Gambar: Nyimas Choiriyah Halim (Cek Ria) tampak anggun di tengah jajaran pengurus AWKI dan alumni Lemhannas RI, mengenakan busana tradisional kebaya berwarna kuning keemasan yang mencerminkan semangat Kartini. Di latar belakang, terlihat baliho bertajuk “Halal Bihalal Kebangsaan” dengan lambang Garuda Pancasila, menegaskan komitmen seluruh pihak dalam foto tersebut terhadap persatuan dan kemajuan Indonesia Maju.
Jakarta (Utusan Rakyat) – Sosok Kartini masa kini harus hadir dalam bentuk karya nyata yang menjadi teladan bagi kaum wanita Indonesia di mana pun berada. Pernyataan ini semakin relevan di era modern, di mana perempuan diharapkan tidak hanya berbicara, tetapi juga bertindak secara konkret untuk kemajuan bangsa.
Nyimas Choiriyah Halim, yang akrab disapa Cek Ria, muncul sebagai salah satu representasi nyata dari semangat tersebut. Wanita tangguh asal kota empek-empek Palembang ini telah menorehkan kiprah gemilang di berbagai bidang, menjadikannya panutan bagi perempuan Indonesia.
Sebagai Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) media Utusan Rakyat Provinsi Sumatera Selatan, Cek Ria aktif menggerakkan roda informasi yang kredibel dan bermanfaat bagi masyarakat. Perannya di media ini tidak hanya sebatas pelaporan, tetapi juga membangun narasi positif tentang pembangunan daerah.
Selain di ranah jurnalisme, Cek Ria juga dikenal sebagai pejuang perempuan melalui keterlibatannya bersama alumni Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (Lemhannas RI). Ia mengajak kaum hawa untuk bergerak maju dalam Aliansi Wirausaha Kebangsaan Indonesia (AWKI), di mana ia menjabat sebagai Ketua Bidang Peranan Perempuan.
Di posisi strategis tersebut, Cek Ria mendorong konsep kolaborasi dan bisnis matching antarperempuan. Pendekatan ini dirancang untuk memberdayakan perempuan agar mampu berusaha secara mandiri, sekaligus berkontribusi pada perekonomian nasional yang inklusif.
Kiprah politik Cek Ria pun tak kalah mencolok. Sebelumnya, ia aktif sebagai tokoh relawan dengan menjabat Ketua Badan Relawan Prabowo (BRP) Provinsi Sumatera Selatan. Upaya kerasnya dalam kampanye pemenangan Prabowo sebagai calon Presiden membuahkan hasil, yakni kemenangan Prabowo untuk periode 2024-2029.
Kontribusi Cek Ria dalam BRP mencerminkan dedikasinya terhadap demokrasi dan kepemimpinan nasional. Ia berhasil memobilisasi relawan perempuan di Sumatera Selatan, menjadikan isu pemberdayaan gender sebagai bagian integral dari agenda politik.
Puncak kiprah terkini Cek Ria terlihat dalam acara Halal Bihalal yang digelar pada Hari Sabtu, 25 April 2026, di Jakarta. Acara silaturahmi pasca-Idulfitri ini menjadi wadah strategis untuk mempererat tali persaudaraan.
Halal Bihalal tersebut bertujuan menyambungkan kolaborasi antara alumni Lemhannas RI dengan AWKI. Melalui pertemuan ini, terbentuk sinergi baru yang difokuskan pada pembangunan bangsa secara berkelanjutan.
Cek Ria, sebagai motor penggerak, menekankan bahwa kolaborasi ini akan menghasilkan program-program nyata, seperti pelatihan wirausaha bagi perempuan dan jaringan bisnis nasional. “Perempuan harus menjadi agen perubahan melalui aksi, bukan sekadar kata-kata,” ujarnya dalam kesempatan tersebut.
Acara ini juga menjadi momentum refleksi nasional, di mana semangat Kartini dirayakan melalui karya konkret. Cek Ria mewakili generasi perempuan Palembang yang bangkit, membawa nilai-nilai lokal ke panggung nasional.
Kiprah Nyimas Choiriyah Halim mengingatkan kita bahwa perjuangan emansipasi perempuan terus berlanjut. Di tengah tantangan zaman, sosok seperti Cek Ria menjadi inspirasi bagi kaum wanita Indonesia untuk terus berkarya dan berkolaborasi demi Indonesia Maju.
Utusan Rakyat bangga memiliki Cek Ria sebagai Kaperwil Sumatera Selatan, dan siap mendukung segala inisiatifnya untuk pemberdayaan perempuan.
/Red-UR





















































Discussion about this post