Gambar: Suasana rapat konsolidasi Satgas PMPB Sumsel yang dipimpin oleh Panglima Mang Zai bersama jajaran pengurus dan para Ketua PAC dari 18 kecamatan se-Kota Palembang di Markas PMPB, kawasan Boom Baru, Senin (5/1/2026).
Palembang (Utusan Rakyat) – Paguyuban Masyarakat Palembang Bersatu (PMPB) Sumatera Selatan mulai memantapkan langkah menuju organisasi kemasyarakatan yang solid dan profesional. Hal itu ditandai dengan konsolidasi besar Satuan Tugas (Satgas) PMPB yang melibatkan seluruh Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) dari 18 kecamatan se-Kota Palembang, Senin 05/01/2026; di Markas PMPB Kota Palembang, Bom Baru.
Konsolidasi dipimpin langsung Panglima PMPB Sumsel, Mang Zai, dan dihadiri Wakil Panglima Afan, Sekretaris Satgas Provinsi Neli Wati, serta jajaran pengurus Satgas PMPB Sumsel lainnya. Pertemuan ini menjadi bagian penting dari persiapan pelantikan Pengurus PMPB Sumsel yang dijadwalkan berlangsung pada Februari 2026.
Dalam arahannya, Mang Zai menekankan bahwa PMPB tidak hanya ingin hadir sebagai organisasi simbolik, tetapi sebagai kekuatan sosial yang tertib, disiplin, dan siap membantu masyarakat. Ia menegaskan bahwa sistem komando menjadi fondasi utama dalam membangun Satgas yang kuat dan terhormat.
“Satgas harus bergerak terarah, disiplin, dan satu komando. Tidak boleh ada langkah sendiri-sendiri. Koordinasi adalah kunci agar organisasi ini benar-benar dipercaya masyarakat,” ujar Mang Zai.
Pada kesempatan tersebut, PMPB Sumsel juga memaparkan penguatan struktur Satgas yang difokuskan pada kesiapsiagaan sosial, pengamanan internal, serta pengelolaan informasi. Beberapa satuan yang akan diperkuat antara lain Unit Reaksi Cepat (URC) untuk penanganan bencana dan situasi darurat sosial, Satgas Patroli dan Pengawalan, Satgas Media dan Dokumentasi, Provost sebagai pengawas disiplin internal, serta Satgas Intelijen yang berperan dalam deteksi dini potensi konflik sosial.
Sementara itu, Ketua Umum PMPB Sumsel, M. Yusuf Malayah, melalui Panglima Mang Zai, menyampaikan bahwa Satgas PMPB ke depan harus menjadi contoh organisasi kemasyarakatan yang berintegritas dan bermanfaat nyata bagi lingkungan sekitar.
“Pembinaan mental dan fisik menjadi prioritas agar anggota Satgas memiliki sikap disiplin, tangguh, dan membawa nilai-nilai positif di tengah masyarakat,” pesan Yusuf Malayah.
Menariknya, PMPB Sumsel juga menaruh perhatian pada aspek kesejahteraan anggotanya. Ketua Umum menginstruksikan agar anggota Satgas yang belum memiliki pekerjaan dapat difasilitasi dan dibantu mencarikan peluang kerja, sebagai wujud kepedulian organisasi terhadap masa depan anggotanya.
Menutup konsolidasi, Mang Zai menegaskan komitmennya untuk membentuk Satgas PMPB yang solid, terlatih, dan profesional. Ia berharap PMPB Sumsel dapat terus menjaga marwah organisasi sekaligus berkontribusi aktif dalam menjaga stabilitas sosial dan membantu masyarakat di Sumatera Selatan.
Kontributor Hotman Ferizal Saragi/amir





















































Discussion about this post