Gambar: Ucapkan selamat ulang tahun yang ke-57 kepada Ikatan Pemuda Karya (IPK), organisasi kepemudaan yang berdiri sejak 28 Agustus 1969. Dalam momentum bersejarah ini, DPD IPK Riau di bawah kepemimpinan Ketua Kasten Harianja merayakan semangat kebersamaan dan menegaskan kembali komitmen organisasi untuk berkontribusi positif bagi pembangunan Riau dan Indonesia. Gambar ini menampilkan ucapan selamat, logo IPK, serta kutipan inspiratif dari Kasten Harianja yang mengajak seluruh kader IPK untuk menjadi pemuda-pemudi yang berpendidikan, berakhlak, dan berkarya nyata bagi masyarakat. DPD IPK Riau mengundang seluruh pengurus dan anggota untuk hadir dalam acara syukuran dan silaturahmi bersama.
PEKANBARU (Utusan Rakyat) – Suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (Milad) ke-57 Ikatan Pemuda Karya (IPK) yang jatuh pada hari Jumat, 28 Agustus 2026. Sejak didirikan lebih dari setengah abad yang lalu, organisasi pemuda yang dikenal tangguh ini terus memperkokoh komitmennya dalam mengawal pembangunan, membina generasi muda, serta menjaga kondusivitas persatuan bangsa di seluruh penjuru Tanah Air.
Secara historis, Ikatan Pemuda Karya (disingkat IPK) didirikan pada 28 Agustus 1969 di Medan, Sumatera Utara, oleh tokoh kepemudaan legendaris, almarhum Olo Panggabean. Berdiri sebagai sebuah organisasi kepemudaan yang mengusung kemandirian, kedisiplinan, dan jiwa korsa yang kuat, IPK hadir untuk merangkul pemuda dari berbagai latar belakang suku, agama, dan golongan agar memiliki wadah positif dalam menyalurkan energi perjuangan serta karya nyata bagi daerah dan negara.
Sejarah panjang selama 57 tahun yang telah dilewati IPK bukanlah perjalanan yang singkat tanpa tantangan. Berbagai dinamika sosial, politik, dan ekonomi bangsa telah menguji eksistensi organisasi ini; namun IPK tetap berdiri kokoh, beradaptasi dengan perkembangan zaman, dan terus bertransformasi dari citra kepemudaan yang berani menjadi organisasi yang makin matang, santun, terstruktur, serta berwawasan luas demi kemajuan masyarakat.
Maksud dan tujuan mulia dari kehadiran IPK sejak awal pendiriannya adalah untuk mencetak kader pemuda yang mandiri, berani, berintegritas, dan memiliki jiwa kepedulian sosial yang tinggi. IPK berkomitmen untuk membentengi generasi muda dari ancaman kejahatan pekat, penyalahgunaan narkoba, dan perpecahan, sekaligus mendorong anggotanya untuk berkarya aktif di bidang ekonomi kreatif, sosial kemasyarakatan, serta penegakan keadilan sosial.
Di Provinsi Riau, perjalanan organisasi IPK menunjukkan grafik perkembangan yang sangat pesat dan positif, terutama di bawah kepemimpinan Ketua DPD IPK Riau, Kasten Harianja. Sejak dipercaya mengemudikan nahkoda organisasi di bumi Lancang Kuning, Kasten Harianja berhasil membawa angin segar perubahan dengan mentransformasikan IPK menjadi mitra strategis pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas keamanan serta iklim investasi.
Di bawah komando Kasten Harianja, DPD IPK Riau berfokus pada penguatan konsolidasi hingga tingkat basis ranting, penataan tata kelola organisasi yang transparan dan akuntabel, serta peningkatan citra positif di mata publik. Kepemimpinan beliau menekankan pentingnya ‘karya nyata’ dibanding sebatas retorika, yang dibuktikan melalui berbagai aksi sosial, pembinaan UMKM kepemudaan, serta respons cepat dalam membantu masyarakat yang tertimpa musibah.
Dalam rangka menyemarakkan momentum bersejarah Milad ke-57 IPK tahun 2026 ini, jajaran Pengurus Harian DPD IPK Riau yang terdiri dari Ketua Kasten Harianja, Sekretaris Taufik Hidayat, dan Bendahara Yunan Liem, secara resmi mengundang seluruh jajaran pengurus, kader, dan fungsionaris DPD IPK Provinsi Riau untuk hadir dalam silaturahmi dan syukuran bersama.
