Gambar: Tampak Ketua DPC Partai Hanura Kota Dumai, B. Alwi Saputra, berpose penuh semangat, terlihat potret Kantor DPC Partai Hanura Kota Dumai yang telah menerapkan identitas baru dengan memasang spanduk dan deretan bendera berlogo kepala singa sebagai wujud nyata strategi pengenalan “Partai Petarung” kepada masyarakat menuju Pemilu 2029.
DUMAI (Utusan Rakyat) – Hasil Musyawarah Nasional (Munas) Partai Hanura resmi mengubah logo menjadi kepala singa yang diluncurkan pada Agustus 2026. Hal itu sebagai bagian dari rebranding total dalam menghadapi Pemilu 2029.
Dengan perubahan mendasar di tubuh Partai Hanura, kini strategi dan pembaruan citra, simbol, maupun arah komunikasi partai, serta konsolidasi dan penguatan struktur Partai Hanura telah diundangkan dan bergulir ke seluruh DPD Partai Hanura, DPC Hanura, PAC Hanura, hingga Anak Ranting.
Hal tersebut dijelaskan oleh Ketua DPC Hanura Kota Dumai, B. Alwi Saputra, S.I.P., M.Pd. Ia menyebutkan bahwa dalam rapat konsolidasi dan teknis yang digelar di Pekanbaru dan dipimpin oleh Patrice Rio Capella selaku Ketua Tim Task Force DPP Hanura, perubahan yang ada tersebut diharapkan agar dapat dilaksanakan oleh DPD Hanura Provinsi Riau, semua DPC Hanura di kabupaten/kota, PAC Hanura di seluruh kecamatan, dan Anak Ranting Hanura di desa se-wilayah hukum Provinsi Riau.
“Selain perubahan logo, Hanura juga melakukan pembaruan pada mars, AD/ART, serta struktur organisasi sebagai evaluasi dalam menghadapi Pemilu 2029 mendatang,” papar B. Alwi Saputra di ruang kerjanya, Sabtu (10/10), saat dikonfirmasi.
Terkait dengan perubahan yang ada, hal itu diterapkan dan dijalankan di DPC Hanura Dumai dan di PAC di tujuh kecamatan, serta mencakup untuk Anak Ranting Hanura di seluruh kelurahan se-Kota Dumai. Ia mengatakan bahwa konsolidasi dan penguatan struktur partai maupun mengubah pola pikir kader kini sedang diterapkan. Dengan perubahan logo ini diharapkan bisa memberikan semangat, keyakinan, serta optimisme di kalangan kader. “DPC Hanura Dumai bisa bangkit kembali dari partai hati nurani yang lembut menjadi Partai Petarung,” paparnya.
Soal pengenalan publik tentang adanya perubahan pada Partai Hanura, hal ini diharapkan membuat masyarakat tidak hanya mengenal caleg yang diusung Hanura. “Masyarakat tidak hanya mengenal Caleg yang di usung Hanura, tetapi juga mengenal partai nya melalui Lambang yang dilihat di Lingkungan sekitar,” jelasnya.
“Strateginya, kita pasang bendera singa di Kantor DPC, di semua Kantor PAC di tujuh kecamatan se-Kota Dumai, di rumah semua Ketua PAC, dan di seluruh Anak Ranting, maupun di rumah anggota termasuk papan nama partai,” terang Ketua DPC Hanura Dumai tersebut.
“Kita harus semangat bekerja keras untuk konsolidasi tentang identitas singa ini. Dan kita berharap menyasar ke seluruh PAC dan Anak Ranting hingga September 2026, dan penerapan seluruh atribut baru dari sekarang di DPC serta di seluruh PAC maupun tingkat Anak Ranting di seluruh kelurahan se-Kota Dumai sedang diterapkan,” ujar B. Alwi Saputra. “Kita berharap semua bisa tuntas di awal tahun 2027. Itu adalah bagian dari keseriusan kita, komitmen membangun dan memajukan DPC Partai Hanura Kota Dumai, agar memiliki kesiapan menghadapi pesta demokrasi tahun 2029,” tegasnya.
D. Sirait





















































Discussion about this post