Gambar: Screenshot flyer seruan aksi BEM UI 9 September 2025.
Jakarta (Utusan Rakyat) – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menggelar aksi bertajuk “Rakyat Tagih Janji” di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, pada Selasa dengan konsentrasi massa berangkat dari Kampus UI Depok menuju kompleks parlemen. Pergerakan massa berpotensi menimbulkan kepadatan di koridor Senayan-Slipi pada jam-jam aksi sehingga pengguna jalan diimbau mengantisipasi perubahan arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Massa dijadwalkan berkumpul di Lapangan FISIP UI Depok pukul 10.00 WIB sebelum bergerak bersama menuju DPR sekitar pukul 12.00 WIB, sesuai informasi yang telah disampaikan jaringan media dan kanal pemberitaan nasional. Mengacu pola pengamanan sebelumnya, kepolisian biasanya menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional di kawasan DPR saat terdapat unjuk rasa, sehingga pengendara disarankan menyiapkan rute alternatif melewati kawasan Senayan-Slipi bila diperlukan.
“Sejak kemarin, kami juga sudah berusaha untuk menghubungi beberapa BEM kampus dan beberapa aliansi agar turut serta dalam aksi besok,” kata Bima Surya, Wakil Kepala Departemen Aksi dan Propaganda BEM UI 2025, seperti dikutip dari Kompas.com.
Aksi mengusung 17+8 tuntutan yang dirumuskan dari kajian lintas fakultas dan direncanakan diserahkan kepada perwakilan DPR pada hari yang sama, sebagaimana diberitakan kanal megapolitan dan liputan khusus yang menghimpun daftar tuntutan tersebut. Seruan resmi aksi juga dipublikasikan melalui kanal media sosial BEM UI dengan tagar #RakyatTagihJanji dan diperkuat pemberitaan media nasional mengenai agenda aksi di depan DPR.
Hingga laporan ini diterbitkan, media arus utama menempatkan “Aksi 9 September 2025” sebagai agenda yang perlu diwaspadai dari sisi lalu lintas dan ketertiban, dengan penempatan personel pengamanan di titik-titik rawan pada kegiatan yang berdekatan sebelumnya. Informasi rekayasa lalu lintas hari ini menunggu pembaruan situasional dari kepolisian, sehingga masyarakat diimbau memantau pengumuman resmi dan memperhatikan arahan petugas di lapangan.
(@PT)



















































Discussion about this post