)





















































Discussion about this post