Gambar: Asisten Walikota Jaktim Asminra, didampingi Wakil Ketua FKUB Frans Dwikoco dan pimpinan Majelis Agama hadiri Upacara Tawur Agung Kesanga jelang Nyepi Saka 1948 di Pura Aditya Jaya, Rawamangun (18/3/2026).
JAKARTA TIMUR (Utusan Rakyat) – Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dimulai hari ini, Rabu (18/3/2026), dengan Upacara Tawur Agung Kesanga sebagai rangkaian utama di Pura Aditya Jaya, Rawamangun, Jakarta Timur. Pura ini menjadi pusat kegiatan keagamaan umat Hindu tingkat Provinsi DKI Jakarta menjelang Catur Brata Penyepian.
Upacara sakral ini melambangkan pembersihan bhuana alit (mikrokosmos) dan bhuana agung (makrokosmos) dari energi negatif serta bhuta kala. Ribuan umat Hindu memadati area pura dengan sesajen dan banten khas, mempersiapkan diri memasuki Hari Suci Nyepi besok.
Hadir Asisten Walikota Jakarta Timur (Asminra) mewakili Walikota Jakarta Timur, Wakil Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Jakarta Timur Frans Dwikoco (alumni PPNK Lemhannas RI Angkatan ke-224) beserta anggota FKUB.
Kehadiran juga diisi pimpinan Majelis Agama Kota Jakarta Timur, Camat Pulogadung, Lurah Rawamangun (setempat), Kasuban Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Jakarta Timur, serta perwakilan Biro Dikmental DKI Jakarta. Kehadiran lintas sektoral ini menegaskan harmoni beragama di ibu kota.
Tawur Agung Kesanga dilaksanakan sehari sebelum Nyepi Tahun Saka 1948 (19/3/2026) dengan empat brata penyepian: Amati Geni (larangan menyalakan api), Amati Karya (larangan bekerja), Amati Lelanguan (larangan bersenang-senang), dan Amati Wayang (larangan bepergian).
Ritual malam ini dilanjutkan Ngerupuk untuk mengusir arwah jahat, diikuti Pecaruan Arak-arakan oton mengelilingi pura. Pura Aditya Jaya sebagai salah satu pura tertua di Jakarta Timur kembali menjadi saksi bisu tradisi suci ini.
Secara historis, Pura Aditya Jaya Rawamangun selalu menjadi pusat upacara Tawur Agung bagi umat Hindu wilayah DKI Jakarta dan Jabodetabek. Pada tahun-tahun sebelumnya, ribuan jemaah hadir dalam prosesi yang penuh makna spiritual ini.
Wakil Ketua FKUB Kota Jakarta Timur Frans Dwikoco menekankan pentingnya menjaga kerukunan umat beragama jelang perayaan lintas agama di Maret 2026. Kehadiran pejabat lintas instansi menjadi simbol toleransi di tengah kemajemukan Jakarta.
Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 bagi seluruh umat Hindu di Indonesia. Semoga Catur Brata Penyepian membawa kesucian batin, kedamaian alam semesta, dan kemakmuran bagi bangsa serta negara.
/H4N4EL





















































Discussion about this post