Gambar: Petugas medis beserta mobil ambulans menjemput seorang warga bernama Sehati Buulolo di Jalan Badak Ujung, Kelurahan Sialang Sakti, Pekanbaru. Pasien yang sempat enggan berobat karena kendala belum memiliki dokumen kependudukan resmi dan BPJS ini akhirnya dievakuasi ke RSUD Arifin Achmad berkat respons cepat layanan darurat Emergency Call 112 Kota Pekanbaru.
PEKANBARU (Utusan Rakyat) – Seorang warga yang tinggal di Jalan Badak Ujung, Kelurahan Sialang Sakti, Kota Pekanbaru, mengaku sempat enggan berobat ke rumah sakit karena mengkhawatirkan biaya pengobatan yang besar akibat belum memiliki dokumen kependudukan resmi.
Tiga hari sebelum kejadian, pihak keluarga sebenarnya telah berusaha mengurus Surat Keterangan Domisili dari Ketua RT dan RW setempat. Surat tersebut kemudian dibawa ke Kantor Kelurahan Sialang Sakti. Dari pihak kelurahan, diterbitkan selembar surat keterangan yang rencananya akan dipergunakan untuk melakukan perekaman iris mata di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru.
Pada Senin (20/7) pagi sekitar pukul 07.00 WIB, pihak keluarga berencana membawa pasien atas nama Sehati Buulolo ke Kantor Disdukcapil. Namun, rencana tersebut batal terlaksana karena kondisi kesehatan pasien yang mendadak memburuk dan sangat tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan.
Melihat situasi tersebut, pihak keluarga berinisiatif menghubungi layanan darurat Emergency Call 112 Kota Pekanbaru. Setelah berkoordinasi dengan staf operator, keluarga diarahkan untuk segera membawa pasien ke rumah sakit terdekat demi mendapatkan pertolongan pertama.
Hanya berselang beberapa jam, tim Emergency Call Pekanbaru langsung berkoordinasi dengan layanan ambulans Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Arifin Achmad. Unit ambulans pun segera tiba di rumah warga untuk menjemput dan mengevakuasi pasien ke rumah sakit.
Saat ini, Sehati Buulolo telah mendapatkan penanganan medis dan menjalani rawat inap di RSUD Arifin Achmad. Untuk sementara waktu, biaya pengobatan pasien masuk ke dalam kategori pasien umum, sembari menunggu pihak keluarga menyelesaikan pengurusan identitas kependudukan serta pengajuan pengaktifan program Universal Health Coverage (UHC) atau BPJS Kesehatan.
/Zakius Duha



















































Discussion about this post