• Tentang Kami
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Kontak
Sabtu, 10 Oktober 2026
  • Login
Utusan Rakyat
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • All
    • Bisnis
    • Dunia
    • IPTEK
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Politik-Hukum
    • Sosial Budaya
    Membangun Ekonomi Pertanian Regeneratif: Ketika Petani Tidak Lagi Dibiarkan Menanggung Risiko Sendiri

    Membangun Ekonomi Pertanian Regeneratif: Ketika Petani Tidak Lagi Dibiarkan Menanggung Risiko Sendiri

    DPC Hanura Dumai Bangkit: Perkuat Struktur dan Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

    DPC Hanura Dumai Bangkit: Perkuat Struktur dan Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

    IPTD (IKATAN PEMUDA TERATAI DUMAI) GELAR AKSI DEMO DI PINTU GATE II PT. PELINDO 1 CABANG DUMAI

    IPTD (IKATAN PEMUDA TERATAI DUMAI) GELAR AKSI DEMO DI PINTU GATE II PT. PELINDO 1 CABANG DUMAI

    Dugaan Pengusiran dan Tindakan Intimidasi Oknum Satpol PP Terhadap Wartawan di Kantor Disdukcapil Pekanbaru

    Dugaan Pengusiran dan Tindakan Intimidasi Oknum Satpol PP Terhadap Wartawan di Kantor Disdukcapil Pekanbaru

    Pembinaan dan Edukasi Pelestarian Ekosistem Pesisir Bagi Tenaga Pendidik dan Pelajar Dikota Dumai

    Pembinaan dan Edukasi Pelestarian Ekosistem Pesisir Bagi Tenaga Pendidik dan Pelajar Dikota Dumai

    Bertemu Gubri, PWI Riau Sampaikan Program Kerja 2027 Hadapi HPN dan Porwanas

    Bertemu Gubri, PWI Riau Sampaikan Program Kerja 2027 Hadapi HPN dan Porwanas

  • Berita Foto
    Malaysia deportasi 80 pekerja migran bermasalah

    Malaysia deportasi 80 pekerja migran bermasalah

    Pengukuhan dan Peresmian Website Resmi Badan Relawan Prabowo Riau

    Pengukuhan dan Peresmian Website Resmi Badan Relawan Prabowo Riau

    TNI AL gagalkan penyelundupan calon pekerja migran ilegal

    TNI AL gagalkan penyelundupan calon pekerja migran ilegal

    Kampung Bebas Narkoba di Dumai

    Kampung Bebas Narkoba di Dumai

    Bantuan untuk WNI hamil dan balita stunting yang pulang dari Malaysia

    Bantuan untuk WNI hamil dan balita stunting yang pulang dari Malaysia

    26 WNI dari Malaysia diamankan Polair Dumai

    26 WNI dari Malaysia diamankan Polair Dumai

  • Tekno
    • All
    • App
    • Mobile
    Unit Samsung Galaxy S25 FE berwarna Navy dalam sudut tampak depan dan belakang. Pada tampak depan terlihat layar Dynamic AMOLED 2X dengan bezel tipis, sementara tampak belakang menonjolkan tiga kamera (50 MP utama, 12 MP ultrawide, 8 MP telefoto) yang disusun vertikal dengan modul cincin logam, dilengkapi rangka aluminum yang kokoh serta lapisan Gorilla Glass Victus+ untuk ketahanan optimal.

    Samsung Galaxy S25 FE Resmi Meluncur di Indonesia dengan Harga Rp9,9 Jutaan dan Dukungan AI Mumpuni

    Ilustrasi menampilkan layar monitor dengan tampilan antarmuka baru Windows 11.

    Windows 11 Hadirkan 6 Fitur Baru Revolusioner dari Build Insider Juli 2025

    Apple

    Peluncuran Smartphone Baru Meningkatkan Suhu Persaingan AS dan China

    tap

    Kartu Nama Digital TapTap akan Hadir di Kuartal Keempat 2023

    Ilustrasi penumpang berjalan menuju ke sebuah pesawat foto by net

    Google Flights kini bisa bantu traveler dapat tiket pesawat termurah

    Menkominfo Budi Arie Setiadi dalam Forum China Mobile SEA Cooperation Conference

    Kembangkan 5G, Menkominfo Buka Peluang Kerja Sama Investasi 

    Trending Tags

    • Playstation 4 Pro
  • Hiburan
    • All
    • Film
    • Gaming
    • Musik
    • Review
    • Sport
    Ribuan Peserta Antusias Ikuti PERSADABUMI Run 5K 2026 di Dumai

