Gambar: Suasana kebersamaan seluruh peserta, panitia, dewan juri, serta tamu undangan saat foto bersama usai penyelenggaraan Festival Hadroh Majelis Taklim Baitusyifa di Pendopo Joglo Tegal Kemiri, Perumahan Duta Mekar Asri, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Minggu (23/8/2026). Kegiatan yang diinisiasi oleh dr. Ninik Setya Hastuti bersama Anis Rosdiono ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus panggung kreativitas seni Islami bagi ibu-ibu dan remaja putri se-Kecamatan Cileungsi. (Foto: Parman/Utusan Rakyat)
CILEUNGSI, BOGOR (Utusan Rakyat) – Majelis Taklim Baitusyifa menggelar Festival Hadroh bagi ibu-ibu dan remaja putri se-Kecamatan Cileungsi dan sekitarnya, Minggu, 23 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung di Pendopo Joglo Tegal Kemiri, kediaman dr. Ninik Setya Hastuti dan keluarga, di Kompleks Perumahan Duta Mekar Asri, Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Festival tersebut diselenggarakan oleh dr. Ninik Setya Hastuti bersama suaminya, Anis Rosdiono, beserta keluarga selaku tuan rumah. Kegiatan dihadiri sekitar 500 orang, termasuk peserta lomba, tokoh masyarakat, warga sekitar, serta pengunjung bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Selain perlombaan hadroh, panitia juga menyediakan bazar UMKM serta stan makanan dan minuman siap saji. Kehadiran bazar tersebut turut memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat.
Sejumlah tokoh hadir dalam kegiatan ini, antara lain Ustaz Fathur Muntajam selaku tokoh masyarakat, Ustaz Aldila, Ustaz Ahmad Fadel sebagai pembimbing tim hadroh, Ustaz Raden Ahmad Sukron, S.S., Ustaz Muhammad Nurdin Alil Waro’i, Ustazah Anis Puadah, Dr. (C), M.Pd., selaku penasihat, serta Ustazah Umi Rosidah.
Acara secara resmi dibuka dengan pembacaan Ummul Qur’an, Surah Al-Fatihah, yang dipandu oleh pembawa acara. Rangkaian festival dibagi menjadi dua sesi, yakni sesi pagi pukul 08.00–11.45 WIB dan sesi siang pukul 13.00 WIB hingga selesai. Masing-masing sesi dipandu oleh dua orang pembawa acara.
Sebanyak sembilan grup hadroh dari berbagai desa di Kecamatan Cileungsi serta wilayah sekitarnya turut berpartisipasi dalam festival tersebut. Kesembilan peserta itu adalah:
• Syifa Qulbi dari Mekarsari
• Al-Bauroq dari Nagrak
• Samara dari Dayeuh
• Al-Mabruk dari Dayeuh
• Anissa dari Dayeuh
• Raudatul Jannah dari Puri Asri, Situsari
• MT Nurul Anisa dari Cicadas
• Khoerunnisa dari Pasir Angin
• Mahabatur Rosul dari Cileungsi Kidul
Dewan juri menetapkan keputusan yang bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Juara pertama hingga ketiga memperoleh uang pembinaan dan trofi dari panitia penyelenggara.
Adapun hasil lomba Festival Hadroh Majelis Taklim Baitusyifa sebagai berikut:
Peringkat — Nama Grup Hadroh
Juara I — Mahabatur Rosul
Juara II — Khoerunnisa
Juara III — Nurul Anissa
Harapan I — Al-Bauroq
Harapan II — Raudatul Jannah
Harapan III — Al-Mabruk
Para pemenang kategori harapan menerima bingkisan dari pihak penyelenggara. Festival ini menjadi wadah bagi para peserta untuk mengasah kemampuan, membangun kekompakan, serta menampilkan seni hadroh melalui perpaduan tabuhan alat musik, irama selawat, dan gerak yang serasi.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat mempererat silaturahmi antar-Majelis Taklim, memperkuat kegiatan keagamaan di tengah masyarakat, serta mendorong pelestarian seni Islami di kalangan ibu-ibu dan remaja putri.
/Parman-Kepala Biro Bogor, Utusan Rakyat





















































Discussion about this post