Gambar: Ribuan tenaga pendidik dan kependidikan mengenakan seragam khaki memadati tribun dan lantai dasar Aula SMK Negeri 2 Palembang dalam acara penyerahan SK PPPK Paruh Waktu. Di barisan depan, tampak Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Mondyaboni, berfoto bersama jajaran pejabat dan perwakilan penerima SK.
Palembang (Utusan Rakyat) — Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan secara resmi menuntaskan seluruh rangkaian penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu bagi tenaga pendidik dan kependidikan.
Kegiatan penyerahan sesi terakhir berlangsung di Aula SMK Negeri 2 Palembang dan diikuti ribuan penerima dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.
Penyerahan SK ini mencakup dokumen keputusan pengangkatan, surat penugasan, serta surat kemudahan penempatan.
Seluruh rangkaian proses tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan layanan pendidikan di satuan pendidikan, baik di wilayah perkotaan maupun daerah terpencil.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Selatan, Hj. Mondyaboni, S.E., S.Kom., M.Si., M.Pd., menjelaskan bahwa penyerahan SK dilakukan dalam dua sesi guna memastikan proses berjalan tertib dan lancar. Sesi pertama telah dilaksanakan pada pekan sebelumnya, sementara sesi terakhir digelar pada hari ini.
“Secara keseluruhan, sebanyak 4.091 tenaga pendidik dan kependidikan telah menerima SK PPPK paruh waktu beserta surat penugasan. Dengan selesainya sesi hari ini, maka seluruh proses penyerahan SK dinyatakan rampung,” ujar Mondyaboni, Selasa (20/10/2026).
Ia menambahkan, pembagian sesi penyerahan dilakukan mengingat luasnya wilayah Provinsi Sumatera Selatan serta asal peserta yang datang dari berbagai daerah. Sebagian penerima telah menyelesaikan administrasi pada minggu lalu, sementara sisanya dipusatkan di Palembang.
Mondyaboni menegaskan bahwa seluruh PPPK paruh waktu yang telah menerima SK dan surat penugasan sudah dapat langsung melaksanakan tugas di satuan pendidikan masing-masing sesuai ketentuan yang berlaku.
“Saya mengingatkan kepada Bapak dan Ibu agar menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai perjanjian kerja yang telah ditandatangani. Tunjukkan tanggung jawab, dedikasi, serta etos kerja yang tinggi dalam setiap peran yang diemban,” tegasnya.
Ia berharap kehadiran ribuan PPPK paruh waktu ini dapat menjadi energi baru dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan di Sumatera Selatan, sekaligus mendorong terciptanya proses pembelajaran yang lebih optimal dan merata.
“Pendidikan menuntut kedisiplinan, profesionalisme, dan komitmen yang tinggi. Dari tangan para pendidik dan tenaga kependidikan inilah masa depan Sumatera Selatan dibentuk,” pungkas Mondyaboni.
/Kontributor : Deva/amir





















































Discussion about this post