    Ribuan Peserta Antusias Ikuti PERSADABUMI Run 5K 2026 di Dumai

    Semarak Turnamen Futsal RTMM-SPSI Sumsel: 22 Tim Perebutkan Piala Bergengsi

    Semarak Turnamen Futsal RTMM-SPSI Sumsel: 22 Tim Perebutkan Piala Bergengsi

    Meriah dan Sportif, Laga Persahabatan Tenis Meja PWI Riau

    Meriah dan Sportif, Laga Persahabatan Tenis Meja PWI Riau

    PELTI Dumai Lepas Atlet Tenis Dumai menuju Kejurnas TDP PELTI Riau

    PELTI Dumai Lepas Atlet Tenis Dumai menuju Kejurnas TDP PELTI Riau

    Siap Majukan Olahraga, Abdul Khadir Jailani Rangkul Seluruh Cabor

    Siap Majukan Olahraga, Abdul Khadir Jailani Rangkul Seluruh Cabor

    “LPPD STREET FIGHT X DUMAI FIGHT DAY VOL-I” MERIAHKAN DUMAI EXPO 2026

    “LPPD STREET FIGHT X DUMAI FIGHT DAY VOL-I” MERIAHKAN DUMAI EXPO 2026

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion & Kecantikan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Travel
    MoU Layanan Kesehatan Yayasan Prajnamitra Maitreya dengan Naray Hospital Dumai

    MoU Layanan Kesehatan Yayasan Prajnamitra Maitreya dengan Naray Hospital Dumai

    Cegah Stunting Menuju Indonesia Emas 2045, Ahli Gizi SPPG 04 Cileungsi Gelar Edukasi Gizi di Posyandu

    Cegah Stunting Menuju Indonesia Emas 2045, Ahli Gizi SPPG 04 Cileungsi Gelar Edukasi Gizi di Posyandu

    UPDATE: Pelayanan Disdukcapil dan Akses UHC bagi Warga Badak Ujung yang Dirawat di RSUD Arifin Achmad

    UPDATE: Pelayanan Disdukcapil dan Akses UHC bagi Warga Badak Ujung yang Dirawat di RSUD Arifin Achmad

    Tak Memiliki Data Kependudukan, Warga Badak Ujung Sempat Takut Berobat ke Rumah Sakit

    Tak Memiliki Data Kependudukan, Warga Badak Ujung Sempat Takut Berobat ke Rumah Sakit

    Diksy Paputungan Tim Muda Caraka,  Sukses Raih Juara II Piala Bupati Bolmong Sulawesi Drag Series

    Diksy Paputungan Tim Muda Caraka,  Sukses Raih Juara II Piala Bupati Bolmong Sulawesi Drag Series

    Media Gathering Tahun 2026 BPJS Kesehatan Dumai, Awak Media Antusias Ikuti

    Media Gathering Tahun 2026 BPJS Kesehatan Dumai, Awak Media Antusias Ikuti

    Trending Tags

    • eSports
    • Fashion Week
  • INFOGRAFIK
  • ANALISIS
  • OPINI
  • Galeri
  • Home
  • News
    • All
    • Bisnis
    • Dunia
    • IPTEK
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Politik-Hukum
    • Sosial Budaya
    Membangun Ekonomi Pertanian Regeneratif: Ketika Petani Tidak Lagi Dibiarkan Menanggung Risiko Sendiri

    Membangun Ekonomi Pertanian Regeneratif: Ketika Petani Tidak Lagi Dibiarkan Menanggung Risiko Sendiri

    DPC Hanura Dumai Bangkit: Perkuat Struktur dan Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

    DPC Hanura Dumai Bangkit: Perkuat Struktur dan Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

    IPTD (IKATAN PEMUDA TERATAI DUMAI) GELAR AKSI DEMO DI PINTU GATE II PT. PELINDO 1 CABANG DUMAI

    IPTD (IKATAN PEMUDA TERATAI DUMAI) GELAR AKSI DEMO DI PINTU GATE II PT. PELINDO 1 CABANG DUMAI

    Dugaan Pengusiran dan Tindakan Intimidasi Oknum Satpol PP Terhadap Wartawan di Kantor Disdukcapil Pekanbaru

    Dugaan Pengusiran dan Tindakan Intimidasi Oknum Satpol PP Terhadap Wartawan di Kantor Disdukcapil Pekanbaru

    Pembinaan dan Edukasi Pelestarian Ekosistem Pesisir Bagi Tenaga Pendidik dan Pelajar Dikota Dumai

    Pembinaan dan Edukasi Pelestarian Ekosistem Pesisir Bagi Tenaga Pendidik dan Pelajar Dikota Dumai