Undangan resmi DPD IPK Provinsi Riau tersebut dijadwalkan berlangsung pada hari Jumat, 28 Agustus 2026, bertempat di Jl. Sidorukun Gang Ilham (Kediaman Ketua Kasten Harianja), dimulai pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai. Pertemuan ini menjadi momentum kebersamaan untuk mempererat tali silaturahmi antar-pengurus wilayah Riau.
Sekretaris DPD IPK Riau, Taufik Hidayat, menyampaikan bahwa pertemuan peringatan usia ke-57 tahun ini dikemas dalam nuansa kebersamaan yang mendalam namun tetap sederhana. Kehadiran seluruh jajaran pengurus DPD IPK Riau menjadi simbol kepatuhan, kebersamaan, dan bentuk penghormatan atas jejak langkah panjang perjuangan para pendiri organisasi.
Sementara itu, Bendahara DPD IPK Riau, Yunan Liem, menambahkan bahwa kegiatan ini juga diisi dengan penyaluran bantuan sosial dan refleksi internal. Hal ini dilakukan sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas moral IPK kepada masyarakat Riau, bahwa IPK hadir bukan untuk ditakuti, melainkan untuk memberikan kemanfaatan yang nyata dan dirasakan langsung oleh rakyat.
Dalam amanat tertulisnya menyambut peringatan bersejarah ini, Ketua DPD IPK Riau, Kasten Harianja, menyampaikan pesan mendalam bagi seluruh keluarga besar Ikatan Pemuda Karya, khususnya yang bertugas di wilayah hukum Provinsi Riau.
“Milad ke-57 ini adalah momentum berharga bagi kita semua untuk mengintrospeksi diri dan mempertegas jati diri IPK. Kita harus membuktikan bahwa anggota IPK adalah pemuda-pemudi yang berpendidikan, berakhlak, dan berkarya. Jangan pernah ada kader IPK di Riau yang meresahkan masyarakat. Sebaliknya, jadilah garda terdepan dalam menjaga kedamaian, membela yang lemah, dan mendukung pembangunan daerah Riau yang sejahtera,” tegas Kasten Harianja.
Lebih lanjut, Kasten Harianja menegaskan pentingnya menjaga soliditas dan kepatuhan terhadap hierarki organisasi. Beliau mengingatkan bahwa nama besar IPK yang diwariskan oleh almarhum Olo Panggabean harus dijaga dengan kehormatan tinggi melalui tindakan-tindakan positif yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar, persatuan bangsa, serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sejalan dengan arahan pimpinan DPD IPK Riau, dukungan kuat juga mengalir dari jajaran pengurus DPD IPK Riau lainnya, salah satunya disuarakan oleh Herwin MT. Sagala. Sebagai pengurus DPD IPK Riau yang juga merupakan alumni Program Pemantapan Nilai-Nilai Kebangsaan (PPNK) A-224 Lemhannas RI, beliau memberikan dorongan strategis bagi tata kelola ideologi organisasi ke depan.
Herwin MT. Sagala mengajak seluruh jajaran pengurus, anggota, kader, hingga simpatisan IPK di mana pun berada untuk terus mempererat soliditas dan persatuan yang berlandaskan wawasan kebangsaan. Menurutnya, pemahaman nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika harus menjadi fondasi utama dalam setiap gerak langkah perjuangan organisasi IPK.
Integrasi nilai-nilai kebangsaan dari Lemhannas RI yang disinkronkan ke dalam tubuh IPK Riau diharapkan mampu mencetak kekuatan organisasi yang tidak hanya solid secara internal, tetapi juga berjalan di rel yang baik dan benar sesuai hukum yang berlaku. Dengan wawasan kebangsaan yang kokoh, kader IPK tidak akan mudah terprovokasi oleh isu-isu perpecahan maupun paham radikalisme.
Sinergi antara ketegasan kepemimpinan Kasten Harianja dan penguatan wawasan kebangsaan dari alumni Lemhannas RI seperti Herwin MT. Sagala ini meletakkan fondasi baru bagi DPD IPK Riau. Organisasi ini siap bertransformasi menjadi wadah kepemudaan modern yang akuntabel, profesional, berintegritas, serta dipercaya oleh seluruh lapisan masyarakat.
Memasuki usia ke-57 tahun pada 28 Agustus 2026, Ikatan Pemuda Karya terus mengumandangkan gelora semangat perjuangan yang tak pernah padam. Dengan komitmen kebersamaan yang utuh, IPK siap menjawab tantangan zaman dan mengukir prestasi demi kejayaan bangsa Indonesia.
IPK SETIA! | IPK JAYA! | IPK LUAR BIASA!
/Red-UR





















































Discussion about this post