Gambar: Suasana Musyawarah Kota (Muskot) V PSMTI Dumai yang berlangsung di Hotel Grand Zuri pada Minggu, 28 Desember 2025. Foto atas memperlihatkan lima pimpinan sidang, termasuk Patrik Tatang, tampak semringah memimpin jalannya musyawarah dengan latar spanduk resmi acara. Foto bawah menunjukkan salah satu pimpinan sedang berbicara di podium, memastikan transparansi dan kelancaran agenda pemilihan yang menetapkan Zainal Arif sebagai ketua terpilih periode 2025-2029.
DUMAI (Utusan Rakyat) – Perhelatan Musyawarah Kota (Muskot) ke-V Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Dumai yang digelar Minggu (28/12), memberikan cerita menarik. Di balik terpilihnya Zainal Arif, S.Pi (Tok Siu Hong) secara aklamasi, terselip manajemen acara yang rapi dan tertata presisi.
Berlangsung di lantai 2 salah satu hotel di Dumai, Muskot yang hanya berdurasi sekitar 4 jam tersebut berjalan dengan baik. Mulai dari prosesi pendaftaran, laporan pertanggungjawaban (LPJ) dari Aban Lee, hingga penetapan ketua baru, seluruh agenda tuntas tepat waktu sesuai jadwal yang disusun panitia.
Sosok Kunci di Balik Layar
Kesuksesan ini tak lepas dari peran Patrik Tatang, SE, sang Ketua Panitia. Pria dengan rekam jejak mumpuni di birokrasi pemerintahan dan manajemen perusahaan internasional ini, menjadi figur di balik alur Muskot yang tertib. Kapasitas Patrik sebagai pemimpin tidak perlu diragukan; ia saat ini juga menjabat sebagai Ketua Cabor Kickboxing Indonesia (KBI) Dumai serta Ketua DPD II IPK Kota Dumai periode 2025-2030.
Duduk di kursi mimbar depan sebagai salah satu dari lima pimpinan sidang, Patrik memastikan transparansi penuh. Laporan terkait persiapan hingga sumber anggaran dibuka secara gamblang di hadapan peserta.
Apresiasi dari Berbagai Pihak.
Ketua PSMTI Dumai terpilih, Zainal Arif, tak ragu melontarkan pujian atas kinerja panitia. “Terima kasih kepada Ketua Panitia Patrik Tatang dan seluruh panitia yang telah bekerja keras. Proses pemilihan berjalan sangat lancar,” ujar Zainal Arif dengan wajah sumringah.
Senada dengan itu, Plt. Ketua PSMTI Provinsi Riau, Ny. Linda Wati, menyatakan kekagumannya terhadap dinamika Muskot yang berlangsung tanpa riak gejolak. “Saya salut. Dari awal pembukaan hingga penetapan ketua, semuanya berjalan mulus. Jadwal acara yang disusun sangat pas. Terima kasih Ketua Patrik dan tim panitia,” ungkap Linda Wati diiringi tepuk tangan riuh para peserta.
Sikap Rendah Hati
Meski dihujani pujian, Patrik Tatang tetap menunjukkan sikap rendah hati. Saat diwawancarai Jurnalis usai acara, ia menepis anggapan bahwa suksesnya acara tersebut adalah hasil kerja individu.
“Bukan, ini bukan peranan satu sosok saja. Bukan karena saya. Keberhasilan ini adalah buah dari kolaborasi dan kerja tim yang tertata rapi. Rekan-rekan panitia telah bekerja maraton sejak beberapa hari sebelumnya.
Terima kasih saya kembalikan kepada mereka semua,” tutur Patrik merendah dengan santun. Muskot ke-V PSMTI Dumai tahun ini menjadi bukti bahwa kombinasi antara kepemimpinan yang berpengalaman dan kolaborasi tim yang tulus dapat menciptakan sebuah perhelatan organisasi yang anggun, berwibawa, dan membahagiakan seluruh peserta.
Demikianlah sedikit cerita dibalik layar perhelatan Muskot PSMTI Dumai yang sukses pemilihan. Akhir kata, selamat kepada Ketua Terpilih PSMTI Dumai 2025 – 2029 Zainal Arif, selamat kepada Ketua Panitia Muskot Patrik Tatang dan selamat memulai kepengurusan yang baru kepada PSMTI Kota Dumai.
(Navolino)






















































Discussion about this post