    Bertemu Gubri, PWI Riau Sampaikan Program Kerja 2027 Hadapi HPN dan Porwanas

    Bertemu Gubri, PWI Riau Sampaikan Program Kerja 2027 Hadapi HPN dan Porwanas

  • Berita Foto
    Malaysia deportasi 80 pekerja migran bermasalah

    Malaysia deportasi 80 pekerja migran bermasalah

    Pengukuhan dan Peresmian Website Resmi Badan Relawan Prabowo Riau

    Pengukuhan dan Peresmian Website Resmi Badan Relawan Prabowo Riau

    TNI AL gagalkan penyelundupan calon pekerja migran ilegal

    TNI AL gagalkan penyelundupan calon pekerja migran ilegal

    Kampung Bebas Narkoba di Dumai

    Kampung Bebas Narkoba di Dumai

    Bantuan untuk WNI hamil dan balita stunting yang pulang dari Malaysia

    Bantuan untuk WNI hamil dan balita stunting yang pulang dari Malaysia

    26 WNI dari Malaysia diamankan Polair Dumai

    26 WNI dari Malaysia diamankan Polair Dumai

  • Tekno
    • All
    • App
    • Mobile
    Unit Samsung Galaxy S25 FE berwarna Navy dalam sudut tampak depan dan belakang. Pada tampak depan terlihat layar Dynamic AMOLED 2X dengan bezel tipis, sementara tampak belakang menonjolkan tiga kamera (50 MP utama, 12 MP ultrawide, 8 MP telefoto) yang disusun vertikal dengan modul cincin logam, dilengkapi rangka aluminum yang kokoh serta lapisan Gorilla Glass Victus+ untuk ketahanan optimal.

    Samsung Galaxy S25 FE Resmi Meluncur di Indonesia dengan Harga Rp9,9 Jutaan dan Dukungan AI Mumpuni

    Ilustrasi menampilkan layar monitor dengan tampilan antarmuka baru Windows 11.

    Windows 11 Hadirkan 6 Fitur Baru Revolusioner dari Build Insider Juli 2025

    Apple

    Peluncuran Smartphone Baru Meningkatkan Suhu Persaingan AS dan China

    tap

    Kartu Nama Digital TapTap akan Hadir di Kuartal Keempat 2023

    Ilustrasi penumpang berjalan menuju ke sebuah pesawat foto by net

    Google Flights kini bisa bantu traveler dapat tiket pesawat termurah

    Menkominfo Budi Arie Setiadi dalam Forum China Mobile SEA Cooperation Conference

    Kembangkan 5G, Menkominfo Buka Peluang Kerja Sama Investasi 

    Trending Tags

    • Playstation 4 Pro
  • Hiburan
    • All
    • Film
    • Gaming
    • Musik
    • Review
    • Sport
    Ribuan Peserta Antusias Ikuti PERSADABUMI Run 5K 2026 di Dumai

    Ribuan Peserta Antusias Ikuti PERSADABUMI Run 5K 2026 di Dumai

    Semarak Turnamen Futsal RTMM-SPSI Sumsel: 22 Tim Perebutkan Piala Bergengsi

    Semarak Turnamen Futsal RTMM-SPSI Sumsel: 22 Tim Perebutkan Piala Bergengsi

    Meriah dan Sportif, Laga Persahabatan Tenis Meja PWI Riau

    Meriah dan Sportif, Laga Persahabatan Tenis Meja PWI Riau

    PELTI Dumai Lepas Atlet Tenis Dumai menuju Kejurnas TDP PELTI Riau

    PELTI Dumai Lepas Atlet Tenis Dumai menuju Kejurnas TDP PELTI Riau

    Siap Majukan Olahraga, Abdul Khadir Jailani Rangkul Seluruh Cabor

    Siap Majukan Olahraga, Abdul Khadir Jailani Rangkul Seluruh Cabor

    “LPPD STREET FIGHT X DUMAI FIGHT DAY VOL-I” MERIAHKAN DUMAI EXPO 2026

    “LPPD STREET FIGHT X DUMAI FIGHT DAY VOL-I” MERIAHKAN DUMAI EXPO 2026

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion & Kecantikan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Travel
    MoU Layanan Kesehatan Yayasan Prajnamitra Maitreya dengan Naray Hospital Dumai

    MoU Layanan Kesehatan Yayasan Prajnamitra Maitreya dengan Naray Hospital Dumai

    Cegah Stunting Menuju Indonesia Emas 2045, Ahli Gizi SPPG 04 Cileungsi Gelar Edukasi Gizi di Posyandu

    Cegah Stunting Menuju Indonesia Emas 2045, Ahli Gizi SPPG 04 Cileungsi Gelar Edukasi Gizi di Posyandu

    UPDATE: Pelayanan Disdukcapil dan Akses UHC bagi Warga Badak Ujung yang Dirawat di RSUD Arifin Achmad

    UPDATE: Pelayanan Disdukcapil dan Akses UHC bagi Warga Badak Ujung yang Dirawat di RSUD Arifin Achmad

    Tak Memiliki Data Kependudukan, Warga Badak Ujung Sempat Takut Berobat ke Rumah Sakit

    Tak Memiliki Data Kependudukan, Warga Badak Ujung Sempat Takut Berobat ke Rumah Sakit

