Gambar: Tim gabungan Pemkab Dairi (Dishub, PD Pasar, dan Satpol PP) melakukan penertiban terhadap pedagang yang berjualan di luar area Pasar Induk Sidikalang untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas serta mewujudkan kawasan pasar yang bersih, rapi, dan tertata.
Sidikalang (Utusan Rakyat) – Pemerintah Kabupaten Dairi terus berupaya mewujudkan Pasar Induk Sidikalang yang rapi, bersih, nyaman, dan tertata. Pada Sabtu (10/10/2026), bertepatan dengan hari pekan Sidikalang, tim gabungan dari Dinas Perhubungan, PD Pasar, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terlihat bekerja bersama menertibkan pedagang yang masih berjualan di luar area pasar.
Pantauan awak media sekitar pukul 08.15 WIB menunjukkan aktivitas pasar yang ramai oleh pedagang menetap maupun pedagang musiman. Petugas berjibaku menata kawasan perdagangan sekaligus menjaga kelancaran lalu lintas di jalan sekitar pasar.
Di sela-sela pemantauan, awak media berbincang dengan seorang pedagang musiman yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan. Ketika ditanya mengenai tempat berjualan yang lebih nyaman, di dalam atau di luar pasar, ia menjawab singkat, “Enak di dalam.”
Saat ditanya apakah dirinya khawatir terkena penertiban Satpol PP jika berjualan di luar pasar, pedagang tersebut menjawab santai.
“Kalau sudah rezeki, di mana pun jualan pasti laku,” ujarnya.
Ia juga mengimbau sesama pedagang musiman agar memilih berjualan di dalam pasar. Menurutnya, apabila seluruh pedagang berjualan di area yang telah disediakan, pembeli akan terbiasa masuk ke dalam pasar untuk mendapatkan barang yang dibutuhkan.
“Kalau kita semua di dalam, pembeli pasti langsung menuju ke dalam,” tambahnya.
Pasar Induk Sidikalang bukan sekadar tempat transaksi jual beli, melainkan salah satu pusat perputaran roda perekonomian masyarakat Kabupaten Dairi. Berbagai kebutuhan pokok dan hasil pertanian diperdagangkan di sini, sekaligus menjadi sumber penghidupan bagi pedagang dan masyarakat.
Karena itu, penataan pasar perlu dipahami sebagai upaya bersama untuk menjaga kelancaran aktivitas ekonomi, bukan menghambat masyarakat mencari nafkah. Pasar yang tertib, bersih, dan nyaman akan memberikan manfaat bagi pedagang, pembeli, maupun pengguna jalan.
Keberhasilan penertiban pun tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga membutuhkan kesadaran para pedagang untuk mematuhi aturan dan memanfaatkan lokasi berjualan yang telah disediakan. Pendekatan humanis, komunikasi yang baik, dan penegakan aturan secara konsisten menjadi bagian penting dalam proses tersebut.
Upaya ini sejalan dengan visi Bupati Dairi, Vickner Sinaga, untuk mewujudkan lingkungan yang rapi, nyaman, bersih, dan tertata.
Kini, kesadaran pedagang menjadi salah satu kunci. Jika pedagang musiman saja bersedia memberikan contoh dengan berjualan di dalam pasar, diharapkan pedagang lainnya turut mengikuti langkah yang sama.
Sebab, pasar yang tertib bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan kepentingan bersama. Dengan kerja sama seluruh pihak, roda perekonomian masyarakat Dairi dapat terus berputar dalam lingkungan perdagangan yang lebih tertata, aman, dan nyaman.
/Laporan: Kaperwil Sumut | Clara Siahaan



















































Discussion about this post