Gambar: Pertemuan penuh keberkahan! Hj. Nyimas Choiriah Halim, putri bungsu almarhum Kemas H. Abdul Halim Ali yang juga pimpinan utusanrakyat.id Sumsel, bersilaturahmi dengan Ustadz Mgs. H. Haris Marogan, tokoh ulama keturunan Kiai Marogan. Sebuah momentum berharga untuk mempererat tali silaturahmi, mengenang sejarah perjuangan para ulama, dan membangun komunikasi yang baik demi kemajuan Kota Palembang. Ustadz Haris juga mengenang dedikasi almarhum Kemas H. Abdul Halim Ali terhadap pelestarian Masjid Ki. Marogan, sebuah warisan leluhur yang tak ternilai.
Palembang (Utusan Rakyat) – Hj. Nyimas Choiriah Halim, putri bungsu almarhum Kemas H. Abdul Halim Ali, sekaligus pimpinan media Utusanrakyat.id, bersilaturahmi dengan salah satu tokoh ulama Kota Palembang, Ustadz Mgs. H. Haris Marogan, Kamis (17/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dengan keluarga penerus dan keturunan ulama besar Palembang, Kiai Marogan.
Hj. Nyimas Choiriah Halim mengatakan, silaturahmi yang dilakukan hari ini merupakan sebuah kesempatan yang sangat berarti, karena dapat bertemu dan berdiskusi secara langsung dengan Ustadz Mgs H. Haris Marogan yang merupakan bagian dari keluarga penerus dan keturunan ulama besar Palembang, Kiai Marogan.
“Alhamdulillah, pada hari ini kami diberikan kesempatan untuk bersilaturahmi dan bertemu bersama salah satu penerus keluarga besar para ulama Palembang, khususnya keluarga besar Kiai Marogan. Bagi kami, pertemuan ini bukan hanya sekadar silaturahmi biasa, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenal lebih dekat sejarah, perjuangan, serta nilai-nilai yang telah diwariskan oleh para ulama terdahulu,” ujar Nyimas.
Menurutnya, sosok Kiai Marogan memiliki tempat tersendiri dalam sejarah perkembangan keagamaan dan kehidupan masyarakat Palembang. Karena itu, generasi saat ini memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjaga nilai-nilai kebaikan, persaudaraan, gotong royong, serta semangat membangun masyarakat yang berlandaskan keimanan dan kebersamaan.
“Kita sebagai generasi penerus tentunya harus menghargai dan menjaga warisan para ulama. Bukan hanya mengingat nama dan sejarahnya, tetapi bagaimana nilai perjuangan dan keteladanan mereka dapat kita teruskan dalam kehidupan sehari-hari. Terutama dalam menjaga silaturahmi, persatuan, kerukunan dan kepedulian terhadap masyarakat,” lanjutnya.
Nyimas juga menyampaikan bahwa dirinya sebagai putri bungsu almarhum Kemas H. Abdul Halim Ali merasa silaturahmi dengan para ulama dan tokoh masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun komunikasi serta mempererat hubungan antar sesama.
“Kami tentu sangat terbuka untuk terus menjalin komunikasi dan silaturahmi dengan para ulama, tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat. Saya percaya bahwa dengan komunikasi yang baik, kita dapat bersama-sama menjaga suasana Kota Palembang agar tetap aman, damai, rukun dan penuh rasa kekeluargaan,” ungkapnya.
Selain itu, Nyimas berharap pertemuan tersebut dapat menjadi awal dari terjalinnya hubungan yang lebih erat antara keluarga besar, tokoh masyarakat, ulama dan insan media dalam berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat.
“Sebagai pimpinan media Utusanrakyat.id, di Sumatera Selatan kami juga memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi yang baik, berimbang dan bermanfaat bagi masyarakat. Media bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga dapat menjadi jembatan silaturahmi serta menyebarkan pesan-pesan positif yang membangun persatuan dan kebersamaan,” jelasnya.
Ia menambahkan, nilai-nilai keagamaan dan kebudayaan yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Palembang harus terus dirawat bersama.
“Semoga silaturahmi ini membawa keberkahan bagi kita semua. Mudah-mudahan hubungan baik ini terus terjaga dan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Kami juga berharap generasi muda dapat semakin mengenal sejarah para ulama dan mengambil pelajaran dari perjuangan mereka untuk menjadi generasi yang berakhlak, peduli terhadap sesama dan mencintai daerah serta bangsa,” pungkas Nyimas.
Ustadz Mgs. H. Haris Marogan Ungkap Dedikasi Almarhum Kemas H. Abdul Halim Ali terhadap Masjid Ki. Marogan
Dalam keterangannya, Ustadz Mgs. H. Haris Marogan menambahkan sebuah catatan penting mengenai sosok almarhum. Ia mengungkapkan bahwa semasa hidupnya, almarhum Kemas H. Abdul Halim Ali—yang merupakan ayah dari Hj. Nyimas Choiriah Halim memiliki hubungan spiritual yang sangat erat dengan keluarga Ki. Marogan.
“Semasa hidup, almarhum selalu rutin Berziarah ke makam Ki. Marogan. Beliau tidak hanya sekadar berkunjung, tetapi juga aktif menjaga, merawat, serta melestarikan peninggalan bersejarah tersebut,” ujar Ustadz Mgs. H. Haris Marogan.
Bentuk dedikasi almarhum juga terlihat nyata melalui perhatiannya terhadap Masjid Ki. Marogan yang berlokasikan di Kertapati. Almarhum dikenal selalu sigap membantu segala keperluan masjid, memastikan warisan leluhur tersebut tetap terawat dan berfungsi dengan baik bagi umat. Sikap istiqomah almarhum dalam memuliakan peninggalan ulama menjadi teladan yang patut diapresiasi.
/Denny





















































Discussion about this post