    Diksy Paputungan Tim Muda Caraka,  Sukses Raih Juara II Piala Bupati Bolmong Sulawesi Drag Series

    Diksy Paputungan Tim Muda Caraka,  Sukses Raih Juara II Piala Bupati Bolmong Sulawesi Drag Series

    Media Gathering Tahun 2026 BPJS Kesehatan Dumai, Awak Media Antusias Ikuti

    Media Gathering Tahun 2026 BPJS Kesehatan Dumai, Awak Media Antusias Ikuti

    Trending Tags

    • eSports
    • Fashion Week
  • INFOGRAFIK
  • ANALISIS
  • OPINI
  • Galeri
No Result
View All Result
Utusan Rakyat
No Result
View All Result
Home ANALISIS

Membangun Ekonomi Pertanian Regeneratif: Ketika Petani Tidak Lagi Dibiarkan Menanggung Risiko Sendiri

Redaksi by Redaksi
10 Oktober 2026
in ANALISIS, News
0
Membangun Ekonomi Pertanian Regeneratif: Ketika Petani Tidak Lagi Dibiarkan Menanggung Risiko Sendiri
0
SHARES
12
VIEWS
Bagi ke FacebookBagi ke TwitterBagi ke Whatsapp

Gambar: Infografis ini menerangkan bahwa pertanian regeneratif tidak akan berkembang pesat jika seluruh biaya dan risiko transisi tetap dibebankan kepada petani. Keberhasilan transisi ini membutuhkan perubahan sistemik melalui sinergi antara petani, pembeli (offtaker), investor/bank, dan pemerintah, yang ditopang oleh kontrak jangka panjang serta keterukuran data.

ANALISIS | Patrik Tatang
Sumber: World Economic Forum

“Masalah pertanian regeneratif bukan semata kekurangan pembiayaan. Masalahnya adalah pasar belum dirancang untuk memberi penghargaan kepada petani yang melakukan regenerasi.”

Pertanian regeneratif menjanjikan tanah yang lebih sehat, produksi lebih tangguh dan pendapatan petani yang lebih baik. Tetapi perubahan itu tidak akan berlangsung luas jika seluruh biaya dan risikonya tetap dibebankan kepada petani. Yang harus berubah bukan hanya cara bertani, melainkan cara pasar membayar, bank membiayai, perusahaan membeli, dan pemerintah mengelola risiko.

Di banyak lahan pertanian, persoalannya sebenarnya sederhana untuk dilihat, tetapi sulit diselesaikan. Tanah membutuhkan semakin banyak input untuk menghasilkan produksi yang sama. Cuaca semakin sulit diprediksi. Harga pupuk dan pestisida naik-turun. Petani berada di tengah semua risiko itu, sementara ruang untuk melakukan kesalahan semakin sempit.

BeritaLain

Smartphone memindai QR code Digital Product Passport pada produk elektronik

Revolusi Tersembunyi: Digital Product Passport Mengubah Lanskap Perdagangan Global

9 Juli 2025
47
PWI Riau Gelar Diskusi Pers dan Penyerahan Anugerah LKTJ Ali Kelana

PWI Riau Gelar Diskusi Pers dan Penyerahan Anugerah LKTJ Ali Kelana

14 September 2026
12

Selama bertahun-tahun, jawabannya lebih sering diarahkan kepada petani.

Gunakan pupuk lebih baik. Perbaiki tanah. Kurangi pestisida. Diversifikasikan tanaman. Lindungi air. Gunakan sistem produksi yang lebih berkelanjutan.

Tetapi ada satu pertanyaan ekonomi yang sering terlupakan:

Siapa yang membayar perubahan itu?

Inilah persoalan yang diangkat Santiago Gowland, CEO Rainforest Alliance, dalam tulisan yang diterbitkan World Economic Forum pada 23 September 2026.

Menurutnya, hambatan pertanian regeneratif bukan sekadar kekurangan pembiayaan. Persoalan yang lebih mendasar adalah pasar pertanian belum dirancang untuk memberi penghargaan kepada petani yang memperbaiki tanah dan ekosistemnya.

Gagasan tersebut menggeser diskusi pertanian regeneratif dari urusan teknik budidaya menjadi persoalan ekonomi.

PETANI MENANGGUNG RISIKO, BANYAK PIHAK MENIKMATI MANFAAT

Pertanian regeneratif pada dasarnya berupaya membangun kembali fungsi ekosistem pertanian yang mengalami degradasi.

Caranya dapat berbeda sesuai lokasi. Rotasi tanaman, tanaman penutup tanah, pemanfaatan bahan organik, pengurangan ketergantungan terhadap input eksternal, konservasi air, diversifikasi tanaman, sampai pengelolaan biologis hama dapat menjadi bagiannya.

