Gambar: Suasana Prosesi Pemotongan Pita Peresmian Ruko Usaha Baru di Pekanbaru yang berlangsung pada Sabtu (1/8/2026) pagi. Dipimpin oleh tokoh agama Pdt. Limdes Sinaga bersama keluarga besar St. Viktor James Napitupulu, Ny. M. Br. Sibarani, keluarga, serta perwakilan masyarakat dan anak-anak dari Panti Asuhan Anugrah dan Panti Asuhan Maranatha. Peresmian gedung ruko ini menandai dimulainya operasional unit usaha salon kecantikan, kedai kopi, serta Kantor Advokat & LBH untuk pelayanan masyarakat Pekanbaru.
PEKANBARU (Utusan Rakyat) – Suasana hangat, penuh khidmat, dan diliputi rasa sukacita mewarnai peresmian gedung rumah toko (ruko) baru yang diperuntukkan bagi sejumlah bidang usaha di Kota Pekanbaru, Sabtu (1/8/2026) pagi. Acara doa dan syukur yang dimulai tepat pukul 10.30 WIB tersebut menghadirkan nuansa keberkahan tersendiri melalui kehadiran anak-anak dari dua lembaga sosial, yakni Panti Asuhan Anugrah dan Panti Asuhan Maranatha.
Ruko megah yang baru diresmikan ini dirancang untuk menampung berbagai aktivitas usaha dan layanan publik secara terpadu. Adapun jenis usaha serta layanan yang mulai beroperasi di antaranya adalah usaha salon kecantikan, kedai kopi sebagai wadah silaturahmi, serta kantor Advokat dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang siap memberikan pendampingan hukum bagi masyarakat.
Prosesi peresmian diawali secara simbolis melalui pemotongan pita di pintu utama gedung. Momen krusial ini dipimpin langsung oleh tokoh agama Kristen setempat, Pdt. Limdes Sinaga, dengan didampingi oleh keluarga besar St. Viktor James Napitupulu bersama istri tercinta, Ny. M. Br. Sibarani, ketiga putri, dan satu orang menantu.
Kemeriahan dan kehangatan acara semakin terasa saat para pemuka masyarakat, tokoh-tokoh penting, serta perwakilan anak-anak dari kedua panti asuhan turut diundang maju bersama-sama memegang pita peresmian. Pemotongan pita tersebut menjadi penanda resmi dimulainya operasional seluruh unit usaha dan kantor hukum di ruko tersebut.
Usai prosesi pemotongan pita, seluruh rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan ibadah doa syukur yang berlangsung penuh kekhusyukan di lokasi acara. Doa syafaat yang dipimpin oleh Pdt. Limdes Sinaga tersebut memanjatkan permohonan agar usaha yang didirikan senantiasa membawa keberkahan, kemajuan, serta menjadi sarana berkarya yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
Acara syukuran ini turut dihadiri oleh sejumlah advokat dan pengacara ternama, tokoh penting dari berbagai organisasi dan persatuan masyarakat, hingga jajaran pengurus serta anggota serikat tolong-menolong warga setempat (STM Satahi) yang hadir memberikan dukungan moral secara penuh.
Suasana haru dan penuh kebahagiaan semakin terpancar ketika anak-anak dari Panti Asuhan Anugrah dan Panti Asuhan Maranatha maju membawakan persembahan lagu pujian dalam bentuk vokal grup. Melodi indah dan nada penuh kepolosan yang dilantunkan anak-anak panti mampu menyentuh hati seluruh tamu undangan yang hadir.
Dalam kesempatan tersebut, tuan rumah St. Viktor James Napitupulu menyampaikan pernyataan khusus dan ungkapan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan peresmian ini dengan lancar. Beliau menegaskan bahwa melandasi pembukaan usaha dengan doa dan kepedulian sosial merupakan prinsip utama keluarga.
“Kami sangat bersyukur kepada Tuhan atas penyertaan-Nya sehingga ruko dan unit usaha ini dapat diresmikan hari ini. Kehadiran anak-anak kami dari Panti Asuhan Anugrah dan Panti Asuhan Maranatha, para tokoh masyarakat setempat, serta rekan-rekan advokat adalah kehormatan besar bagi kami. Harapan kami ke depan, tempat ini tidak hanya sukses secara bisnis, tetapi juga menjadi saluran berkat, tempat pelayanan hukum yang adil, serta membawa kebaikan bagi masyarakat luas,” ungkap St. Viktor James Napitupulu.
Seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib, aman, dan lancar hingga akhir kegiatan. Kebahagiaan dan kehangatan persaudaraan terpancar nyata dari senyuman para tamu undangan serta gurat keceriaan anak-anak panti asuhan saat berlangsungnya sesi foto bersama sebagai penutup acara peresmian.
/Zakius Duha




















































Discussion about this post