Gambar: Desain ucapan selamat Hari Ulang Tahun ke-11 Skadron Udara 16 TNI Angkatan Udara yang jatuh pada 17 Oktober 2025. Gambar menampilkan siluet empat pesawat tempur F-16 Fighting Falcon di udara, barisan personel militer dalam formasi tempur, logo Skadron Udara 16 dengan perisai berkode 16, motto “Vijayakantaka Abhyasti Virayante” dalam highlight kuning, serta identitas Media Utusan Rakyat sebagai pemberi ucapan. Warna dominan merah, hitam, dan krem mencerminkan semangat patriotisme dan profesionalisme satuan tempur yang berbasis di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Riau. (Dok: Utusan Rakyat/HMTS)
Pekanbaru (Utusan Rakyat) – Media Utusan Rakyat mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun ke-11 kepada Skadron Udara 16 Wing Udara 6 Pangkalan TNI Angkatan Udara Roesmin Nurjadin yang merayakan hari jadinya pada 17 Oktober 2025. Satuan tempur berjuluk “Rydder” ini resmi berusia 11 tahun sejak diresmikan pada 17 Oktober 2014.
Skadron Udara 16 diresmikan berdasarkan Peraturan Kepala Staf Angkatan Udara Nomor 15 tahun 2014 tanggal 15 Agustus 2014. Peresmian operasional dilakukan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Udara, Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia pada 17 Oktober 2014 di Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru, Provinsi Riau.
Satuan ini merupakan salah satu dari tiga skadron tempur F-16 yang dimiliki TNI Angkatan Udara, bersama Skadron Udara 3 dan Skadron Udara 14 yang berbasis di Lanud Iswahjudi, Jawa Timur. Skadron Udara 16 mengoperasikan pesawat tempur F-16 C/D Block 52ID yang memiliki kemampuan mutakhir setara dengan F-16C/D Block 52, sebagai bagian dari program pengadaan “Peace Bima Sena II”.
“Ditempatkannya Skadron Udara 16 dengan alutsista pesawat tempur F-16 ini dinilai sangat tepat, mengingat Riau berada pada posisi yang sangat strategis dalam mengamankan dan menjaga kedaulatan wilayah udara bagian barat Indonesia,” kata Marsekal TNI Ida Bagus Putu Dunia saat peresmian skadron ini pada 2014, seperti dikutip dari Wikipedia Indonesia.
Skadron Udara 16 mengusung motto “Vijayakantaka Abhyasti Virayante” yang mencerminkan semangat juang dan keberanian para personelnya. Para penerbang skadron ini menggunakan julukan “Rydder” yang berarti Ksatria, sementara awak darat menggunakan julukan “Rubicon” sebagai identitas kesiapan operasional mereka.
Dalam perjalanan 11 tahun pengabdiannya, Skadron Udara 16 telah berpartisipasi dalam berbagai operasi pertahanan dan latihan tempur strategis. Misi pertama skadron ini adalah melaksanakan operasi pengamanan VVIP pada Konferensi Asia-Afrika ke-60 di Jakarta dan Bandung pada 2015. Skadron ini juga aktif dalam latihan bilateral seperti Elang Indopura bersama Angkatan Udara Singapura, serta demo udara pada berbagai peringatan hari besar nasional.
Sebagai satuan tempur yang berada di bawah kendali Wing Udara 6 Lanud Roesmin Nurjadin, Skadron Udara 16 memiliki peran vital sebagai pasukan pemukul udara Indonesia bagian barat. Lokasi strategis di Pekanbaru memungkinkan skadron ini menjaga kedaulatan wilayah udara Selat Malaka yang merupakan jalur pelayaran internasional tersibuk di Asia Tenggara.
Dalam perayaan HUT ke-10 pada 2024, Skadron Udara 16 menggelar kegiatan donor darah bersama PMI Kota Pekanbaru sebagai wujud kepedulian sosial kepada masyarakat. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Komandan Lanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Feri Yunaldi, serta seluruh personel skadron dan keluarga besar PIA Ardhya Garini.
Saat ini Skadron Udara 16 dipimpin oleh Letkol Pnb Anugrah Gigih Pratama yang menjabat sejak Mei 2024. Di bawah kepemimpinannya, skadron terus memelihara dan meningkatkan kemampuan operasional untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di udara.
(@PT)





















































Discussion about this post