Tetapi manfaat yang muncul tidak berhenti di batas kebun.

Tanah yang lebih sehat dapat menahan air lebih baik. Ketergantungan terhadap input eksternal dapat berkurang. Produksi berpotensi menjadi lebih tahan terhadap guncangan iklim.

Perusahaan memperoleh pasokan yang lebih stabil.

Bank memperoleh nasabah pertanian dengan risiko yang lebih terukur.

Pemerintah memperoleh manfaat melalui ketahanan pangan, pendapatan ekspor, pekerjaan perdesaan, perlindungan daerah aliran sungai dan berkurangnya tekanan terhadap lingkungan.

Konsumen memperoleh sistem pangan yang lebih tahan terhadap gangguan.

Masalahnya, biaya peralihan sering muncul jauh sebelum manfaat tersebut dapat dinikmati.

Petani harus mengubah praktik produksi, membeli atau membuat input baru, mengikuti pelatihan, menanggung ketidakpastian produksi dan menunggu tanah merespons perubahan.

Karena itu, meminta petani menanggung transisi tersebut sendirian bukanlah desain ekonomi yang masuk akal.

ANGKA 14 PERSEN DAN 45 PERSEN

Ada data yang membuat gagasan tersebut semakin menarik.

Sebuah meta-analisis Joint Research Centre Komisi Eropa yang diterbitkan pada 2026 menelaah transisi agroekologi di negara-negara Global South.

Hasilnya menunjukkan bahwa sistem pertanian yang mengadopsi setidaknya dua praktik agroekologi menghasilkan, secara rata-rata:

  • kenaikan hasil panen 14,3 persen
  • peningkatan pendapatan kotor 44,5 persen
  • penurunan biaya produksi 36,5 persen

dibandingkan sistem pembanding yang lebih sederhana.

Angka tersebut menjanjikan.

Tetapi ia tidak boleh dibaca sebagai rumus universal.

Meta-analisis itu menggunakan sekitar 350 studi primer, tetapi analisis akhirnya hanya mencakup 76 observasi untuk hasil produksi, 42 untuk pendapatan dan 19 untuk biaya produksi.

Penelitinya sendiri memperingatkan bahwa hasil sangat tergantung pada kondisi tanah, temperatur, air, skala penelitian dan karakter lokal.

Bahkan temuan penurunan biaya produksi sebesar 36,5 persen harus dibaca dengan hati-hati karena didasarkan pada jumlah observasi yang relatif sedikit.

Dengan kata lain:

Pertanian regeneratif memiliki bukti ekonomi yang menjanjikan, tetapi bukan jaminan bahwa setiap petani di setiap tempat otomatis memperoleh kenaikan produksi dan pendapatan yang sama.

Justru di sinilah data lokal menjadi penting.

MASALAHNYA BUKAN HANYA PEMBIAYAAN

Selama ini diskusi mengenai transformasi pertanian sering berhenti pada satu kesimpulan: petani membutuhkan kredit lebih murah.

Itu benar, tetapi belum cukup.

Bank tidak akan mudah memberikan pembiayaan jangka panjang jika pendapatan petani tidak dapat diprediksi.

Petani juga tidak akan berani melakukan investasi besar jika tidak tahu apakah hasil produksinya akan dibeli tiga atau lima tahun kemudian.

Karena itu, kuncinya justru dapat dimulai dari offtaker atau pembeli.

Perusahaan yang membutuhkan pasokan pertanian yang stabil dapat memberikan kontrak pembelian beberapa tahun.

Kontrak tersebut mengubah posisi petani.

Petani memperoleh kepastian pasar.

Bank memperoleh gambaran arus pendapatan.

Perusahaan memperoleh keamanan pasokan.

Jika sebagian biaya transisi ikut ditanggung pembeli, pemerintah atau lembaga pembiayaan, risiko mulai terbagi.

Kontrak pembelian akhirnya bukan sekadar transaksi perdagangan.

Ia dapat berubah menjadi instrumen pembiayaan pertanian.

Komitmen pembelian jangka panjang, dukungan terhadap biaya transisi dan penghargaan atas hasil yang dapat diverifikasi memberi lembaga pembiayaan informasi yang lebih konkret mengenai pendapatan dan distribusi risiko.

PERAN PEMERINTAH JUGA BERUBAH

Dalam model lama, pemerintah sering menjadi penyedia bantuan.

Bibit.

Pupuk.

Pelatihan.

Peralatan.

Dalam ekonomi regeneratif, perannya lebih strategis.

Pemerintah dapat menanggung bagian risiko yang memang menghasilkan manfaat publik.

Misalnya perlindungan daerah aliran sungai, konservasi tanah, biodiversitas, ketahanan pangan dan adaptasi terhadap perubahan iklim.

Nilai tersebut tidak selalu dapat dibayar melalui harga satu kilogram kopi, kakao, padi atau komoditas lainnya.

