Gambar: Tim Paskibra Sekolah Maitreyawira mengibarkan Sang Merah Putih dalam upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia di lapangan depan sekolah, yang diikuti peserta didik dari tingkat TK hingga SMK, guru, pengurus yayasan, serta tamu undangan.
DUMAI (Utusan Rakyat) – Sekolah Maitreyawira yang berada di bawah naungan Yayasan Prajnamitra Maitreya menggelar upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-81, yang dilaksanakan setiap 17 Agustus di lapangan depan sekolah. Kegiatan tersebut diikuti oleh elemen yang terdiri atas peserta didik tingkat TK, SD, SMP, dan SMK, guru, pengurus yayasan, serta tamu undangan.
Upacara dipimpin oleh Ketua Yayasan Prajnamitra Maitreya, Bujang Alwi Saputra selaku Pembina Upacara, yang saksikan oleh Pandita Alek Chandra selaku Dewan Pembina Yayasan. Seluruh jajaran pengurus sekolah dan tenaga pendidik turut hadir dalam kegiatan yang berlangsung tertib di lingkungan Sekolah Maitreyawira.
Sejumlah perwakilan organisasi dan rumah ibadah turut menghadiri upacara tersebut. Di antaranya perwakilan Buddha Tzu Chi Pekanbaru Komunitas Dumai, Tan Chong Yee dan Tian Tiong; Sekretaris Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Dumai, Patrik Tatang; Wakil Sekretaris PSMTI, Taise; serta perwakilan Vihara Arya Dharma, Vihara Mudita Maitreya, dan undangan lainnya.
Salah satu rangkaian utama upacara adalah pengibaran Bendera Merah Putih oleh tim Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Sekolah Maitreyawira. Tim tersebut mendapat pembinaan dari Eko Saparianto, pensiunan TNI Angkatan Darat yang juga menjadi pelatih Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan Pramuka di sekolah.
Pengibaran bendera berlangsung di hadapan seluruh peserta upacara. Para peserta didik mengikuti kegiatan dengan tertib dan disiplin, sementara unsur sekolah, yayasan, serta tamu undangan menyaksikan jalannya prosesi.
Peringatan Kemerdekaan RI di Sekolah Maitreyawira menjadi kegiatan tahunan yang melibatkan seluruh satuan pendidikan di bawah yayasan, dari pendidikan anak usia dini hingga sekolah menengah kejuruan. Kegiatan ini menempatkan upacara bendera sebagai ruang pendidikan untuk mengenalkan penghormatan terhadap simbol negara dan nilai kebangsaan kepada peserta didik.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama yang melibatkan pengurus Yayasan Prajnamitra Maitreya, jajaran guru, tamu undangan, dan peserta didik. Panitia menyebut sekitar 300 orang memenuhi lapangan depan sekolah dalam pelaksanaan upacara tersebut. (@PT)





















































Discussion about this post