Gambar: PWI Riau kembali menyelenggarakan Lomba Karya Tulis dan Foto Jurnalistik Raja Ali Kelana 2026 dengan tema seputar energi berkelanjutan — termasuk inovasi teknologi, implementasi kebijakan, dampak lingkungan, dan transisi ekonomi. Kompetisi terbuka untuk anggota aktif PWI dengan karya yang dipublikasikan antara Agustus 2025–15 Juli 2026. Kategori tulisan: naskah minimal 1.500 kata (format Word) + bukti publikasi (PDF). Kategori foto: file JPG resolusi tinggi + bukti publikasi (PDF). Pengiriman paling lambat 15 Juli 2026 pukul 23.59 WIB ke pwiriau@gmail.com.
PEKANBARU (Utusan Rakyat) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Riau kembali menggelar Lomba Karya Tulis dan Foto Jurnalistik Raja Ali Kelana Tahun 2026. Kegiatan ini ditujukan untuk mendorong lahirnya karya-karya jurnalistik berkualitas yang mengangkat isu pembangunan energi berkelanjutan.
Ketua Panitia Lomba Karya Tulis dan Foto Jurnalistik Raja Ali Kelana PWI Riau Tahun 2026, Harry B. Koriun, mengatakan kompetisi tersebut terbuka bagi seluruh anggota aktif PWI yang memiliki karya jurnalistik sesuai dengan tema yang telah ditetapkan.
“Tahun ini panitia mengangkat tema Inovasi teknologi energi, implementasi kebijakan, dampak lingkungan, hingga transisi ekonomi. Kami berharap tema ini dapat melahirkan karya-karya jurnalistik yang informatif, mendalam, serta memberikan kontribusi terhadap penguatan literasi publik di sektor energi,” kata Harry.
Menurutnya, karya yang diikutsertakan harus telah dipublikasikan di media massa pada periode Agustus 2025 hingga 15 Juli 2026.
Untuk kategori karya tulis jurnalistik, peserta diwajibkan mengirimkan naskah dalam format Microsoft Word dengan panjang minimal 1.500 kata serta melampirkan bukti pemuatan dalam bentuk PDF.
Sementara itu, peserta kategori foto jurnalistik wajib mengirimkan file foto berformat JPG dengan resolusi tinggi disertai bukti publikasi dalam format PDF.
Seluruh karya dikirim melalui surat elektronik *pwiriau@gmail.com paling lambat 15 Juli 2026 pukul 23.59 WIB.
Harry menjelaskan, panitia telah menyiapkan hadiah bagi para pemenang. Untuk kategori karya tulis jurnalistik, juara pertama akan memperoleh hadiah sebesar Rp7,5 juta, sedangkan lima nominator masing-masing menerima Rp500 ribu.
Adapun kategori foto jurnalistik menyediakan hadiah utama sebesar Rp5 juta, serta lima nominator yang masing-masing akan menerima hadiah Rp500 ribu.
“Selain menjadi ajang kompetisi, lomba ini diharapkan mampu mendorong wartawan menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, berimbang, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat dalam memahami dinamika pembangunan energi nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh karya akan dinilai oleh dewan juri secara independen berdasarkan kualitas jurnalistik, kedalaman substansi, akurasi data, orisinalitas, serta kesesuaian dengan tema lomba.
Pengumuman pemenang dijadwalkan pada 31 Juli 2026. Keputusan dewan juri bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
“Kami mengundang seluruh anggota PWI yang memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi. Semoga melalui ajang ini lahir karya-karya terbaik yang tidak hanya memenuhi kaidah jurnalistik, tetapi juga memberikan manfaat bagi pembangunan daerah dan nasional,” tutup Harry.
/ES



















































Discussion about this post