Gambar: Jajaran pengurus DPP, DPD, DPC Pemuda Batak Bersatu (PBB) Riau, serta tamu undangan dari unsur Forkopimda dan perwakilan lintas tokoh menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) I DPD PBB Provinsi Riau di Ballroom Hotel Ameera, Pekanbaru, Sabtu (17/10/2026). Musda tersebut secara aklamasi menetapkan Ernawati M. Sagala, S.H., M.H. sebagai Ketua DPD PBB Riau periode 2026–2031.
PEKANBARU (Utusan Rakyat) – Musyawarah Daerah (Musda) I Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Batak Bersatu (PBB) Provinsi Riau menetapkan Ernawati M. Sagala, S.H., M.H., sebagai Ketua DPD PBB Riau periode 2026–2031 secara aklamasi. Forum tertinggi organisasi tingkat daerah tersebut berlangsung di Ballroom Hotel Ameera, Jalan A. Yani, Pekanbaru, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Ketua Panitia Musda I DPD PBB Riau, Victor Simanjuntak, dilanjutkan dengan sambutan Plt. Ketua DPD PBB Riau, Lukas Sirait.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBB, Dr. Riduan Siagian, S.H., M.H.; perwakilan Pemerintah Provinsi Riau dari Badan Kesbangpol Riau, Boby Rachmat; perwakilan Polda Riau, AKBP Dodi Hasibuan; serta perwakilan Kodam, Kolonel Inf. Fandi Siboro. Turut hadir jajaran pengurus DPD PBB Riau dan perwakilan dari delapan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PBB se-Provinsi Riau.
Plt. Ketua DPD PBB Riau, Lukas Sirait, menjelaskan bahwa Musda I ini menandai berakhirnya masa jabatan Ketua DPD PBB Riau periode 2020–2025, Martin Simamora, sekaligus menjadi momentum pemilihan kepemimpinan baru untuk lima tahun ke depan.
Tiga Fokus Utama Organisasi
Dalam sambutannya, Wakil Ketua Umum DPP PBB, Dr. Riduan Siagian, S.H., M.H., menegaskan bahwa Musda memiliki peran strategis bagi keberlanjutan organisasi.
“Musda bukan sekadar forum pemilihan ketua, melainkan sarana evaluasi program kerja lima tahun sebelumnya serta perumusan langkah perbaikan untuk kepengurusan berikutnya,” ujar Riduan.
Riduan meminta kepengurusan baru agar menyusun program kerja yang selaras dengan visi dan misi organisasi, khususnya dalam penambahan keanggotaan dan pemberian manfaat langsung kepada masyarakat. Ia memaparkan tiga fokus utama perhatian DPP PBB, yakni:
- Pengembangan ekonomi kreatif.
- Peningkatan kegiatan sosial.
- Penguatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui kaderisasi dan pelatihan.
Ia juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen masyarakat.
Perkuat Kerukunan dan Toleransi
Ketua Panitia Musda, Victor Simanjuntak, menyampaikan bahwa Musda I PBB Riau tidak hanya menjadi agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan di tengah keberagaman.
“Untuk mewujudkan visi dan misi PBB mengenai toleransi antarumat beragama dan antarsuku, kami sengaja mengundang perwakilan berbagai agama, organisasi kesukuan, serta unsur pemerintah,” kata Victor.
Victor menjelaskan, pemilihan berlangsung secara aklamasi karena Ernawati M. Sagala merupakan calon tunggal. Sebelum terpilih, Ernawati menjabat sebagai Wakil Ketua DPD PBB Riau.
Prioritaskan Kegiatan Sosial dan Peluang Kerja
Sebagai ketua terpilih, Ernawati M. Sagala, S.H., M.H., menegaskan komitmennya untuk memperkuat solidaritas internal sekaligus meningkatkan peran aktif PBB dalam kehidupan bermasyarakat di Riau.
“Harapan saya, Pemuda Batak Bersatu dapat mempererat kerukunan beragama, memperkuat hubungan dengan masyarakat, serta menciptakan kerja sama yang harmonis dengan pemerintah agar PBB semakin maju di Riau,” tutur Ernawati.
Ia memprioritaskan pembenahan internal yang berfokus pada kedisiplinan, solidaritas, dan penolakan terhadap segala bentuk kekerasan maupun tindakan arogan.
“Toleransi antarumat beragama harus kita utamakan. Tidak boleh ada arogansi, pemerasan, ataupun kekerasan. Kita benahi internal PBB terlebih dahulu, kemudian bersama-sama membangun hubungan baik dengan masyarakat dan pemerintah,” tegasnya.
Selain pembenahan internal dan kegiatan sosial, Ernawati juga berkomitmen merancang program-program kerja sama untuk membuka peluang lapangan kerja bagi para anggota PBB di Riau.
Laporan: Alex | Wakabiro Kota Pekanbaru





















































Discussion about this post