Gambar: Kolase foto kegiatan di SD Negeri Sukajaya 02, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Bagian atas kiri menampilkan seorang guru berpose di depan spanduk visi misi sekolah. Bagian atas kanan memperlihatkan suasana belajar mengajar di dalam kelas yang interaktif. Bagian bawah kiri menunjukkan papan data guru dan pegawai sekolah. Bagian bawah kanan menampilkan guru tersebut bersama tiga siswi berhijab putih berdiri di samping tumpukan rantang katering Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang siap dibagikan.
Sukajaya, Bogor (Utusan Rakyat) – Pagi cerah di Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diramaikan antusiasme siswa SD Negeri 2 Sukajaya dan SMP Negeri Sukajaya terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Presiden RI Jenderal (Purn) H. Prabowo Subianto. Wali murid yang awalnya ragu kini berubah total, bahu-membahu menyambut catering MBG.
Ibu Asnah, wali siswa dua anaknya di sekolah tersebut, menceritakan perubahan sikap. Awalnya, orang tua menolak isu MBG gara-gara berita hoaks soal “keracunan” di TV dan live streaming. Berkat sosialisasi tekun kepala sekolah dan guru disebut “sang pencerah”, sebanyak 160 wali murid akhirnya yakin. Sejak Agustus 2025, mereka antusias menata catering MBG yang datang setiap hari.
Murid dan wali murid, melalui kepsek dan guru, mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo, Gubernur Jawa Barat, serta Bupati Bogor atas program ini. MBG disebut meningkatkan EQ, ESQ, dan kecerdasan anak, sekaligus mendidik gemar menabung karena jajan berkurang.
Menurut Bapak Eman, S.Pd., dari pihak sekolah, MBG beri dampak besar:
– Wali murid hemat biaya jajan, anak belajar menabung untuk masa depan.
– Efisien waktu, otak anak lebih cepat gerak dan termotivasi belajar.
– Cinta petani: 99% menu dari nasi, lauk, sayur, buah hasil tani lokal via catering.
Aspirasi ke Presiden;
Siswa dan guru minta tiga hal:
1. Naikkan nilai porsi MBG agar gizi lebih maksimal.
2. Bangun ruang khusus terima catering (ompreng) untuk higienis.
Saat ini, catering tiba jam 08.00 WIB tapi disajikan jam 09.30 WIB, jeda 1,5 jam rawan bakteri.
Harapan ini disampaikan agar MBG makin sempurna, calon generasi emas Indonesia kian sehat dan cerdas.
Hingga rilis ini terbit, pihak terkait belum beri tanggapan. Media terbuka bagi hak jawab sesuai UU Pers.
/Mahpudin




















































Discussion about this post