Gambar: Rektor Universitas Sriwijaya Prof. Taufiq Marwa mengenakan toga akademik berwarna hitam dengan aksesoris medali dan selempang kuning khas upacara wisuda, tersenyum saat memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan usai pelaksanaan Wisuda ke-181 Unsri di Kampus Indralaya pada Rabu (10/12/2025).
PALEMBANG (Utusan Rakyat) – Universitas Sriwijaya (Unsri) mencatat pencapaian signifikan dalam penyerapan lulusan ke dunia kerja dan usaha. Berdasarkan data terbaru yang disampaikan Rektor Unsri, Prof. Taufiq Marwa, lebih dari 60 persen lulusan berhasil memasuki dunia profesional dalam waktu kurang dari enam bulan setelah kelulusan.
Pencapaian tersebut diungkapkan usai pelaksanaan wisuda pada Rabu (10/12/2025). Menurut Prof. Taufiq, angka tersebut menunjukkan bahwa kurikulum dan proses pembelajaran di Unsri telah bergerak selaras dengan kebutuhan industri.
> “Capaian ini menjadi indikator bahwa kompetensi lulusan kita telah sesuai dengan permintaan pasar kerja. Kami terus melakukan pembaruan kurikulum agar relevan dengan perkembangan industri,” ujar Prof. Taufiq.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menargetkan tingkat penyerapan alumni perguruan tinggi mencapai 80 persen dalam waktu satu tahun. Unsri menyatakan komitmennya untuk mendukung target tersebut dan optimistis dapat mencapainya lebih cepat.
Selain menyiapkan lulusan untuk memasuki dunia kerja, Unsri juga memperkuat program pengembangan wirausaha. Mahasiswa dibekali keterampilan bisnis sejak dini melalui program inkubasi usaha, pendampingan UMKM mahasiswa, dan pelatihan kewirausahaan yang terintegrasi dalam kegiatan kampus.
> “Kami ingin lulusan Unsri tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja. Semangat kewirausahaan menjadi bagian dari prioritas kampus,” jelas Prof. Taufiq.
Unsri juga memberikan perhatian pada kesejahteraan alumni yang memasuki dunia kerja. Rektor menegaskan bahwa lulusan perguruan tinggi seharusnya memperoleh apresiasi yang layak sesuai kompetensi.
> “Kami berharap alumni mendapatkan penghasilan yang proporsional, minimal 120 persen dari Upah Minimum Regional. Lulusan sarjana harus dihargai sesuai kapasitasnya,” ujarnya.
Sejumlah alumni Unsri telah menunjukkan keberhasilan di berbagai bidang, mulai dari sektor kesehatan hingga dunia usaha. Beberapa di antaranya berhasil mengembangkan klinik kecantikan berskala nasional dan membangun usaha rintisan yang berkembang di pasar lokal.
Dengan berbagai capaian tersebut, Unsri menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan mempersiapkan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional.
Kontributor : Hotman Ferizal Saragi/amir





















































Discussion about this post