Gambar: Tokoh muda nasional Arief Martha Rahadyan menyampaikan apresiasi dan harapan agar Kemenko Polhukam terus menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas nasional serta memperkuat koordinasi lintas sektor demi keutuhan bangsa.
Jakarta (Utusan Rakyat) – Tokoh muda nasional, Arief Martha Rahadyan, menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Hari Ulang Tahun ke-48 Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (Kemenko Polhukam) yang jatuh pada 29 Maret 2026.
Arief Martha Rahadyan mengatakan bahwa Kemenko Polhukam memiliki peran strategis sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas nasional serta memastikan harmonisasi kebijakan di bidang politik, hukum, dan keamanan. Selamat ulang tahun ke-48 kepada Kemenko Polhukam Republik Indonesia. Semoga terus menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas nasional serta memperkuat koordinasi lintas sektor demi keutuhan bangsa,” ujar Arief, Minggu (29/03/2026).
Kemenko Polhukam telah menunjukkan konsistensi dalam mengawal berbagai kebijakan strategis negara, terutama dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks dan penuh tantangan. Stabilitas yang terjaga dengan baik merupakan fondasi utama bagi pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, serta terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara luas.
Keamanan dan stabilitas bukan hanya tanggung jawab negara, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen bangsa. Kemenko Polhukam harus terus memperkuat perannya sebagai orkestrator kebijakan yang mampu menyatukan berbagai kepentingan demi tujuan nasional,” tambahnya.
Momentum peringatan ini, harus dimaknai sebagai ajang refleksi dan evaluasi untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, khususnya dalam aspek penegakan hukum yang adil, transparan, dan berintegritas.
Arief mengapresiasi berbagai capaian Kemenko Polhukam dalam menjaga kondusivitas nasional, serta berharap ke depan lembaga tersebut semakin responsif dan inovatif dalam merumuskan kebijakan yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
/Ali




















































Discussion about this post