Karena itu, pembiayaan publik dapat digunakan untuk membayar manfaat yang bersifat publik, sementara perusahaan membayar manfaat komersial dan investor membiayai aktivitas yang memiliki arus kas.

Struktur itu jauh lebih masuk akal dibandingkan meminta petani melakukan seluruh perubahan dengan modalnya sendiri.

DATA MENJADI INFRASTRUKTUR BARU PERTANIAN

Tetapi ada satu syarat yang tidak dapat dihindari:

Semuanya harus dapat diukur.

Investor tidak dapat membiayai slogan.

Pemerintah tidak seharusnya membayar klaim yang tidak dapat diverifikasi.

Perusahaan juga tidak dapat terus-menerus menggunakan label “regeneratif” tanpa menunjukkan hasil.

Karena itu, sistem pertanian regeneratif membutuhkan baseline.

Bagaimana kondisi tanah sebelum intervensi?

Berapa biaya pupuk dan pestisida?

Berapa hasil produksi per hektare?

Berapa pendapatan bersih petani?

Bagaimana penggunaan air?

Bagaimana biodiversitasnya?

Kemudian indikator yang sama diukur lagi setelah satu, dua atau tiga tahun.

Data itulah yang membedakan regenerasi nyata dengan sekadar pemasaran hijau.

Ini menjadi semakin penting karena dunia akademik sendiri belum mempunyai satu definisi universal mengenai regenerative agriculture.

Istilah tersebut masih digunakan dengan beragam pengertian dan berisiko kehilangan makna apabila hanya menjadi daftar praktik atau label pemasaran.

INDONESIA MEMILIKI PELUANG BESAR

Di Indonesia, gagasan ini relevan untuk berbagai komoditas:

Sawit rakyat.
Kopi.
Kakao.
Karet.
Padi.
Hortikultura.

Tetapi pemerintah tidak perlu memulai dengan program raksasa.

Pilihan yang lebih rasional adalah membangun beberapa kawasan percontohan berdasarkan komoditas dan bentang alam.

Petani atau koperasi menjadi basis produksi.

Perusahaan menjadi offtaker.

Bank dan investor menyediakan modal.

Pemerintah menanggung bagian risiko publik dan pembangunan infrastruktur.

Perguruan tinggi atau lembaga independen melakukan pengukuran.

Teknologi digital mencatat perkembangan tanah, produksi, input, pendapatan dan kondisi lingkungan.

Alurnya dapat disederhanakan menjadi:

TANAH → PETANI → DATA → PEMBIAYAAN → PASAR

Jika sistem itu berjalan, pertanian regeneratif tidak lagi menjadi proyek lingkungan.

Ia menjadi model bisnis pertanian.

DARI PERTANIAN HIJAU MENUJU EKONOMI REGENERATIF

Inilah perubahan paling penting dalam gagasan tersebut.

Selama beberapa dekade, keberlanjutan sering dibicarakan sebagai kewajiban moral.

Petani diminta menjaga lingkungan.

Perusahaan diminta membeli produk berkelanjutan.

Konsumen diminta membayar lebih mahal.

Tetapi sistem semacam itu mempunyai keterbatasan.

Pertanian regeneratif hanya akan berkembang dalam skala besar jika menjaga tanah juga masuk akal secara ekonomi.

Petani harus memperoleh keuntungan dari regenerasi.

Perusahaan harus memperoleh pasokan yang lebih aman.

Bank harus melihat risiko yang lebih rendah.

Pemerintah harus memperoleh manfaat publik yang dapat diukur.

Konsumen memperoleh pangan dari sistem produksi yang lebih tangguh.

Bila semua pihak memperoleh manfaat, semua pihak juga seharusnya ikut membayar biaya transformasinya.

Itulah titik ketika gagasan regenerative agriculture mulai berkembang menjadi sesuatu yang lebih besar:

REGENERATIVE ECONOMY.

Ekonomi yang tidak hanya menghitung berapa banyak yang dapat diambil dari tanah, tetapi juga berapa banyak kemampuan tanah untuk menghasilkan kembali yang berhasil dipulihkan.

Dan mungkin di situlah pertanian masa depan akan ditentukan.

Bukan hanya oleh seberapa besar panen yang dapat dihasilkan tahun ini, tetapi oleh apakah lahan yang sama masih mampu memberi kehidupan dua puluh atau lima puluh tahun dari sekarang.

