Gambar: Cuplikan video pertunjukan wayang kulit malam hari bersama KDM yang dipadati penonton. Di panggung, dua dalang berbusana adat duduk di depan jajaran wayang kulit, sedang berbicara atau memberikan arahan. Spanduk di latar belakang dan meja depan menunjukkan nama “Dalang Ki Sunandar”. Acara ini tampak meriah dan megah.
JONGGOL (Utusan Rakyat) – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menghadiri resepsi pernikahan Nurfajrina Sabila Putri Mulyadi, B.A., M.Sc., dan dr. Arrafi Paramadya Santosa, B.Med.Sci. (Hons.), yang diselenggarakan di kediaman Bumi Sultan Jonggol, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (19/9/2026) malam.
Gubernur tiba di lokasi sekitar pukul 22.00 WIB dengan pengawalan protokol. Area gedung kediaman dijaga ketat oleh tim pengamanan internal bekerja sama dengan aparat keamanan guna memastikan kelancaran serta keamanan alur tamu undangan dari ruang penyambutan hingga area pelaminan.
Setibanya di Bumi Sultan Jonggol, Gubernur disambut langsung oleh pemangku hajat, Dr. Mulyadi, M.M.A., beserta keluarga. Sebelum memulai rangkaian kegiatan, Gubernur menyempatkan diri beristirahat sejenak di ruang VIP.
Seusai beramah tamah dengan tuan rumah, Gubernur menuju panggung utama pertunjukan wayang golek Putra Giri Harja 3 asal Bandung. Di panggung tersebut, turut hadir komedian Sule bersama rekan-rekannya untuk menyapa dan menghibur masyarakat Kecamatan Jonggol serta Kabupaten Bogor yang hadir.
Di tengah perjalanan menuju panggung utama, kehadiran Gubernur disambut antusias oleh warga. Gubernur menyempatkan diri berdialog secara langsung dengan masyarakat guna mendengarkan berbagai aspirasi, sekaligus berinteraksi dan berfoto bersama warga.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur berinteraksi dengan seorang warga lansia yang menyampaikan permasalahan ekonomi terkait beban utang usaha. Sebagai bentuk kepedulian sosial, Gubernur memberikan bantuan finansial secara langsung untuk membantu meringankan beban utang warga tersebut.
Sekitar pukul 24.00 WIB, Gubernur meninggalkan area panggung utama dan kembali ke ruang VIP. Di ruang tersebut, Gubernur menerima audiensi dari perwakilan Presidium Daerah Otonomi Baru (DOB) Bogor Timur yang menyampaikan aspirasi terkait percepatan pembentukan daerah otonom baru.
Aspirasi yang disampaikan meliputi percepatan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Sukamakmur (jalur Puncak 2), serta pembangunan fasilitas penunjang pemerintahan. Pembentukan DOB Bogor Timur ini direncanakan mencakup tujuh kecamatan di Daerah Pemilihan (Dapil) 2, yaitu Gunung Putri, Klapanunggal, Cileungsi, Jonggol, Sukamakmur, Cariu, dan Tanjungsari, dengan pusat pemerintahan di Kecamatan Sukamakmur.
Gubernur beserta jajaran menerima berkas dokumen berisi aspirasi, saran, dan data permohonan dari para tokoh masyarakat Bogor Timur sebagai bahan kajian penataan wilayah dan pembangunan infrastruktur daerah.
Setelah menyelesaikan seluruh agenda audiensi, Gubernur meninggalkan lokasi kediaman Bumi Sultan Jonggol dengan pengawalan untuk melanjutkan agenda kegiatan berikutnya. Masyarakat yang hadir secara bertahap membubarkan diri, sementara sebagian lainnya melanjutkan menyaksikan pertunjukan wayang golek hingga selesai.
/Parman | Kabiro Bogor




















































Discussion about this post