Gambar: Menampilkan profil Peri Akri, SE. MM, tokoh politik yang secara resmi ditunjuk oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Rakyat Indonesia (PRI) sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi Riau. Penugasan strategis ini tertuang dalam Surat Tugas DPP PRI Nomor 247/ST.DPD/INT/DPP-PRI/IV/2026.
Pekanbaru (Utusan Rakyat) – Partai Rakyat Indonesia (PRI) melalui Dewan Pimpinan Pusat (DPP) secara resmi menunjuk Peri Akri sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Provinsi Riau. Penugasan ini dituangkan dalam Surat Tugas DPP PRI Nomor 247/ST.DPD/INT/DPP-PRI/IV/2026.
Penyerahan surat tugas tersebut menandai awal era baru bagi PRI di Riau. Peri Akri menerima amanah besar ini dengan penuh semangat, siap membangun struktur partai yang kokoh di tanah Melayu.
“Ini amanah besar dari DPP. Tugas pertama kami adalah merampungkan kepengurusan DPD Riau yang solid, militan, dan siap bekerja untuk rakyat,” tegas Peri Akri usai menerima surat tugas di hadapan para pengurus dan simpatisan partai.
Dalam waktu dekat, Peri Akri berencana menggelar rapat koordinasi dengan seluruh calon pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) se-kabupaten/kota di Provinsi Riau. Agenda ini menjadi prioritas utama untuk menyinkronkan visi dan langkah.
Target utama dari rapat tersebut adalah memastikan mesin partai PRI siap bergerak menyongsong agenda politik ke depan. Konsolidasi ini mencakup 12 kabupaten/kota di Riau, hingga tingkat kecamatan, kelurahan, bahkan RW.
“Gas pol konsolidasi! Saatnya Partai Rakyat Indonesia hadir di tengah masyarakat Riau. Dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat,” ujar Peri Akri, menekankan komitmen PRI tampil beda dan diterima oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
PRI hadir sebagai partai yang berpihak pada rakyat kecil. Peri Akri menegaskan bahwa kepengurusan DPD Riau akan difokuskan pada isu-isu krusial seperti kesejahteraan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan masyarakat.
Sebagai tokoh yang dikenal dekat dengan grass root, Peri Akri memiliki pengalaman panjang di dunia politik dan organisasi kemasyarakatan. Penunjukannya diharapkan mampu menyatukan berbagai elemen di Riau.
DPP PRI memilih Peri Akri karena rekam jejaknya yang militan dan dedikasinya terhadap kepentingan rakyat. Surat tugas ini menjadi mandat strategis untuk memperkuat posisi PRI menjelang dinamika politik nasional.
Konsolidasi DPD Riau tidak hanya soal struktur, tapi juga ideologi. PRI ingin menjadi kekuatan oposisi konstruktif yang kritis terhadap pemerintah, sambil menawarkan solusi nyata bagi masalah rakyat.
Para pengurus DPC potensial menyambut baik penugasan ini. Mereka optimistis bahwa di bawah kepemimpinan Peri Akri, PRI Riau akan tumbuh pesat dan berpengaruh di panggung politik provinsi.
Partai Rakyat Indonesia terus berkomitmen untuk tampil beda. PRI menargetkan kehadiran yang kuat di tingkat akar rumput, mulai dari desa hingga kota besar seperti Pekanbaru dan Dumai.
Peri Akri mengajak seluruh sanak saudara di Riau untuk mendoakan dan mendukung langkah ini. “Mohon doa dan dukungan semua pihak agar PRI Riau menjadi harapan baru bagi rakyat,” pungkasnya.
Dengan pembentukan DPD Riau yang solid, PRI siap menghadapi tantangan politik 2029 dan seterusnya. Riau berdaulat, politik rakyat!
/H4N4EL


















































Discussion about this post