Gambar: Dalam rangka memperingati Hari Ibu Internasional pada 10 Mei 2026, Arief Martha Rahadyan, B.Sc., M.Sc. menyampaikan penghormatan mendalam atas dedikasi dan pengorbanan tanpa batas para ibu di seluruh dunia. Beliau menegaskan bahwa sosok ibu merupakan pilar utama pembentuk generasi berintegritas serta cahaya kehidupan yang memberikan ketulusan, kesabaran, dan arti perjuangan sesungguhnya bagi keluarga maupun bangsa. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran masyarakat untuk senantiasa menghargai peran perempuan dan menjadikan kasih sayang ibu sebagai rumah paling tenang serta pondasi kekuatan peradaban.
Jakarta (Utusan Rakyat) – Arief Martha Rahadyan menyampaikan penghormatan mendalam kepada seluruh ibu di dunia atas dedikasi, kasih sayang, dan pengorbanan yang menjadi fondasi kekuatan keluarga serta peradaban bangsa di Momentum Hari Ibu Internasional yang jatuh pada 10 Mei 2026.
Sosok ibu merupakan sumber keteladanan moral, pendidikan pertama bagi anak, serta pilar utama dalam membentuk generasi yang berintegritas dan berempati.
Hari Ibu Internasional menyadari kita betapa besar cinta yang diberikan seorang ibu tanpa batas dan tanpa syarat. Di balik ketegaran seorang anak, selalu ada doa panjang dan pengorbanan seorang ibu,” ujar Arief
Arief mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Ibu sebagai ruang memperkuat nilai penghormatan terhadap perempuan, keluarga, dan kemanusiaan di tengah dinamika sosial.
Keberhasilan seseorang dalam kehidupan sering kali lahir dari ketulusan seorang ibu yang bekerja dalam diam, mendoakan tanpa lelah, dan mencintai tanpa meminta balasan.Kasih ibu adalah cahaya yang tetap menyala bahkan ketika dunia terasa gelap. Dari seorang ibu, kita belajar tentang ketulusan, kesabaran, dan arti perjuangan yang sesungguhnya,” ungkapnya.
Arief juga menyampaikan pesan menyentuh sebagai bentuk penghormatan emosional kepada para ibu.Untuk seluruh ibu, izinkan kami mengucapkan maaf atas setiap waktu yang belum sempat kami luangkan, atas kata-kata yang mungkin pernah melukai tanpa kami sadari, dan atas perhatian yang terkadang terlambat kami berikan. Namun percayalah, kasih seorang ibu akan selalu menjadi rumah paling tenang dalam kehidupan,” tutur Arief.
Arief berharap Hari Ibu Internasional ini mampu memperkuat kesadaran kolektif masyarakat untuk lebih menghargai peran ibu dalam kehidupan keluarga, sosial, maupun pembangunan bangsa.
/Ali



















































Discussion about this post