Gambar: Momen kebersamaan peserta kegiatan Pembinaan dan Edukasi Pelestarian Ekosistem Pesisir se-Kota Dumai saat berfoto di kawasan Bandar Bakau. Kegiatan ini memberikan edukasi dan mendorong aksi nyata seperti penanaman mangrove.
Dumai (Utusan Rakyat) – Kementerian Lingkungan Hidup bekerja sama dengan Pecinta Alam Bahari (PAB) menyelenggarakan kegiatan Pembinaan dan Edukasi Pelestarian Ekosistem Pesisir bagi tenaga pendidik dan pelajar se-Kota Dumai. Acara yang berlangsung selama dua hari, yakni pada 7–8 Oktober 2026, ini dipusatkan di Kuala Sungai Dumai (Bandar Bakau).
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman tenaga pendidik sehingga dapat menyampaikan materi pembelajaran mengenai ekosistem pesisir secara optimal di kelas. Acara dibuka secara resmi oleh perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Dumai, Antony Ashaparie, S.T.
Rangkaian pembekalan materi diisi oleh para ahli dan praktisi lingkungan, dengan rincian sebagai berikut:
Rabu, 7 Oktober 2026 (Peserta: Tenaga Pendidik SMP Sederajat)
- Penguatan Konsep Dasar dan Kebijakan Pengelolaan Lingkungan Hidup oleh Suharyanto, S.T., M.Di. (Pusdal LH Sumatra).
- Program dan Kegiatan Pengelolaan Lingkungan Hidup serta Ekosistem Pesisir di Kota Dumai oleh Wahyu Ratna, S.K.M., M.Kes. (DLH Provinsi Riau).
- Ekologi dan Konservasi Ekosistem Pesisir oleh Darwis Moh. Shaleh (Aktivis Lingkungan).
Kamis, 8 Oktober 2026 (Peserta: Pelajar SMA Sederajat)
- Program dan Kegiatan Lingkungan Hidup dan Ekosistem Pesisir oleh Vera Chynthiana, S.T., M.Ling. (DLH Provinsi Riau).
- Generasi Muda Peduli Lingkungan oleh Yuki Alandra, S.Kep., M.I.L. (Pusdal LH Sumatra).
- Ekologi dan Konservasi Ekosistem Pesisir oleh Darwis Moh. Shaleh (Aktivis Lingkungan).
Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan aksi penanaman mangrove secara simbolis oleh para peserta sebagai bentuk komitmen nyata terhadap kelestarian lingkungan pesisir.
/Paisal Jrb



















































Discussion about this post