Gambar: Suasana antusiasme penonton yang memadati Taman Bukit Gelanggang (kiri) menyaksikan sengitnya laga atlet dalam kejuaraan ‘LPPD Street Fight X Dumai Fight Day Vol. 1’ di Kota Dumai (kanan). Event yang berlangsung pada 29–30 April 2026 ini menampilkan 44 partai pertandingan kickboxing kompetitif sebagai upaya nyata pembinaan prestasi olahraga dan pengembangan bakat muda di Kota Dumai.
DUMAI (Utusan Rakyat) – Meski Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Riau XI Tahun 2026 yang sedianya akan berlangsung di Kota Dumai dan Kabupaten Siak telah resmi dibatalkan, namun upaya pembinaan prestasi olahraga di Kota Dumai tetap terus dilakukan, khususnya pada cabang olahraga Kickboxing yang semakin intens memasyarakatkan olahraga ini kepada generasi muda. Hal ini dapat dibuktikan melalui suksesnya penyelenggaraan event “LPPD Street Fight X Dumai Fight Day Vol. 1” yang berakhir pada Kamis (30/04) kemarin di Taman Bukit Gelanggang Kota Dumai,
Kejuaraan Kickboxing skala regional ini merupakan salah satu sub-event yang ditaja bersempena dengan helat Dumai Expo 2026 dalam rangka ulang tahun Kota Dumai. Ketua Panitia “LPPD Street Fight X Dumai Fight Day Vol. 1” Abdurrahman Haris dan Sekretaris Panitia Risma Eliza ketika mendampingi Agung Gumilang, S,A.P selaku Ketua Lingkar Pemuda Pemudi Dumai (LPPD) sebagai inisiasiator acara ini menjelaskan bahwa selain turut menyemarakkan ulang tahun Kota Dumai, event ini juga merupakan kolaborasi strategis antara gerakan kepemudaan dan pembinaan prestasi olahraga.
“Alhamdulillah dan terimakasih kepada Pengurus Cabang Olahraga Kickboxing Indonesia Kota Dumai yang telah berkenan memfasilitasi dan memberikan rekomendasi bagi penyelenggaraan event ini sehingga selesai dengan sukses, dan Karang Taruna Kota Dumai sebagai panitia lapangan yang ” sebut Agung.
Agung menambahkan, event ini bukan hanya sekedar ajang kompetisi, tetapi juga dapat menjadi platform identifikasi bakat, memperluas basis atlet serta membuka peluang bagi banyak Atlet muda untuk tampil secara lebih kompetitif” sebutnya.
Pantauan di lapangan, kejuaraan ini berlangsung selama dua hari pada 29–30 April 2026, menampilkan 44 partai laga yang mengacu pada aturan pertandingan Kickboxing Rules. Sebanyak 88 orang atlet dari berbagai daerah di pulau Sumatera turut berlaga dalam ajang ini, dimana sebanyak 6 orang diantaranya adalah atlet putri, dengan memperebutkan total hadiah jutaan rupiah beserta tropi dan medali dan sertifikat.
Meski pada malam laga utama sempat diguyur hujan cukup deras, animo penonton maupun suporter tetap tidak berkurang dan antusiasme serta energi penonton malah makin terasa bertambah dengan sorakan yang makin menggema, sehingga memancing para fighter untuk tampil semakin maksimal dan percaya diri pada setiap ronde. Suporter dimanjakan dengan tontonan teknik bela diri dan pertarungan yang sangat rapi dan sengit serta penuh dengan strategi kejutan yang memukau, dan semua itu disajikan dengan penuh sportivitas serta penuh semarak kegembiraan yang meriah. Setiap pertandingan bukan hanya soal menang atau kalah, tapi tentang keberanian dan disiplin serta dedikasi para peserta yang sangat luar biasa.
Mengusung konsep pertarungan olahraga yang kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas, kegiatan ini berhasil menarik perhatian ribuan penonton dari berbagai kalangan. Arena pertandingan dipenuhi oleh sorakan dan dukungan yang menunjukkan besarnya minat masyarakat, khususnya para generasi muda, terhadap olahraga bela diri Kickboxing sebagai wadah ekspresi positif mereka. Agus Sukirman (21 tahun) salah seorang penonton yang turut hadir menyaksikan laga malam itu menyebut hal tersebut sebagai tontonan gratis yang istimewa. “event seperti ini harus sering diadakan karena sangat menghibur dan memiliki berbagai nilai positif lainnya” sebut Agus antusias.
Ketua Umum Kickboxing Indonesia Kota Dumai, Patrik Tatang, SE berharap akan tetap dapat terus membawa dan memasyarakatkan olahraga Kickboxing bagi publik Kota Dumai serta berharap semakin banyak lagi pihak yang dapat berkolaborasi sehingga event seperti ini dapat semakin sering diselenggarakan. “Kami harap semakin banyak pihak yang bersedia untuk turut bergandengan tangan dalam melakukan pembinaan dan meningkatkan prestasi olahraga Kickboxing di Kota Dumai, yang salah satunya dapat melalui program seperti “orang tua asuh olahraga” karena ke depan kami ingin menjadikan event seperti ini sebagai agenda rutin yang lebih besar dan profesional tutupnya.
/IGE


















































Discussion about this post