Gambar: Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Beben Suhendar, S.E. (berdiri, kelima dari kanan), berfoto bersama pimpinan Ponpes Arrofiiyah Wada’wah, KH. Raden Tatang Tajudin (berdiri, keempat dari kanan), serta para santri dan jamaah usai mengikuti kajian rutin di Cileungsi, Bogor, pada Rabu (1/10/2025) malam.
CILEUNGSI (Utusan Rakyat) – Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Beben Suhendar, S.E., mengunjungi Pondok Pesantren Arrofiiyah Wada’wah dan Markas DPP Republik Dakwah di Cileungsi pada Rabu, 1 Oktober 2025, sekitar pukul 21.00 WIB. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mengikuti kajian rutin malam Kamis sekaligus memperingati Hari Kesaktian Pancasila bersama para santri dan jamaah.
Setibanya di lokasi, Beben Suhendar disambut hangat oleh pimpinan sekaligus dewan pembina Ponpes Arrofiiyah Wada’wah, KH. Raden Tatang Tajudin. Dalam sambutannya, Beben menjelaskan sejarah singkat di balik peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang bertujuan untuk mengingatkan seluruh anak bangsa akan pentingnya persatuan dan keteguhan bangsa.
Ia juga menekankan peran penting santri dan jamaah dalam mempersiapkan diri menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas untuk menghadapi era digitalisasi dengan giat belajar. “Pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, seperti nilai ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, keadilan, dan kejujuran,” ujar Beben.
Lebih lanjut, Beben membahas rencana percepatan pembangunan Daerah Otonomi Baru (DOB) Bogor Timur pada tahun 2026 yang didukung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudi Susmanto. Ia berharap para alumni santri dapat turut andil menjadi tenaga kerja berkualitas untuk mengisi pembangunan di Kabupaten Bogor Timur kelak.
Sementara itu, Pengasuh Ponpes dan Presiden Republik Dakwah, KH. Raden Tatang Tajudin, S.Q., S.H., yang akrab disapa Abah Jamesbon, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Beben Suhendar. “Terima kasih kepada Bapak Beben Suhendar yang telah bersedia hadir dalam kajian rutinan malam Kamis dan peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini,” ucapnya seraya berterima kasih pula kepada para jamaah dan wali santri yang hadir.
Acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kiai Raka. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi para santri dan jamaah untuk terus meningkatkan kualitas diri dalam menghadapi tantangan zaman.
(Mahpudin)





















































Discussion about this post