/Red-UR

Tags: AgribisnisDataPertanianEkonomiPertanianEkonomiRegeneratifIndonesiakeberlanjutanKebijakanPertanianKesehatanTanahKetahananIklimKetahananPanganOfftakerPembangunanBerkelanjutanPembiayaanPertanianPertanianBerkelanjutanPertanianRegeneratifPetaniIndonesiaRegenerativeAgricultureRegenerativeEconomyTeknologiPertanianTransformasiPertanian
Previous Post

DPC Hanura Dumai Bangkit: Perkuat Struktur dan Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

Redaksi

Redaksi

Related Posts

DPC Hanura Dumai Bangkit: Perkuat Struktur dan Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
News

DPC Hanura Dumai Bangkit: Perkuat Struktur dan Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

9 Oktober 2026
26
IPTD (IKATAN PEMUDA TERATAI DUMAI) GELAR AKSI DEMO DI PINTU GATE II PT. PELINDO 1 CABANG DUMAI
News

IPTD (IKATAN PEMUDA TERATAI DUMAI) GELAR AKSI DEMO DI PINTU GATE II PT. PELINDO 1 CABANG DUMAI

9 Oktober 2026
57
Dugaan Pengusiran dan Tindakan Intimidasi Oknum Satpol PP Terhadap Wartawan di Kantor Disdukcapil Pekanbaru
News

Dugaan Pengusiran dan Tindakan Intimidasi Oknum Satpol PP Terhadap Wartawan di Kantor Disdukcapil Pekanbaru

9 Oktober 2026
94
Pembinaan dan Edukasi Pelestarian Ekosistem Pesisir Bagi Tenaga Pendidik dan Pelajar Dikota Dumai
Lingkungan

Pembinaan dan Edukasi Pelestarian Ekosistem Pesisir Bagi Tenaga Pendidik dan Pelajar Dikota Dumai

8 Oktober 2026
63
Bertemu Gubri, PWI Riau Sampaikan Program Kerja 2027 Hadapi HPN dan Porwanas
News

Bertemu Gubri, PWI Riau Sampaikan Program Kerja 2027 Hadapi HPN dan Porwanas

5 Oktober 2026
15
Aktivitas Bunker di Perairan Tanpa Kesiapan Oil Boom
Lingkungan

Aktivitas Bunker di Perairan Tanpa Kesiapan Oil Boom

5 Oktober 2026
15

Discussion about this post

Verified Site

Trusted by

See Report

ADVERTISEMENT

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Lumbung Sosial

Lumbung Sosial untuk penanganan bencana

13 September 2023
Konflik Transparansi Keuangan di HKBP Resort Tangkerang: Sintua Viktor Napitupulu Mengalami Dimarginalkan usai Kritik Renovasi Pastori Rp700 Juta

Konflik Transparansi Keuangan di HKBP Resort Tangkerang: Sintua Viktor Napitupulu Mengalami Dimarginalkan usai Kritik Renovasi Pastori Rp700 Juta

9 April 2026
Kolase foto dari acara peresmian Vihara Baruna Maitreya di Desa Titi Akar, Pulau Rupat, pada 13 Juli 2025.

Peresmian Vihara Maitreya Terbesar di Pulau Rupat

16 Juli 2025
Tampak depan kantor Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bolaang Mongondow. Penanganan dugaan kasus penyalahgunaan dana hibah di lembaga ini menuai sorotan dari publik dan pegiat sosial karena dinilai berjalan lambat.

Dugaan Penyalahgunaan Dana Hibah Pramuka Bolmong Rp300 Juta, Inspektorat Didesak Serius

21 September 2025
Optimis Dalam Membaca Berita Utusan Rakyat

Optimis Dalam Membaca Berita Utusan Rakyat

0
Menggali Fakta: Memahami Pentingnya Jurnalisme Tidak Bias

Menggali Fakta: Memahami Pentingnya Jurnalisme Tidak Bias

0
Membangun Masa Depan yang Lebih Terang Bersama Utusan Rakyat

Membangun Masa Depan yang Lebih Terang Bersama Utusan Rakyat

0
Menjaga Profesionalisme dalam Jurnalisme: Etika dan Keberanian

Menjaga Profesionalisme dalam Jurnalisme: Etika dan Keberanian

0
Membangun Ekonomi Pertanian Regeneratif: Ketika Petani Tidak Lagi Dibiarkan Menanggung Risiko Sendiri

Membangun Ekonomi Pertanian Regeneratif: Ketika Petani Tidak Lagi Dibiarkan Menanggung Risiko Sendiri

10 Oktober 2026
DPC Hanura Dumai Bangkit: Perkuat Struktur dan Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

DPC Hanura Dumai Bangkit: Perkuat Struktur dan Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

9 Oktober 2026
IPTD (IKATAN PEMUDA TERATAI DUMAI) GELAR AKSI DEMO DI PINTU GATE II PT. PELINDO 1 CABANG DUMAI

IPTD (IKATAN PEMUDA TERATAI DUMAI) GELAR AKSI DEMO DI PINTU GATE II PT. PELINDO 1 CABANG DUMAI

9 Oktober 2026
Dugaan Pengusiran dan Tindakan Intimidasi Oknum Satpol PP Terhadap Wartawan di Kantor Disdukcapil Pekanbaru

