Gambar: Momen bahagia pernikahan Dena Pransisca dan Rizky Ibnu Mubarok pada Minggu, 6 September 2026, di Cileungsi, Bogor. Foto menampilkan kedua mempelai dalam balutan busana adat Sunda bernuansa putih, saling bertukar pandangan mesra.
Cileungsi, Bogor (Utusan Rakyat) – Pada hari ini minggu tanggal 06 September 2026 di Komplek Cigarogol Rt 08 dan Rw 03 Cileungsi bogor yang berbahagia Ananda Dena pransisca putri dari Bpk Aan Adnan dan Ibu Ratna Dewi dan Adinda Rizky Ibnu Mubarok yang sedang melangsungkan acara Happy Wedding di kediaman mempelai wanita.
Happy wedding tersebut di hadiri :
- Ibu Nasih Spdi Kepala Desa Mekarsari
- KH Tatang Tajudin S.ag
- Sopian Spdi
- Mahpudin Spdi
- Oyib kepala sekolah Dasar negeri
- Dan yg lainnya
Acara tersebut sangat sakral dan sangat mendebarkan hati sebab happy wedding tersebut suatu acara yang sangat menyentuh hati bahkan bisa menangis seseorang mempelai karena saking terharunya pada sa’at ijab Qabul dan pada sa’at sungkeman pada kedua orang tuanya, minta restu akan menjadi pengantin dan meminta Doa dan minta di ampuni atas segala dosa dan ke apaan di massa yang masih di asuh dan di besar kan sampai bisa melangsungkan akad nikah.
Para tamu sangat antusias menyaksikan berlangsung nya acara tersebut juga sangat banyak baik tamu dari mempelai wanita mau pun dari pihak besan sampai bangku yang ada di dalam tenda penuh terisi bahkan ada yang duduk di luar tenda.
Setelah mengucapkan Ijab Qobul kedua mempelai melakukan sesi photo photo seperti memasukkan cincin pernikahan masing masing kejari manis tangan sebelah kiri, photo photo memperlihatkan surat nikah, dan juga photo photo sangat bahagia kedua mempelai seakan dunia ini milik berdua.
Sedangkan para tamu undangan setelah selesai ijab Qobul di persilahkan untuk menyantap hidangan yang telah disediakan oleh pihak saebul hajat, ada Nasi, Daging gulai, Ayam gulai asam, sop, capcay, kentang goreng, kerupuk dan sambel juga lalapan. Selain itu ada juga baso cuanci dan Es krim sedangkan untuk cuci mulut nya ada pisang, kue salem dan cucur , pokoknya acara tersebut sangat meriah sekali.
Dan sesi terakhir acara saweran Kidung pepeling ke pada kedua mempelai tentang mengarungi bahtera rumah tangga yg akan di hadapi oleh kedua mempelai di masa depan, harus mengedepankan saling mengertian dan saling humanis dalam menyesuaikan suatu masalah hidup.
/Parman





















































Discussion about this post