Gambar: IKAL Lemhannas DKI Jakarta berfoto bersama dalam penyelenggaraan Seminar Nasional bertema “Penguatan Wawasan Kebangsaan sebagai Fondasi Stabilitas Politik, Kepastian Hukum, dan Ketahanan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045.” Acara yang berlangsung pada Rabu (12/8/2027) di Balai Agung DKI Jakarta ini dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, dengan keynote speech dari TB Ace Hasan Syadzily, dan welcoming speech dari Ketua IKAL DKI Jakarta Sylviana Murni. Seminar ini menghadirkan Dr. Faizal Hafied, Dr. Dadang Solihin, dan Muhammad Iqbal, Ph.D. sebagai narasumber, dipandu moderator Dr. Ir. Imam Rozikin.
Jakarta (Utusan Rakyat) – Dinamika geopolitik global, perkembangan teknologi informasi, serta meningkatnya tantangan terhadap persatuan bangsa menuntut penguatan wawasan kebangsaan sebagai fondasi dalam menjaga stabilitas politik, kepastian hukum, dan ketahanan nasional. Berangkat dari semangat tersebut, IKAL Lemhannas DKI Jakarta akan menyelenggarakan Seminar Nasional bertema “Penguatan Wawasan Kebangsaan sebagai Fondasi Stabilitas Politik, Kepastian Hukum dan Ketahanan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045.”
Kegiatan yang mengusung semangat “Tanhana, Dharma, Mangrwa” ini akan dilaksanakan pada Rabu, 12 Agustus 2027, pukul 14.00–17.00 WIB, di Balai Agung DKI Jakarta, serta diselenggarakan secara hybrid sehingga dapat diikuti peserta secara luring maupun melalui Zoom dan YouTube.
Seminar akan dibuka oleh Pramono Anung selaku Gubernur DKI Jakarta. Selanjutnya, TB Ace Hasan Syadzily dijadwalkan menyampaikan keynote speech mengenai pentingnya penguatan nilai-nilai kebangsaan sebagai modal strategis dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Acara diawali dengan welcoming speech dari Sylviana Murni selaku Ketua IKAL DKI Jakarta.
Forum ini menghadirkan narasumber dari berbagai disiplin ilmu dan latar belakang profesi, yaitu Dr. Faizal Hafied, Dr. Dadang Solihin, serta Muhammad Iqbal, Ph.D. Ketiganya akan membahas keterkaitan antara penguatan wawasan kebangsaan dengan pembangunan sistem politik yang demokratis, penegakan hukum yang memberikan kepastian dan keadilan, serta pembangunan sumber daya manusia yang tangguh dalam menghadapi perubahan lingkungan strategis. Diskusi akan dipandu oleh Dr. Ir. Imam Rozikin, akademisi sekaligus dosen kebijakan publik, yang akan memoderasi dialog lintas perspektif untuk menghasilkan pemikiran dan rekomendasi yang konstruktif.
Seminar ini ditujukan bagi akademisi, peneliti, praktisi, aparatur pemerintah, mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat umum. Selain menjadi ruang pertukaran gagasan, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi berbagai pemangku kepentingan dalam merumuskan langkah-langkah strategis guna memperkokoh ketahanan nasional di tengah berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi, polarisasi sosial, hingga dinamika geopolitik internasional.
Sebagai organisasi yang menghimpun alumni pendidikan Lemhannas RI, IKAL Lemhannas DKI Jakarta memandang bahwa penguatan wawasan kebangsaan harus terus diaktualisasikan melalui forum-forum ilmiah yang menghasilkan gagasan, rekomendasi kebijakan, serta membangun kesadaran kolektif seluruh elemen bangsa dalam menjaga persatuan, memperkuat tata kelola pemerintahan, dan mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.
Panitia membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengikuti seminar ini secara langsung maupun melalui platform digital. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi ruang dialog kebangsaan yang produktif sekaligus menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat bagi penguatan kehidupan berbangsa dan bernegara.
Informasi Kegiatan
Seminar Nasional IKAL Lemhannas DKI Jakarta
Tema: Penguatan Wawasan Kebangsaan sebagai Fondasi Stabilitas Politik, Kepastian Hukum dan Ketahanan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045
Hari/Tanggal: Rabu, 12 Agustus 2027
Waktu: 14.00–17.00 WIB
Tempat: Balai Agung DKI Jakarta
Format: Hybrid (Onsite, Zoom, dan YouTube)
/Red-UR




















































Discussion about this post