Dugaan Pengusiran dan Tindakan Intimidasi Oknum Satpol PP Terhadap Wartawan di Kantor Disdukcapil Pekanbaru

9 Oktober 2026

Recent News

Membangun Ekonomi Pertanian Regeneratif: Ketika Petani Tidak Lagi Dibiarkan Menanggung Risiko Sendiri

Membangun Ekonomi Pertanian Regeneratif: Ketika Petani Tidak Lagi Dibiarkan Menanggung Risiko Sendiri

10 Oktober 2026
12
DPC Hanura Dumai Bangkit: Perkuat Struktur dan Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

DPC Hanura Dumai Bangkit: Perkuat Struktur dan Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

9 Oktober 2026
26
IPTD (IKATAN PEMUDA TERATAI DUMAI) GELAR AKSI DEMO DI PINTU GATE II PT. PELINDO 1 CABANG DUMAI

IPTD (IKATAN PEMUDA TERATAI DUMAI) GELAR AKSI DEMO DI PINTU GATE II PT. PELINDO 1 CABANG DUMAI

9 Oktober 2026
57
Dugaan Pengusiran dan Tindakan Intimidasi Oknum Satpol PP Terhadap Wartawan di Kantor Disdukcapil Pekanbaru

Dugaan Pengusiran dan Tindakan Intimidasi Oknum Satpol PP Terhadap Wartawan di Kantor Disdukcapil Pekanbaru

9 Oktober 2026
94
Utusan Rakyat

Situs web berita Utusan Rakyat bersifat independen dan tidak berafiliasi dengan partai politik atau organisasi tertentu. Situs web ini berkomitmen untuk memberikan berita yang objektif dan seimbang.

Utusan Rakyat qr-code

Kategori

  • ANALISIS
  • Berita Foto
  • Galeri
  • Hiburan
    • Film
    • Gaming
    • Musik
    • Review
    • Sport
  • INFOGRAFIK
  • Lifestyle
    • Fashion & Kecantikan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Otomotif
    • Travel
  • News
    • Bisnis
    • Dunia
    • IPTEK
    • Lingkungan
    • Pendidikan
    • Politik-Hukum
    • Sosial Budaya
  • OPINI
  • Tekno
    • App
    • Mobile

Berita Terkini

Membangun Ekonomi Pertanian Regeneratif: Ketika Petani Tidak Lagi Dibiarkan Menanggung Risiko Sendiri

Membangun Ekonomi Pertanian Regeneratif: Ketika Petani Tidak Lagi Dibiarkan Menanggung Risiko Sendiri

10 Oktober 2026
12
DPC Hanura Dumai Bangkit: Perkuat Struktur dan Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

DPC Hanura Dumai Bangkit: Perkuat Struktur dan Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

9 Oktober 2026
26
IPTD (IKATAN PEMUDA TERATAI DUMAI) GELAR AKSI DEMO DI PINTU GATE II PT. PELINDO 1 CABANG DUMAI

IPTD (IKATAN PEMUDA TERATAI DUMAI) GELAR AKSI DEMO DI PINTU GATE II PT. PELINDO 1 CABANG DUMAI

9 Oktober 2026
57
Dugaan Pengusiran dan Tindakan Intimidasi Oknum Satpol PP Terhadap Wartawan di Kantor Disdukcapil Pekanbaru

Dugaan Pengusiran dan Tindakan Intimidasi Oknum Satpol PP Terhadap Wartawan di Kantor Disdukcapil Pekanbaru

9 Oktober 2026
94
Pembinaan dan Edukasi Pelestarian Ekosistem Pesisir Bagi Tenaga Pendidik dan Pelajar Dikota Dumai

Pembinaan dan Edukasi Pelestarian Ekosistem Pesisir Bagi Tenaga Pendidik dan Pelajar Dikota Dumai

8 Oktober 2026
63

Copyright © 2023-2025 PT. Mahesa Cakra Persada
(Utusan Rakyat News Network).
All Rights Reserved.

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Galeri
  • Privasi

Verified Website

See Report

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Otomotif
  • News
    • Bisnis
    • Dunia
    • IPTEK
    • Lingkungan
    • Politik-Hukum
    • Pendidikan
    • Sosial Budaya
  • Berita Foto
  • ADVERTORIAL
  • Galeri
  • Hiburan
    • Film
    • Gaming
    • Musik
    • Review
    • Sport
  • Lifestyle
    • Fashion & Kecantikan
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Travel
  • Tekno
    • App
    • Gadget
    • Mobile
    • StartUp
  • INFOGRAFIK
  • ANALISIS & OPINI
    • ANALISIS
    • OPINI
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang Kami
  • Kontak

Copyright © 2023-2025 PT. Mahesa Cakra Persada
Utusan Rakyat News Network
.
All rights reserved.